Google Adsense

Udah Nelpon Nyokap?


Udah Nelepon Nyokap hari ini? Buat yang Ibunya sudah meninggal, pertanyaan itu bakal terasa menyakitkan. Karena sudah nggak bisa menelepon Ibunya. Banyak kawan saya yang ikutan senang kalau saya posting foto dan kabar seputar aktifitas saya dan Mama di media sosial.  Karena mereka sudah tidak bisa. Bahkan tidak sedikit yang merasakan rindu luar biasa, mendengar suara Ibu atau melihat senyum Ibunya. Biasanya saya cuma bisa menghibur dengan mengatakan, kirimkan doa-doa terbaik buat almarhum.



Saya salah seorang yang beruntung karena masih diberi kesempatan mengurus, melayani dan berbagi keceriaan dengan Mama. Sept 2017, Mama genap berusia 88 tahun. Usia yang lumayan tua. Karena itu, saya dan kakak-adik lainnya, paham betul dengan kondisi Mama. Beliau dalam keadaan sehat tapi semua kemampuan pancaindera dan metabolisme tubuhnya sudah menurun. Maka kini, kewajiban kami, kakak-beradik merawat mama, seperti mama merawat kami, dulu.



Saya tidak setiap hari menelepon Mama, bukan karena tidak sempat, tapi karena pendengaran Mama sudah berkurang. Kalau telepon Mama, bisa-bisa belum selesai bicara, telepon sudah di matikan. Ketimbang menelepon, saya lebih memilih mengunjungi Mama. kebetulan jarak rumah kami tidak terlalu jauh. Selain pendengaran, pengelihatan Mama juga sudah berkurang, kadang kami suka bercanda, kala Mama bertanya, siapa tuh? lalu dijawab dengan suara berbeda, "Ayo siapa?" sambil mendekatkan wajah kami ke Mama. Dalam jarak pandang kurang dari satu meterpun, Mama perlu waktu untuk mengenali. Butuh waktu agak lama, sampai Mama betul-betul mengenali, siapa yang datang.







Udah nelepon Nyokap adalah sebuah gerakan sosial yang digagas  Harry Setiawan. Pada satu kesempatan di penghujung tahun 2017 lalu. Dalam rangka memperingati Hari Ibu, saya dan banyak blogger diundang Womenation, sebuah Komunitas Perempuan yang mempunyai Visi dan Misi  untuk menghargai dan memberdayakan perempuan sehingga memberikan kontribusi positif untuk bangsa. Demikian dijelaskan Myrna Soeryo selaku Chief Community Officer Womanation. Womanation ingin memberikan  apresiasi kepada para ibu yang telah berjasa dalam mendidik dan membesarkan anaknya.

Womanation menjadi mitra kampanye Gerakan Udah Nelpon Nyokap. Menurut Myrna Soeryo, "hal-hal kecil seperti menelpon ibu dan menanyakan kesehariannya di kala usia senja termasuk apa yang dimakannya dapat membantu mempererat tali kasih antara ibu dan anak”


Harry Setiawan - Penggagas Udah Nelpon Nyokap, Mengatakan Gerakan Udah Nelpon Nyokap, diharapkan menjadi pengingat, generasi milenial dan generasi Gen X. Agar menjaga bahkan meningkatkan kualitas hubungan dengan orangtua, bukan cuma dengan ibu.

Udah Nelpon Nyokap, lahir dari penyesalan  Sang Penggagas yang tak lagi dapat menelepon Ibunya. Harry bercerita dengan nada getir, bagaimana ia menyesali tak sering-sering berkomunikasi dengan Ibunya, semasa masih hidup. Kesibukan kuliah, kerja dan berkeluarga menjadi alasan tak sempat. Ketika Sang ibu kembali ke Pangkuan illahi, saat sudah memiliki pekerjaan mapan, keluarga nyaman, yang ditelepon sudah nggak ada.

Menurut Psikolog Ajeng Raviando, tak dipungkiri, setiap orang memiliki kedekatan yang berbeda dengan orangtuanya, terutama dengan Ibu. Saya setuju dengan Mba Ajeng, sejujurnya saat saya remaja, saya merasa Mama itu seperti jangkar yang mengikat di kaki. Membuat saya susah ke mana-mana. Kalau mau pergi main/hangout dengan kawan-kawan, keluar izinnya susah banget. Tapi dikemudian hari, saya harus berterima kasih pada Mama. Karena larangannya, adalah bentuk cinta yang lain.






Tidak sedikit kawan-kawan saya yang mempunyai masalah sama, cuma beda penyelesaian. Kekesalan semasa remaja/mahasiswa membuat hubungan dengan Ibu menjauh, terbawa hingga berumah tangga. Dan baru menyesal kala Ibu meninggal. Saya berserta kakak-adik selalu dikondisikan Almarhum Papa untuk mendekatkan diri ke Mama. Jadi semua persoalan harus selesai, tidak boleh disimpan menjadi dendam. Sehingga kami, kakak-beradik terbiasa menyelesaikan persoalan saat itu juga.

Saat ini, Mama tinggal dengan Kakak tertua saya. Tapi di Komplek perumahan yang sama, tinggal kakak saya yang lain. Kami yang jarak rumahnya tidak terlalu dekat, biasa datang ke rumah Mama seminggua 3-4 kali. Kalau tidak datang, menyempatkan diri menelepon, untuk mendengar suara Mama dan bercanda. Oh ya Mama saya hobi banget bercanda.

Kalau menelepon Mama, pertanyaan pertama, apa kabar Ma? Yang selalu dijawab dengan tegas. Selalu baik-baik dong.

Pertanyaan berikut, Sudah makan Ma? Dijawab, emangnya saya, anak kecil, makan saja harus di cek?

Oh bukan begitu, kan saya tidak tahu, Mama sudah makan atau belum. Kalau sudah, boleh tahu Mama, makan apa?
Dijawab Mama, datanglah ke sini dan lihat di meja makan, ada apa?

Kalau mama menjawab seperti itu, nggak hitungan tiga, saya pasti meluncur ke Mama. Senang rasanya melihat keheranan di wajah Mama, kala saya masuk ke kamarnya. Pasti ditanya, naik apa? Saya jawab, Helikopter dong. Lalu kami tertawa bersama-sama.

Wailayati Ningsih - Senior Health and Nutrition Manager Danone Indonesia menyampaikan “Setiap hari adalah hari yang pantas untuk menunjukkan kasih sayang terhadap ibu. Namun, tidak ada salahnya lebih mengistimewakan beliau di setiap hari Ibu, 22 Desember dengan menelpon beliau dan sekedar bertanya “Apa kabar Ibu hari ini? Apakah Ibu sudah makan? Apa lauknya tadi?” ….. kalimat yang sama, yang dulu selalu beliau tanyakan kepada kita “kamu sudah makan nak ? Makan apa tadi?”. Kalimat yang begitu indah penuh makna dan kasih sayang. Dulu ibu yang selalu sibuk menelpon kita dan menanyakan “apakah sudah makan atau belum”, dan sekarang giliran kita yang melakukan hal tersebut kepada ibu.

Buat saya, mendekatkan diri agar bisa bersama Mama adalah momen yang selalu saya lakukan. Bukan cuma menelepon menanyakan kabar atau sudah makan atau belum, tapi membawakan buah atau makanan kesukaan mama, lalu dinikmati bersama, buat saya jauh lebih menyenangkan. Mama berhak mendapatkan yang terbaik setelah merawat saya serta kakak-adik hingga kami berumah tangga semua.

Awal tahun 2017, Mama masuk Rumah Sakit dan harus dirawat. Kami punya grup Whats App keluarga,begitu diposting info Mama sakit, langsung cari tahu. Di mana,   ke RS apa?, dengan siapa, kapan, dll. Biasanya RS yang dipilih selalu RS yang terdekat dengan rumah. Dua adik saya dokter, biasanya langsung diskusi dengan dokter yang bertugas.

Kami punya kebiasaan, menjaga Mama saat malam di RS secara bergantian. Walau sepanjang siang atau sore kami berkumpul semua. Tapi jam besuk berakhir, kami pulang. Tapi ada dalam satu malam, kami semua anak berjaga, kalau yang jumlah saudaranya di bawah lima, mungkin tak apa-apa. Saya bersaudara 11 orang, semua perempuan. Dan 11 perempuan dewasa ada di kamar Mama, berarti ada 12 perempuan, dokter dan perawat tidak bisa protes. Bisa dibilang saat ini kami berkejaran dengan waktu. Tak mau kami kehilangan moment bersama Mama.

Oh ya Gerakan Nelpon Nyokap, juga didukung Danone yang mengkampanyelkan “Isi Piringku”. Yaitu gerakan yang mengutamakan nutrisi sehat untuk hidup yang lebih baik. Kampanye “Isi Piringku” mendukung program Kemenkes, mengenai Gerakan Masyarakat hidup sehat atau GERMAS. 3 hal yang disosialisasikan lewat program GERMAS.
1.   Perbanyak bergerak/Olahraga
2.   Cek kesehatan secaran rutin
3.   Perbanyak konsumsi buah dan sayur.

Nah pada poin ke 3, Perbanyak konsumsi buah dan sayur. Ini yang erat kaitannya dengan Kampanye Isi Piringku. Di atas saya mengulas kedekatan hubungan saya dengan Mama termasuk urusan makanan. Dengan usianya yang menua, Mama sudah mulai sulit makan dan minum. Jadi kalau ada anak Mama yang tidak bisa datang ke rumah Mama, biasanya menelepon. Ya itu tadi untuk menanyakan, sudah makan atau belumj, sudah minum air putih atau belum, jusnya sudah di minum atau belum. Mama tidak akan protes menerima telepon berkali-kali dengan pertanyaan yang sama, karena daya ingat Mama sudah menurun.

Bahkan kalau kami sedang berkumpul di rumah Mama, secara bergantian kami akan membawa segelas air putih dan meminta Mama untuk meminum walau hanya seteguk atau dua teguk. Kulit Mama sudah keriput banget bahkan terlihat renta, tersentuh sesuatu yang agak keras saja bisa terluka. Kulit Mama sudah tidak elastis, bisanya kami secara bergantian mengolesi body lotion. Nah kalau urusan makan agak berbeda nih. Mama lupa kalau sudah makan. Keluhannya, kok saya tidak dikasih makan. Bayangkan, kalau kami antar saudara tidak mengenal dengan baik, ujung-ujung berantem. Kok Mama nggak diurus? Karena hubungan kami terbilang baik, biasanya secara bercanda, salah satu dari kami akan memeluk dan menyentuh perut Mama. Kalau sudah makan, perutnya terasa penuh dan agak keras.

Wah perutnya penuh gini, masih lapar, Ma?  Biasanya kami akan tergelak-hgelak mendengar jawaban Mama. Saya nggak bilang lapar. Saya bilang, saya kok nggak dikasih makan? Biasanya kami mendadak serius menatap Mama, dan bertanya, sekarang Mama mau makan apa? Mata Mama akan berbinar-binar dan menjawab Duren. Meledaklah tawa kami semua. Itulah Mama. Mama sehari-hari 5 kali makan dengan porsi kecil. Sayuran berkuah, ikan dan sambel. Buah sehari 3 kali, pepaya atau mangga (kalau musim) dan pisang. Melon, pir dan semangka kalau mau. Bubur Menado menjadi andalan bukan cuma untuk Mama tapi juga kedua anak saya. Karena dalam sepiring bubur menado, sudah ada karbo, protein, mineral dan vitamin.


Aldis Ruslialdi – Nutritionis mengatakan: “Pengenalan asupan nutrisi seimbang pada anak memang harus dimulai sejak dini. Karena nutrisi adalah sumber daya yang memungkinkan tubuh untuk berfungsi dengan baik dan menjaga tubuh agar tetap sehat. Dari mana nutrisi yang baik ini diperoleh? Ya dari berbagai makanan yang kita konsumsi, yang mengandung vitamin, lemak. protein, karbohidrat, sehingga semua manfaat baiknya bisa diserap oleh tubuh. Sebab, jika anak tidak bisa mendapatkan kebutuhan nutrisi yang baik, ini akan berpengaruh pada organ dalam tubuhnya. Kesehatan anak pun akan terganggu, mulai dari sistem kekebalan tubuh yang menurun hingga terganggunya perkembangan otak anak.”

“Isi piringku” untuk tiap orang  berbeda berdasarkan usia dan berat badan. Buat anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan, maka jumlah nutrisi yang masuk harus berimbang, beragam dan bervariasi dalam jumlah yang cukup. Makanya sebagai orangtua, saya sangat peduli dengan asupan gizi pada anak. Sejak mereka sekolah hingga sekarang kelas 3 SMP dan kelas 3 SMA, mereka selalu sarapan dan membawa bekal. Bukan karena tidak mengizinkan mereka jajan tapi karena saya peduli dengan apa yang mereka makan. Mereka mendapat uang jajan selayaknya. Karena saya sudah menanamkan pentingnya makan makanan bersih , sehat dan bergizi untuk pertumbuhan, kedua anak saya, tumbuh sehat dengan prestasi akademi yang membanggakan. Terbaik di sekolah, bukan cuma di kelas.

Sedangkan pada orang dewasa, “isi pringku” biasanya terbagi tiga. 1/3 untuk protein dan 2/3 untuk sayur dan buah. Orang dewasa hanya membutuhkan sedikit karbohidrat. Berbicara “Isi Piringku” sebetulnya sebuah program yang mengajak masyarakat untuk menerapkan pola makan sehat agar  bisa menikmati hidup sehat.

Menuju 100 tahun Indonesia merdeka tahun 2045, kita perlu mendukung program pemerintah dengan menerapkan pola hidup sehat. Dimulai dari rumah, sebagai ibu dan istri saya saya menyajikan yang terbaik bagi pasangan dana anak-anak. Saya percaya jika setiap orangtua menyadari dan memberikan asupan gizi yang terbaik bagi anak-anak, maka generasi mendatang adalah generasi anak-anak yang siap bersaing untuk memimpin bangsa.



Travel Insurance MSIG, Jaminan Libur Aman dan Nyaman.



Berlibur adalah sebuah kegiatan yang harusnya menyenangkan. Namanya saja liburan.  Kegiatan yang tidak dilakukan setiap hari. Untuk mendapatkan hari libur, kita perlu menunggu. Maka tak heran kalau berlibur memerlukan perencanaan dan persiapan. Demikian disampaikan Indra Prabowo selaku Managing Editor Portal Mobil no 1 di Indonesia Mobil123.com, saat menyampaikan sambutan pada Gathering Blogger bersama Asuransi MSIG. gathering yang menghadirkan sekitar 30 blogger juga mendatangkan Ibu Christine dan Pak Bernard dari MSIG yang berbagi informasi seputar tips berlibur.


Saat ini sudah banyak agen perjalanan yang menawarkan paker berlibur, lengkap dengan jaminan asuransi. namun bagi sebagian orang Indonesia, masih lebih senang merencanakan dan mempersiapkan sendiri kegiatan  berliburnya. karena perencanaan sendiri bisa disesuaikan dengan siatuasi dan kondisi tiap-tiap keluarga. bisa jadi pada kota tujuan, menyisipkan silaturami pada kawan atau kerabat. Nah bagian yang ini jelas agak sulit jika mengikuti agen perjalanan.

Selain tempat  tujuan berlibur, merencanakan transportasi, penginapan, dan tempat makan, masih adalagi yaitu  asuransi travel. Bicara asuransi, pasti sudah tak asing. Tapi bicara asuransi traveling, sebagian orang agak mengerutkan dahi. Emang perlu? Bukankah menggunakan transportasi umum sudah ada asuransinya?

Ini 5 alasan mengapa perlu asuransi travel.
1.     Rencana penerbangan ditunda atau dibatalkan
2.     Kehilangan bagasi
3.     Sakit dalam perjalanan
4.     Meninggal karena sakit/kecelakaan
5.     Perlindungan rumah selama ditinggal traveling

Serapi apapun perencanaan dan persiapan tapi selalu ada saja gangguan. Selama gangguan datang dari diri sendiri, mungkin bisa diatasi. Tapi jika gangguannya datang dari pihak diluar diri? Seperti 5 alasan di atas, bagaimana?
Berdasarkan kelima alasan tersebut, MSIG Online membuat produk Insurance Travel. Tujuannya untuk memberikan jaminan perlindungan dan rasa nyaman selama berlibur. 

Saya jadi ingat pengalaman seorang kawan, yang berlibur akhir tahun ke Luar negeri. Ketika berlibur, rumahnya habis terbakar. Mau marah atau menyesal tidak ada gunanya, namanya juga musibah. Itu hanya satu contoh, ada sesuatu dilur rencana dan persiapan yang tidak bisa kita ketahui akan terjadi. Tapi kita bisa melindungi dengan memiliki asuransi.

Nah buat anda yang sudah mempunyai rencana dan persiapan untuk berlibur diakhir tahun. Ini kesempatan baik, bertepatan dengan Hari Belanja online Nasional. 12-12. Insurance Travel MSIG Online memberikan diskon 12%+12%.
Mengapa harus membeli Insurance Travel MSIG Online? Karena memberikan pilihan.

Overseas Travel Insurance, buat yang suka jalan-jalan ke luar negeri
-         
- 1. Santunan karena keterlambatan penerbangan diberikan per 3 jam
       Artinya, jika pesawat delay lebih dari 3, kita sudah bisa klaim
-  
  2. Untuk paket asuransi keluarga besar manfaat berlaku untuk masing-masing tertanggung sebesar 100%.
Memang tidak ada yang mau sakit atau celaka. Tapi musibah tidak bisa diprediksi. Jika terjadi saat melakukan perjalanan dan memiliki asuransi travel dari MSIG On line. Besar klaim bukan dihitung sekeluarga tapi perkepala. Masing-masing berhak dapat penggantian sebesar 100%.
-   
   3. Preminya lebih murah!
Dibanding produk asuransi lain. Apalagi Insurance Travel MSIG Online ini diluncurkan bertepatan dengan Harbolnas 12-12.  Grab fast. Dan dapat harga terbaik.


Bagaimana dengan preminya? Lihat gambar berikut:




Domestic Travel Insurance, buat yang suka jalan-jalan di dalam negeri

1.     Premi yang lebih murah
2.     Perlindungan atas isi rumah yang ditinggalkan akibat kebakaran
3.     Tidak mengecualikan olah raga seperti panjat tebing, hiking/tracking 


fasilitas bagus, harga kompetitif. Klaimnya susah tidak? TIDAK.

1. Hubungi layanan 24 Jam kami melalui
         Call Center +62 21 2927 9631, atau
         WhatsApp +62812 9464 4004
         Toll-Free  0800 140 1403

    2.  Kunjungi website www.msig.co.id 

Silakan daftar secara online. Sekali anda mendaftar, maka data langsung tersimpan. Jadi kalau berlibur selanjutnya hendak membeli Insurance travel MSIG On line, bisa langsung tanpa perlu mengisi data lagi. Bahkan dalam hitungan tidak sampai lima menit, begitu dibayarkan, polis langsung dikirim ke email. 

Prinsipinya klaimnya semudah membelinya. Mau berlibur dengan aman dan nyaman, segera miliki Insurance Travel MSIG Online. Oh ya catatan yang perlu diperhatikan. Klaim Insurance Travel MSIG ini hanya berlaku bagi anda yang melakukan perjalanan dengan mengunakan sarana angkutan umum. 

Jadi kalau dalam negeri menggunakan pesawat lalu di kota tujuan menggunakan rental mobil atau motor, tetap bisa klaim. klaim tidak bisa dilakukan jika anda menggunakan mobil pribadi baik sendiri maupun touring/konvoi.

Buat saya, perlindungan atas rumah selama saya berlibur, menjadi poin penting dan pertimbangan untuk membeli. karena saya mau berlibur aman dan nyaman tanpa terbebani pikiran pada rumah yang semntara saya tinggalkan. lapor ketua RT dan keamana setempat wajib ukumnya tapi membeli asuransi, adalah keputusan bijaksana.



Kanker Serviks Dapat Sembuh Dengan Papsmear dan Vaksin HPV


Saya selalu tertarik membaca atau mengikuti kegiatan sosialisasi/seminar terkait kanker terutama kanker serviks. Entah mengapa, buat saya penyakit  kanker “menarik” untuk dipelajari lalu  dicari tahu penyebab dan pencegahannya. Maka berbahagialah saya ketika bisa mengikuti Gathering Blogger bersama RS Mayapada dengan Tema: 

MENGENALI BAHAYA KANKER SERVIKS.

Saya Peduli kanker serviks. Harus meyakini kanker serviks dapat disembuhkan. Kanker serviks menempati urutan pertama sebagai penyakit yang mematikan perempuan di Indonesia. Jumlahnya sangat banyak. Setiap tahun sekitar 15.000 terjadi di Indonesia. Setiap hari dari 40 perempuan yang didiagnosa terkena kanker serviks, 20 diantaranya meninggal. Berdasarkan data, ada peningkatan sekitar 3,9 persen dari tahun 2016 ke 2017. Dari  17,8 juta jiwa menjadi 21,7 juta jiwa. Info dari sini:

Sedangkan berdasarkan data Riskesda 2013 di Indonesia ada sekitar 98.000 penderita kanker serviks. Dari semua jenis kanker yang ada kanker payudara dan kanker serviks menempati prevalensi paling tinggi. 0,8 untuk kanker serviks dan 0,5 untuk kanker payudara. Dari laman Depkes.go.id, prevalensi penderita kanker serviks tertinggi berada di Provinsi Kepulauan Riau, Maluku Utara, dan Yogyakarta. Di provinsi tersebut, prevalensinya mencapai 1,5 persen. Sedangkan pengidap terbanyak ada di propnsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Beberapa tahun lalu, keponakan saya, seorang ibu dengan dua balita meninggal karena kanker serviks. Kemarahan saya semakin besar, manakala di luaran ada obrolan nyinyir, yang mengatakan kanker serviks karena gonta- ganti pasangan. Saya merasa seolah, almarhumah keponakan saya dituduh seperti itu. Padahal gonta-ganti pasangan hanya salah satu penyebab. Yang pasti, kanker serviks dapat terkena pada perempuan yang aktif secara seksual.

Bicara aktif secara seksual, kita bicara gaya hidup. Pada kebanyakan orang Indonesia, membicarakan gaya hidup adalah sesuatu yang tabu. Itu wilayah pribadi yang tidak baik untuk dibicarakan. Atau bahasa kasar, Its not your business. Bukan urusan loe!

Penyebab kanker serviks itu sendiri bukan cuma karena sering gonta-ganti pasangan. Kanker serviks disebabkan virus yang bernama  Human Papillomavirus.  Kanker serviks itu dimulai ketika sel-sel yang sehat mengalami mutasi genetik pada DNA. Mutasi ini menyebabkan sel normal menjadi sel tidak normal. Sel yang sehat berkembang pada kecepatan tertentu tapi sel kanker tumbuh dan berkembang biak tanpa terkendali.

Siapa yang bisa terkena kanker serviks? Perempuan yang aktif secara seksual. Artinya penyakit ini  agak-agak jauh dari perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seks. Namun demikian, alangkah baiknya jika anak-anak perempuan yang sudah haid diberikan vaksi HPV. Jujur saya deg-degan, gaya hidup generasi sekarang sangat berbeda dengan gaya hidup saya, apalagi gaya hidup orantua saya.

Dalam sebuah percakapan santai, seorang kawan yang juga ibu dan memiliki anak perempuan usia remaja bertanya, apakah putrid saya sudah memiliki pacar? Spontan saya menjawab belum. Usia putri saya baru 14 tahun. Lalu kawan saya bertanya darimana saya tahu? Saya menjawab lagi, ya tahu dong kan saya ibunya. Namun terselib juga keraguan, benarkah saya tahu karena saya ibunya? Atau itu cuma sebatas perasaan saya. Perasaan sebagai ibu yang menurut saya harusnya tahu semua hal tentang putrinya.

Kawan saya tersenyum dan melanjutkan, sejauhmana komunikasi saya dengan putri saya. Saya jawab, dekat bahkan dekat sekali dan komunikasi kami terbuka. Ada kelegaan di dada ini. Ya, saya memang membiasakan komunikasi terbuka dengan anak. Saya tahu siapa kawan-kawan, apa yang sedang dibaca atau apa yang sedang dikerjakan bersama kawan-kawannya.  Sayapun yakin, saya mengenal putri saya dengan baik. Lega deh.

Saya terpikir untuk memberinya vaksin HPV mengingat putri saya sudah menstruasi . Pemberian vaksinasi ini bertujuan mencegah. Sempat ada isyue kalau pemberian vaksin HPV ini bisa menyebabkan manepouse dini. Tapi isyue tersebut tidak benar.  dr Yuslam Fidianto Sp.OG, selaku narasumber blogger gathering hari itu menegaskan pemberian vaksinasi HPV tidak menyebabkan menepouse dini. Menopause berhubungan sama hormon dan siklus haid.

Pada perempuan dewasa yang sudah menikah atau yang aktif melakukan hubungan seksual, sangat disarankan melakukan papsmear, minimal setahun sekali. Dari Papsmear bisa diidentifikasikan beberapa penyakit sejak dini. Salah satunya kanker serviks. Kanker serviks bukan tanpa gejala atau datang secara mendadak. Ketidak pekaan kita yang seringkali membuat terkaget-kaget, ketika misalnya ada  vonis dokter yang mengatakan  stadium 2 kanker serviks.

Kanker serviks memberi tanda, seperti keputihan yang berbau, dan pendarahan berkelanjutan. Jangan pernah anggap sepele. Ah cuma keputihan, paling jamur atau ah pendarahan ini kan karena kelelahan. Sebagai orang awan, kita tetap perlu mempercayakan kesehatan pada ahlinya. Segera lakukan pemeriksaaan. Jika tenaga ahli kesehatan mengatakan tidak apa-apa, ya tidak apa-apa. Sebaaliknya jika tenaga kesehatan mengatakan harus ditindak lanjuti dengan pemeriksaan lab atau minum obat, baiknya segera dilakukan. Penyesalan selalu datang dibelakang- lah kalau di depan namanya pendaftaran, apa ada yang mau mendaftar untuk dapat penyakit? Pasti tak ada yang mau.

Kanker serviks dapat disembuhkan. Tanpa mendahului kuasa Tuhan YME. Pada dasarnya semua penyakit bisa dicegah. Dengan mendeteksi secara dini, berbagai penyakit dapat ditangani dengan cepat sehingga memungkinkan untuk disembuhkan. Sayangnya banyak orang pada masyarakat Indonesia, enggan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Salah satu dari tiga  poin utama pada Gerakan Hidup sehat Masyarakat atau GERMAS, adalah cek kesehatan secara rutin. Dua lainnya, perbanyaka konsumsi buah & sayuran serta banyak berolahraga. Seperti pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. 3 poin dalam gemas dapat menjauhkan kita dari berbagai penyakit. Itu upaya yang dilakukan pemerintah lewat GERMAS dengan tujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Karena berbagai penyakit yang ada, selain menghabiskan dana pemerintah juga menyebabkan produktifitas yang bersangkutan menurun. Maka kualitas hiduppun menjadi rendah.

Terima kasih kepada Mayapada Hospital. Mayapada Hospital Lebak Bulus, atau tepatnya Mayapada Hospital Tangerang, yang berada dalam Mayapada Healthcare Group, yang bersama dr Yuslam Fidianto Sp.OG, sudah mau berbagi informasi. RS. Mayapada bisa melayani pemberian vaksin HPV. Dengar-dengar, ada harga khusus loh buat blogger. Gathering Blogger ini afalah upaya RS. Mayapada mengedukasi Dan mensosialisasikan, seputar kanker serviks 

Kanker serviks walau  terjadi pada perempuan tetapi kaum lelaki bisa membantu mencegah dengan menjaga kebersihan  kehidupan tetap sehat.  Setia dan hormati pernikahan. Tidak melakukan hubungan sex selain dengan pasangan. Menjaga kebersihan alat kelamin/penis. Terutama pada lipatan kulit di kepala penis  lelaki yang tidak/belum bersunat. Biasanya di sanalah kotoran, biang penyakit bersembunyi.

Kebersihan alat kelamin baik pada lelaki maupun perempuan harus dijaga kebersihan. Jika  menggunakan toilet umum, di manapun. Nggak peduli di hotel atau di terminal/SPBU. Pastikan anda membilasnya dengan air mengalir. Bukan pada air yang ada di ember/bak tersedia. Bersih Pangkal Sehat. Termasuk harus selalu mencuci tangan, apalagi sebelum makan.

Saya Peduli kanker serviks, maka Saya berniat memberikan pada anak perempuan yang sudah menstruasi, sejak usia 11 tahun. Oh it's, pada wanita yang aktif melakukan huungan seks ada baiknya lakukan papsmear terlebih dahulu, jika dari hasil paspsmear diketahui ada yang tidak beres, harus segera ditangani. Jika hasil papsmear bagus, vaksin HPV bisa diberikan. Baksin HPV ini diberikan serangkaian sebanyak 3 kali. Vaksin kedua diberikan berjarak 3 bulan dan vaksin ketiga diberikan dalam jarak enam bulan. Harganya lumayan tetapi kesehatan jauh mahal.  Maka mencegah tetap lebih baik daripada mengobati.

Apakah dengan pemberian vaksin HPV, dijamin tidak akan terkena kanker serviks.  Kembali lagi pada gaya hidup.  Jika setia dan menghormati pernikahan, tidak melakukan hubungan seks dengan yang bukan pasangan, makan bernutrisi, rajin berolahraga, istirahat cukup tentu akan menjauhkan bukan hanya dari kanker serviks tapi juga dari penyakit yang lain. Termasuk tidak merokok dapat membuat hidup lebih sehat.

Ibu Elly Mawati, Survivor.



Melihat sosoknya, tidak terlihat ia penderita kanker colon (usus) dan kanker serviks. Bahkan mendengar ia berbagi kisah hidupnya, hanya airmata yang mengalir deras, dada ini bergetar hebat tak mampu berkomentar. Hanya dalam hati bertanya, kok bisa, kok ada perempuan kuat seperti Ibu Elly. Bagaimana mungkin perempuan ini yang begitu tertib menjaga kesehatan tubuhnya, harus menanggung kanker usus dan kanker serviks dalam waktu nyaris bersamaan?

Bahkan ia menanggung penderitaannya sendiri. Nyaris tak berbagi dengan suami maupun pada kedua anaknya. Alasannya, ibu Elly tidak ingin membagi kecemasan baik pada suami dan pada anaknya. Karena anak-anak tengah berjuang untuk kehidupan mereka (masih kuliah) sedangkan Ibu Elly enggan berbagi dengan suami karena ia tidak ingin mengganggu /membebani pikiran sang suami. Sang suami yang mempunyai usaha bengkel harus bekerja. Jika pikirannya terganggu tentu tak dapat bekerja. Padahal dari usaha bengkel itu nafkah di dapat termasuk untuk membiayai pengobatan.


Serangkaian operasi berulang dan pengobatan yang berkelanjutan harus dijalani Bu Elly, kuncinya cuma satu, ikhlas menerima dan menjalani. Kompromi dengan diri sendiri. Bagaimana bisa bangkit dan kuat kalau tidak menguatkan diri? Karena itu Ibu Elly menyarankan, bila ada yang sakit, bergabunglah pada kelompok-kelompok senasib. Bukan untuk meratapi, sebaliknya untuk saling menguatkan. Bahkan bisa jadi jika ada kawan yang meninggal. Obat-obatannya bisa diberikan kepada yang masih berjuang untuk kesembuhan. Miris tapi ini realita. Bergabung dengan kawan senasib, bisa saling bertukar info dan perasaan yang sama.  Namun dari semua yang dikisahkan Ibu Elly, dua hal yang saya tangkap dan pahami, Ikhlas tetap berusaha. Ikhlas menerima dan teap berusaha melakukan upaya penyembuhan. Hati yang riang dapat menekan pertumbuhan penyakit karena hati yang gembira adalah obat. Ya, Ibu Elly meyakini kanker serviks dapat disembuhkan.

Temu Nasional P3I: Untuk Pengadaan Barang dan Jasa Lebih Baik


Semasa kuliah, menggunakan jaringan yang ada, saya dan pasangan memulai usaha dengan memasok barang-barang keperluan koperasi di beberapa institusional pemerintah dan swasta lewat jalur koperasi. Tidak terlalu susah.  Dalam jumlah kecil, tidak masalah tapi jika dalam jumlah besar, kami jelas menghadapi problem keuangan alias modal.

Pada perjalanannya kami melihat ada peluang dalam hal pengadaan barang dan jasa yang diperlukan banyak instansi pemerintah. Salah satu pengalaman, kami yang belum punya perusahaan tapi mempunyai akses “orang dalam”, bisa mendapat peluang bukan lewat usaha pengadaan barang dan jasa tapi lewat, mencarikan perusahaan-perusahaan yang bisa diatur dan diarahkan. Susah? Nggak. Karena orang-orang ini dikenal dengan pengusaha tanpa kantor. Selalu ada di sekitar kantor pemerintah, berpenampilan rapih, mondar-mandir bawa setumpuk dokumen. Keberadaan mereka mudah diidentifikasi di kantin-kantin. Ajak ngobrol, maka akan dapat kenalan.

Dengan kata lain, kami mengumpulkan perusahaan-perusahaan untuk mengikuti lelang. “Orang dalam” yang mengatur, minimal ada 5 perusahaan. Nanti jika sudah ada perusahaan yang memenangkan lelang, maka perusahaan-perusahaan yang tidak menang termasuk saya, mendapatkan “semacam uang lelah”. Yang jumlahnya lumayan. Wong, kami tidak mengerjakan apa-apa. Hanya menghubungkan, mengumpulkan dan menyerahkan semua urusan ke “orang dalam”.

Dikemudian hari, saya memahami, usaha-usaha semacam itu adalah upaya “pembohongan publik” Sekaligus “lahan basah” bagi “orang dalam”. Karena besarnya biaya suatu proyek, tidak ditentukan berdasarkan kebutuhan suatu proyek yang akan dijalankan, melainkan berdasarkan kesepakatan, seberapa besar pemenang lelang bisa berbagi “uang proyek”.

Proyek tidak berjalan atau bahkan dalam perjalanannya membutuhkan tambahan uang, si “orang dalam” bisa memfasilitasi. Melihat enaknya “berbisnis” dengan cara itu, saya dan pasanganpun ingin membuat perusahaan dalam bentuk PT. Tapi kami terkendala dalam beberapa persyaratan administrasi, seperti tempat usaha bukan rumah tinggal. Kalau harus memiliki tempat usaha dengan menyewa, modal nggak kuat.  Lulus kuliah, saya dan pasangan menekuni pekerjaan yang sesuai dengan bidang kami, sebagai jurnalis. Usailah perjalanan kami dalam mengikuti pengadaan barang dan jasa.

Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia (P3I) Yaitu Lembaga yang melakukan studi dan pengkajian terhadap aturan serta pelaksanaan pengadaan di Indonesia, kemudian menyebarluaskan tata nilai dan tata cara pengadaan yang baik dan benar kepada seluruh stakeholder di Indonesia. 

P3I, menyelengarakan Temu Nasional P3I  di Media Tower Hotel Jakarta.  Dengan Mengangkat tema: Arah Kebijakan Jasa Konstruksi dan Kebijakan Pengembangan Pengadaan Barang dan Jasa di Indonesia. Dibuka Khalid Mustafa selaku Ketua Umum Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia.


Saya hadir di hari kedua, 1 Des 2017. Namun mengikuti semua panel diskusi dari hari pertama (30 Nov 2017) saya seperti kembali ke masa 20 tahun lalu. Pengadaan barang dan jasa adalah peluang bisnis yang besar jika dilakukan dengan baik dan benar. Mengikuti semua aturan yang ada. Berjalan di rel yang lurus memang mudah, kenyataannya tidak ada jalan yang lurus. Setiap jalan selalu ada yang menurun dan menanjak, serta berbelok baik ke kiri maupun ke kanan. Begitulah perumpamaan dalam mengikuti bisnis di Bidang pengadaan Barang dan Jasa.

Saya tergelitik membaca tulisan

Pengadaan 
bukanlah segalanya tapi segalanya membutuhkan pengadaan.

Ini benar banget. Dalam era keterbukaan dan di bawah pengawasan ketat, setiap anggaran yang ada, terutama di pemerintahan, semua harus dipertanggung jawabkan dan mengikuti ketentuan yang berlaku jika tidak mau berurusan dengan

Dari APBN 2017, dialokasikan 409 triliun untuk pengadaan barang dan jasa. Itu belum dari APBD. Semakin besar anggaran, semakin besar peluang korupsi. Hal tersebut menjadi alasan P3i melakukan Temu Nasional Pengadaan, agar semua jajaran pelaksana kegiatan pengadaan barang dan jasa bisa lebih waspada.

Saya sempat berpikir, dengan pengawasan yang ketat dalam upaya melakukan usaha yang benar bakal menghambat banyak pembangunan. Karena dalam hal urusan Pengadaan Barang dan Jasa, ada hal yang namanya manajemen waktu dan administrasi yang terkadang nggak sejalan. Misalnya, dana tidak akan turun jika pada batas waktu tertentu, proyek belum sampai titik yang sudah disepakakati. Padahal untuk sampai pada titik pembangunan yang disepakati perlu dana lebih.

Kontraktor umumnya mendapatkan dana baik modal sendiri juga pinjaman dari bank. Pinjaman dari bank bisa keluar jika kontraktor sudah memegang surat-surat (administrasi) dari pemberi proyek dalam hal ini pemerintah. Di mana tercantum nilai proyek dan tahapan-tahapannya. Pihak bank tidak akan mengeluarkan dana, sekiranya prospek pembangunan proyek tidak senilai atau sejalan dengan ‘value’ yang sudah ditetapkan.

Situasi dan kondisi “memaksa’ kontraktor “nakal”. Bahkan demi persaingan ada kontraktor yang menekan anggaran serendah mungkin. Agar bisa memenangkan lelang proyek. Padahal uang tidak bisa berdusta artinya ada uang ada barang. Bagaimana mau bicara kualitas jika material yang dipakai tidak sesuai peruntukan karena dibeli dengan harga yang murah. Ada uang ada kualitas! Dalam mengikuti suatu proses lelang, ada perusahaan yang harus mengubah lebih dari 5 kali nilai proyek. Bukan Cuma nilai/anggaran proyek tapi keseluruhan struktur proyek termasuk cetak biru. Jadi jangan heran jika ada perseteruan antar tenaga ahli.

Situasi dan kondisi semacam ini sudah tidak boleh. Proyek-proyek harus seuai kualitas yang diajukan. Misalnya pembangunan jembatan harus berumur 20 tahun,ya harus sampai 20 tahun. Jangan baru lima tahun sudah ambruk. Memang setiap tahun pasti ada anggaran pemeliharaan tapi angaran/biaya pemeliharaan bukan biaya membangun
.
“ Adji Rahmatullah, selaku komite pelaksana temu Nasional 2017, mengatakan: Kita berharap temu pengadaan 2017 ini menjadi event bersama seluruh pihak berpartisipasi untuk perbaikan pengadaan barang dan jasa.

Kepala LKPP, Dr. Ir. Agus Prabowo, M.Eng. mengatakan:
bicara konstruksi ada dua di dalamnya yakni penyedia dan pengguna.

Dan pengguna adalah masyarakat. Tujuan utama dari pembangunan adalah kesejehateraan. Maka kesejahteraan masyarakat selalu dipertaruhkan dalam urusan pembangunan. Kegagalam pembangunan insfrastruktur, menyusahkan masyarakat dalam pengurusan aneka perijinan. Kegagalam pembangunan fisik, menyusahkan masyarakat dalam menjalani aktifitas hidup. Gangguan-gangguan semacam itu, menguras energi, menghambat aktifitas . Karena akan berdampak pada semua sendi kehidupan termasuki perputaran ekonomi.


Tindak Pidana Korupsi bisa dicegah, jika pelaku usaha memahami semua peraturan dan perundangan yang ada. Bergabung dalam P3I, akan memberi banyak akses informasi dalam memahami bisnis Pengadaan barang dan Jasa. Pembangunan membutuhkan kerjasama semua bagian. Perusaahaan pengadaan barang dan Jasa harus menjadi partner. Sebagai partner usaha pemerintah, saling mengenali visi dan misi masing-masing, akan mengantarkan pada kerjasama yang sama-sama menguntungkan. Sehingga tujuan utama pembangunan, yaitu demi dan untuk kesejahteraan masyarakat dapat terwujud sesuai cita cita berbangsa dan bernegara. Yaitu mewujudkan masyarakat sejahtera, aman dan damai.

Website     : p3i.or.id
Twitter      : @p3iorid
Instagram : @p3i.or.id

Nikmati Es krim Haagen-Dazs Lewat Bambideal

Hai, kalau es krim Haagen Dazs nggak perlu saya ceritain, pasti sudah banyak tahu. Es krim ini sudah melegenda dan rasanya, nikmat banget. Harganya memang di atas rata-rata bahkan bisa dibilang berada di kelas premium tapi itu sebanding dengan rasa. Nah karena harganya yang di atas rata-rata, jujur saya harus berpikir dua kali kalau mau sering-sering menyantap Haagen Dazs. Kota Jakarta dengan cuaca yang lebih sering panas dan kering, maka es krim adalah penawar yang jitu. Segala kelelahan langsung sirna usai menyantap es krim Haagen Dazs. Ini bukan kata saya saja. Kalau nggak percaya, cilakan coba sendiri. Saya jamin pasti ketagihan deh. Nah kalau sudah ketagihan buru-buru cari voucher diskon.-


Ternyata bisa loh kita mendapatkan harga diskon untuk Haagen Dazs.  Ya, saya mendapatkan voucher diskon saat saya berkenalan dengan BambiDeal, sebuah situs yang menawarkan daily deal dari banyak merchant Menemukan Bambideal, serasa menemukan surga tersembunyi. Saya rasa banyak orang akan sependapat dengan saya. Diskon itu, sebuah value yang menyenangkan sekaligus menguntungkan. walaupun membeli uang cukup tapi kalau ada penawaran diskon, pasti lebih semangat belanja. Bayangkan, siapa yang nggak girang dapat deal-deal  kece dengan diskon bisa sampai 50%. dan semua orang bisa mendapatkannya. Artinya siapa saja bisa menikmati asalkna mau masuk di website bambideal. 

Buat akun di Bambideal sangat gampang. Bisa langsung dengan akun facebook atau email; dan buat password. saya langsung dengan akun facebook tapi sedikit masalah karena selesai  transaksi diminta konfirmasi password. Karena saya masuk dengan akun facebook, otomatis pasword fb yang saya masukkan tapi ditolak. berulang-ulang saya coba tetap gagal. Sempat mau putus asa saking kesalnya. tapi akhirnya bisa-Orang sabar disayang Tuhan. 
Saya masuk  ulang dengan menggunakan email yang biasa saya gunakan untuk akun facebook. Pada bagian password saya tekan lupa password, buat password baru, langsung deh sayapun bisa mengakses deal-deal kece.

Bagian paling seru adalah menentukan pilihan. Saya memilih berdasarkan kesukaan. Maksudnya, deal-deal di Bambideal ini banyak pilihan ada resto, hotel, spa, dll. Jadi tentukan mau apa. lalu pilih lokasi. Saya memilih es krim Haagen Dazs di outlet Senayan City. Jadi enak banget kan, bisa pilih kesukaan kita yang jarak tempuhnya dekat. Soalnya biar dapat voucher diskon kalau lokasinya jauh, agak males juga.

Nah di bambideal ini ada plihan mau beli di lokasi mana dan berapa banyak. Setelah  anda pilih, belanjaan masuk keranjang belanjaan, lanjut transkasi pembayaran. Karena saya bayar pakai BD Wallet, maka saya pilih BD Wallet, nanti akan ada keterangan yang dikirim lewat email kode voucher untuk kita gunakan belanja di merchant yang dipilih.



Sudah punya voucher, maka cuzzz lanjut jajan deh. Saya membeli 3 voucher seharga @Rp. 49.000. dengan membayar Rp. 147.000 saya bisa belanja es krim Haagen Dazs senilai Rp. 300.000, puas banget, tahu,

Jadi datanglah saya merchant Haagen Dazs di Senaya City lantai 5. keluar lift langsung ke kanan. Dari lift saja sudah terlihat. Sebelum belanja, saya memperlihat voucher yang saya beli di Bambideal. Pelayan Haagen Dazs melihat dan meminta saya menunjukan pembelian itu di akun Bambideal. Ini nggak pakai di cetak. Jadi semua ada di hadphone. lalu pelayan memeriksa dan memasukan nilai voucher ke kartu langganan Haagen Dazs. Setelah mendapatkan kartu, baru deh saya belanja.




Situs Bambideal, bagi saya salah satu situs penting untuk diketahui. Sebagai masyarakat yang tinggal di kota besar dengan banyak godaan, menjaga keuangan agar tetap stabil dan tidak terjebak pada jebakan kaum ekonomi menengah. Godaan belanja kaum ekonomi menengah di zaman serba digital ini bukan cuma di mall-mall tapi belanja online.

Kalau sudah masuk toko online yang bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, sungguh bisa merusak keuangan. Tapi dengan mengenal situs seperti Bambideal, keinginan dan kemampuan keuangan bisa disesuaikan. makan enak, belanja tetap dengan harga yang masih terkendali. 


Aplikasi Gawe Membantu Calon Enterpreneur




Perkembangan teknologi memang sangat pesat. Teknologi komunikasi dan internet telah membuka banyak peluang. Para developer aplikasi memberi kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan dunia usaha. Saya adalah satu dari sekian banyak orang yang memutuskan untuk memiliki usaha sendiri. Mundur dari pekerjaan rutin yang mengharuskan berangkat pagi dan pulang sore.




Membuat keputusan semacam ini tentu tidak sembarangan. Saya memerlukan waktu untuk memikirkan matang-matang dan juga berdiskusi dengan pasangan. Hingga akhirnya saya memutuskan mundur dan merencanakan membuka usaha sendiri. Saat terikat sebagai pegawai, saya memiliki usaha sampingan. Setelah berhenti kerja,  usaha sampingan ini yang ditekuni dengan serius. Awalnya hanya saya dan pasangan yang mengerjakan. lama-lama membutuhkan tambahan tenaga kerja.

Dalam urusan mencari tenaga tambahan untuk membantu usaha, tentu saja harus orang yang bisa dipercaya. Itu merujuk pada keluarga (adik-kakak-atau keponakan) Sayangnya semua sudah bekerja. Maka mau tak mau kami melebarkan pencarian ke kawan-kawan dekat/tetangga. Kami tetap memerlukan orang yang bisa merekomendasikan. Karena dalam mencari tenaga kerja, entah mengapa saya meletakan kepercayaan diatas ketrampilan. Orang yang bisa dipercaya, yang sudah terlatih kedisiplinan dan tanggung jawab. Orang yang bisa dipercaya, terbentuknya tidak sehari atau dua hari. Tapi kertrampilan bisa dilatih dalam waktu relatif yang tidak lama.



Ketika sudah mendapatkan tenaga kerja pun tidak otomatis semua menjadi ok. Masalah selalu ada, mulai dari sikap yang kurang baik (Tidak sopan, tidak rapih) Tidak peduli (Tiap kerjaan harus diingat) sampai pada masalah klasik, terlambat, ditegur, mundur. mengganti karyawan gampang saja tapi memulai proses dari awal lagi, tuh bete banget dan buang waktu.

Maka ketika tanpa sengaja dikenalkan Aplikasi Gawe yang bisa di download di sini, saya senang bukan main. Saat ini saya sedang membuka usaha baru. Saya sedang mencari pegawai untuk membantu ditempat usaha baru saya. Lewat aplikasi Gawe, saya sangat terbantu. 

Tinggal download di link yang sudah saya tulis diatas, daftar menggunakan email dan no telpon. Buat password, jadi deh akun kita. lalu kita dihadapkan pada pemilihan Cari Pegawai atau cari kerja. Buat saya yang merintis menjadi enterpreneur, jelas klik Cari Pegawai dong. saya tinggal memasukkan kriteria yang saya perlukan sesuai posisi di tempat usaha saya. Enaknya lagi, saya bisa mencari trenaga kerja full time atau part time. kalau tenaga kerja partime saya bisa memilih mahasiswa yang sedang menguji kemampuan diri atau sedang mencari tambahan uang untuk biaya kuliah.

Dengan mengetahui tujuan calon pekerja saya dalam bekerja, saya jadi memiliki posisi tawar. Artinya saya dengan senang hati berbagi wawasan dan ilmu dalam berbisnis, asalkan calon pegawai saya serius bekerja. Inikan namanya win-win solution.

Dengan aplikasi gawe saya dengan mudah mencari anak-anak muda yang bertujuan #GaweDulu. Tinggal pilih yang sesuai kriteria dan lebih asyik lagi, aplikasi Gawe merujuk seluas 5 km dari tempat usaha saya. Sehingga bisa dipastikan, tenaga kerja yang saya cari, tinggalnya tidak jauh dari tempat usaha saya. Artinya ini menjadi semacam pemerataan tenaga kerja berbasis wilayah tinggal. Bukan hal yang mustahil, ke depannya aplikasi ini bisa berkembang dengan fitur-fitur yang lebih baik. Coba deh dan anda tidak akan kecewa.