Google Adsense

Kalkulator Casio, Membantu dan Meningkatkan Semangat Kerja


Saya terbiasa menggunakan smartphone tapi menjadi kagok manakala, harus sekaligus menggunakan kalkulator dalam smartphone. Lucu juga kalau saya  harus membeli kalkulator, gini hari menggunakan kalkulator?  Lah kenyataannya saya memerlukan. Sedari kecil saya sudah diajar hitung cepat tanpa menggunakana alat bantu. Sedari kecil saya terbiasa berhitung di kepala. 

Tapi ketika harus berhitung untuk usaha, saya tetap perlu alat bantu. Dan saya memutuskan membeli kalkulator Casio. Casio adalah salah satu merk ternama dari Jepang. tahun 1946 Casio mengeluarkan kalkulatoir elektrik pertama yang juga menjadi kalkulator elektrik pertama di dunia.

Casio juga memproduksi jam tangan yang terkenal karena kualitas ketangguhannya. Kualitas dan ketangguhan Casio menjadi alasan, mengapa saya memutuskan membeli kalkulator Casio. Kalkulator Casio, Membantu dan Meningkatkan Semangat Kerja. karena ini sudah era digital, maka sayapun memutuskan membeli secara on line di Matahari mall

Sebetulnya saya masih mempunyai kalkulator Casio jadul yang saya miliki sejak saya berkantor. Di mana saya harus selalu membawa kalkulator untuk  menghitung biaya perjalanan atau biaya akomodasi saat turun ke lapangan. Saya dan kalkulator Casio jadul yang berwarna abu-abu sudah nyaris keliling Indonesia. Tinggal 4 propinsi lagi. Saya putuskan untuk ditinggal di tempat usaha. Kalkulator Casio Pink, ada di dalam tas, sehingga ke manapun saya pergi selalu saya bawa.

Cukup lama, saya dan suami memikirkan untuk memiliki usaha sendiri. Tidak mudah bukan berarti tidak bisa. Segala sesuatunya menjadi dipercepat ketika, tahun lalu, suami saya terkena stroke. Rasanya, seperti ada awan gelap yang menutupi langit membuat siang hari menjadi gelap.

Tiba-tiba, saya dan anak-anak dipaksa untuk dapat melihat dalam gelap. Diharuskan mengeluarkan dan mengoptimalkan segala kemampuan untuk merenangi lautan kehidupan tanpa kami bisa berenang. Otak saya dipaksa berpikir, memahami, mencerna dan memutuskan dalam hitungan detik. Kalkulator kehidupan, begitu cepat bekerja, tanpa saya menyadari atau mempersiapkan diri.

Sayapun tak sempat beprikir atau berandai-andai. Andaikan tubuh ini bisa membelah diri. Semua harus langsung dijalani. Dan sayapun menjalani sambil meraba-raba dalam ketidak tahuan.  Mengecek saldo tabungan, berhitung invoice yang belum cair, berhitung utang yang harus dibayar.  Bersyukur saya bukan pengguna kartu kredit. tapi masih ada cicilan mobil.

Mendampingi,  dan merawat orang sakit, nyaris mengisap semua energi yang saya dan anak-anak miliki. Kami tak punya pilihan, semua harus diterima dan dijalani. Saya tak sempat lagi bertanya Tuhan, mengapa saya? Kok sekarang? Usianya baru dua tahun lewat dari 50. Saya bisa apa tanpanya? Dunia kami dijungkir balikan tanpa kami siap. Bersyukur menjadi salah satu kunci saya menjalani hari.  Keluarga saya dan keluarga suami, ikut mendampingi dan membantu. Dan semua berjalan seperti biasa. Saya melanjutkan perencanaan untuk memulai usaha sendiri. Dengan dibantu kedua anak, Saya memulai dengan mengidentifikasi modal yang kami punya.

1. Bentuk usaha
Tempat nongkrong, tempat makan yang bisa digunakan tempat hang out dengan kawan, bekerja on line (tersedia free wifi) atau ngopi dan makan pisang goreng atau ngemil keripik.

2. Tempat usaha.
Di pinggir jalan, di lalui angkutan umum, luas 7 x  12 m.

3. Peralatan memasak,
Dapur, kompor, panci, wajan, sutil, blender/ juicer, flat pan, oven, panggangan, kulkas, etalase. Piring gelas, sendok, garpu, cangkir, pisin, dll

4.  Peralatan ruang makan
meja, kursi, kipas angin, lampu, colokan listrik,  TV, mini karaoke, kumpulan DVD karaoke, Amplfier, speaker dan microphone

5. Bahan jualan.
Menyusun menu dan menyediakan material untuk jualan

Di atas kertas demikian tertulisnya, maka ketika harus belanja, kalkulator Casio langsung masuk keranjang belanja. cara belanja praktis dan cepat ya lewat on line dan Matahari Mall, salah satu toko on line langganan saya yang merespon dengan cepat. Begitu tiba, saya seperti mendapat energi baru karena Kalkulator Casio, Membantu dan Meningkatkan Semangat Kerja. 

Dua orang yang membantu saya, menggunakan kalkulator Casio jadul, sedangrkan saya menggunakan kalkulator Casio Pink yang baru. Dua orang yang membantu saya tidak lagi memerlukan kertas untuk coret-coretan. Ini sungguh membantu meminimalkan kesalahan hitung-hitungan. Bahkan keduanya kini cepat berhitung jika saya tanya berapa perlu uang belanja ? dan untuk apa saja. Atau berapa rincian masing-masing belanjaan. Ini sungguh melegakan. Kalkulator Casio, Membantu dan Meningkatkan Semangat Kerja.


Saya memilih warna Pink dengan code: Casio Colorful Calculator SL-310UC-PK


Ini code untuk warna-warna yang lain

  • SL-310U-BU (Blue)
  • SL-310U-BK (Black)
  • SL-310U-GN (Green)
  • SL-310U-LB (Light Blue)
  • SL-310U-PK (Pink)
  • SL-310U-PL (Purple)
  • SL-310U-RD (Red)
  • SL-310U-RG (Orange)
  • SL-310U-WE (White)
  • SL-310U-YG (Yellow)
Fiturnya:
  • Portable Type
  • 10 digits
  • Tax calculation
  • Time calculation
  • Two-way power (Solar + Battery)
  • Function command signs
  • Key rollover
  • Large display
  • Plastic keys
  • Profit margin percent (Penting buat saya)

  • Berdimensi HxWxD (mm): 8.4 x 70.0 x 118.0
Saya memutuskan membuka tempat usaha makan dan nongkrong,  karena kakak saya memiliki kemampuan memasak dan memiliki usaha catering. Sehingga "tukang masak", tempat dan peralatan utama, sudah tersedia. sedangkan keluarga suami saya memiliki usaha memproduksi Frozen food yang jenisnya biasna ada di cafe-cafe kekinia, seperti bakso, drumstik, burger, kebab dll. Saya tinggal belajar bagaimana mengolah minuman (Brewster coffee) eksekusi dan menjalani. (Dalam arti melayani).

Segala sesuatu membutuhlkan proses, dalam membuka usaha ini saya harus menurunkan ego saya sampai pada titik terendah. Saya menjadi pengelola sekaligus pelayan. Kini saya tahu, apa yang dirasakan para pelayan di rumah-rumah makan/resto. Menghadapi tamu yang tidak selalu ramah, membutuhkan kekuatan mental yang luar biasa. Tapi saya sudah memutuskan, maka saya menjalani dengan ikhlas. Kini saya memiliki waktu lebih leluasa mengurus suami dan semakin berpegang tangan erat dengan kedua anak.

Mereka kian memahami proses mencari uang. Mereka tidak menuntut, sudah membuat hati saya merasa bersalah. Tapi mereka bersedia mengerti dan tetap membantu saya merawat Ayah mereka. Kini kondisi suami saya sudah membaik. Sesekali ia menemani saya di tempat usaha. 

Oh ya, Casio mengeluarkan beberapa jenis kalkulator yang penggunaannya disesuaikan dengan jenis aktivitasnya.

Jenis dan Kategori Kalkulator Casio: 

1. School & Lab

Namanya  saja untuk sekolah dan laboratorium. Kalkulator ini dilengkapi dengan hitung-hitungan secara statistik. Tujuannya memudahkan pelajar/tenaga lab untuk tidak pusing dengan hitungan tapi lebih berkonsesnterasi dengan pelajaran/pekerjaan


2. Office.
Disesuaikan peruntukannya, ada yang berbahna plastik ada juga yang berbahan metal. Agar nyaman dipergunakan

3. Shop.
Ini jenis yang saya gunakan, selain warna dan bahan yang aman. sehingga bisa digunakan di tempat yang sesuai dengan kondisi kerja. Bisa di pasar, bisa di ruang terbuka, tertutup bahkan di dapur. Saya menggunakannya nggak di dapur. Sering juga saya bawa kalau belanja ke pasar baik pasar tradisional maupun supermarket. Gunanya agar saya tahu persis berpa uang yang saya belanjakan, sesuai atau tidak untuk peruntukannya. Sejak memiliki anak, saya terbiasa belanja menggunakan daftar belanjaan. Ini membuat saya terhindar dari belanja yang disebabkan "lapar mata".

4. Travel
Asyik juga, Casio menggeluarkan kalkultor untuk mereka yang suka traveling. Ini asyik loh, bukan cuma menghitung biaya perjalanan, akomodasi atau biaya makan tapi juga bisa digunakan mengitung jarak dan waktu tempuh. sehingga perhitungan lama perjalanan bisa akurat.


Walaupun saya menggunakan kalkulator untuk shop tapi karena selalu ada di dalam tas, saat saya traveling selalu saya bawa. Minggu lalu saya liburan bersama keluarga, kebetulan saya kebagian tugas menyajikan makanan. Kalkulator Casio Pink membantu saya menunaikan tugas, Kalkulator Casio, Membantu dan Meningkatkan Semangat Kerja. Sehingga semua aktivitas terasa menyenangkan. Ketika mengerjakan segala sesuatu dengan senang, hatipun menjadi bahagia. Kerja dan aktivitas gaya hidup bisa selaras dan sejalan. 




Kunci Aplikasi Pencari Rezeki, Energi dan Pemikiran Positif


Judul: Aplikasi Pencari Rezeki
Penulis: Wusda Hetsa, Achi TM
Penerbit:  Pastel Books 
Jumlah halaman: 208 halaman
No ISBN: 978-602-6716-13-2
Terbit: tahun 2018
Harga: Rp. 85.000

Saya, satu dari sekian banyak pemilik/pembaca buku ini yang terkecoh. Mengira Aplikasi Pencari Rezeki, sebagai aplikasi yang ada di telepon pintar. Ternyata Aplikasi Pencari Rezeki ini hanya perumpamaan. Kedua penulis begitu cerdas menulis dan membawa dan mengarahkan  pemikiran saya, sebagai pembaca untuk tidak berhenti membaca. Atau kata lainnya, membuat saya penasaran. Kunci Aplikasi Pencari Rezeki, adalah Energi dan Pemikiran Positif

Walau penasaran saya membaca dengan santai.  Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman dan pemikiran si penulis. Jadi apa yang dituliskan adalah analisis dari pengalaman penulis yang dikaitkan dengan pemikiran. Artinya penulis sudah mengalami dan menganalisis pengalamannya dengan wawasan pengetahuan dan agama. Serta mempercayai Kunci Aplikasi Pencari Rezeki, Energi dan Pemikiran Positif

Ini bukan buku yang berat tapi diperlukan pemikiran yang terbuka untuk memahaminya. Rasa-rasanya apa yang dituliskan dalam buku inipun bukan pemikiran  baru. bahkan barangkali sebagian besar sudah dialami banyak orang. Persoalannya tidak semua orang merespon dengan benar dari tiap peristiwa yang dialami.

Bahagia dan murah Rezeki adalah dua harapan dan doa yang banyak  diucapkan buat sanak keluarga, saudara dan teman. Nah dalam buku ini, penulis mengajak pembaca mereflkesi diri, untuk memahami. Individu diajak untuk mengingat, apa persepsi diri terhadap Rezeki dan Kebahagiaan. Menurut penulis, persepsi/pemahaman itu, erat kaitannya dengan apa yang di dapat saat menjalani kehidupan.



Jika kerap mendengar, rezeki itu susah, rezeki itu harus dicari. Bahagia cuma milik mereka yang mempunyai uang. Maka tanpa sadar, itulah yang bakal dialami. Karena apa yang sering diucapkan/didengar maka  suatu saat bisa menjadi sesuatu yang dipercaya.

Bab 1 dan Bab 2, berisi pengalaman penulis memahami Rezeki dan Kebahagiaan, serta bagaimana mereka percaya pada konsep rezeki dan kebahgiaan yang sudah mereka alami.

Pada Bab 3, Penulis mengajak  Create The Future.
Mengkreasi masa depan, apa mungkin? Dalam buku ini banyak mengutip ayat-ayat suci Alquran. Namun saya sebagai non muslim bisa bilang ini buku yang bagus. mempunyai dasar yang jelas dari tiap analisisnya. Sayapun percaya Kunci Aplikasi Pencari Rezeki adalah Energi dan Pemikiran Positif

"Hasil yang diperoleh sesuai dengan yang diusahaakan"
Ini sama dengan Usaha tidak pernah menghianati hasil, kalimat motivasi yang selama ini saya percaya. Artinya di mana ada niat, kemauan, kerja keras, pasti ada hasil yang baik. Tapi jangan lupa diiringi dengan keyakinan dan percaya pada Yang Maha Kuasa.

Bagaimana jika niat baik ada,  kemauan dan kerja keras juga ada tapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan? Nah, ini tips yang dibagikan kedua penulis. Coba evaluasi lagi, apa semuanya sudah benar dan baik?

Usaha bisa ditiru tapi rezeki tidak.
Artinya tiap orang sudah ada rezekinya. Tapi tidak berarti diam dan menunggu. Karena walau tiap individu sudah ada rezekinya, tetap harus diupayakan. Mana ada usaha yang langsung berhasil?  Penulis membagi pengalaman mereka yang disesuaikan dengan beberapa teori. Asyiknya lagi dalam buku ini, penulis mengambil analogi-analogi yang dekat dengan kehidupan keseharian banyak orang. 

Dalam buku ini, penulis "membukakan" apa yang sebetulnya sudah pernah dialami banyak orang. Persoalannya tidak semua orang bereaksi atau merespon yang akhirnya berujung pada sesuatu yang diharapkan. Di mana salahnya? Tidak ada yang salah tapi proses pengendalian diri ada pada diri sendiri. Artinya hasil akhirnya bergantung pada bagaimana tiap individu bereaksi atau merespon dari setiap kejadian dalam proses berusahanya. Percaya deh Kunci Aplikasi Pencari Rezeki adalah Energi dan Pemikiran Positif

Buku ini menjabarkan bagaimana rezeki dan bahagia dipahami, dan dijalani dengan rasional. Mengambil tubuh kita dan dianalogi sebagai telepon pintar membuat jadi menarik dan lebih mudah dipahami. Buku ini membahas konsep rezeki dengan cara kekinian. 

Padahal apa yang dijelaskan adalah sebuah proses yang panjang dan tidak mudah namun satu benang merah dari bab 1 hingga Bab 5, adalah positif. Berpikir positif, mendatangkan energi positif. Sesuatu yang positif dengan sendirinya akan mengusir yang negatif. Ketika tiap-tiap individu berpikir dan mengembangkan energi positif maka dengan sendirinya kendala yang datang dapat disikapi dengan positif juga. demikian juga dalam hal memahami, menjalani, mengusahakan rezeki dan bahagia dengan konsep berpikir positif. So,  Kunci Aplikasi Pencari Rezeki adalah  Energi dan Pemikiran Positif

Setiap tantangan yang datang, disikapi dengan positif akan memudahkan pencarian solusi untuk mengatasi siatuasi dan pada akhirnya memberikan yang terbaik. Percaya? Harus. Kedua penulis ini sudah mmebuktikannya. Saya ingin mengutip banyak catatan dari buku ini tapi nanti anda enggan membeli. membeli buku adalah bagian dari menghargai penulisnya. Termasuk menghormati rezekinya.




Sebagian besar apa yang dituliskan dalam buku ini sudah saya terapkan. Saya percaya, saya jalani dan tetap berusaha. Membuka usaha sendiri, seperti yang diulas dalam buku ini, tetap memerlukan modal. Bukan hanya dalam bentuk materi tapi juga pemilihan partner usaha, jenis usaha, penelitian pasar, analisa tempat usaha, perhitungan cash flow untuk beberapa bulan, dana cadangan dan banyak lagi.. Membuka usaha bukan  sekedar untung-untungan tapi memerlukan pemikiran yang matang. Isi buku ini makin menguatkan keputusan saya membuka usaha.

Ayo segera beli, baca dan install Aplikasi Pencari rezeki dalam Otak anda!
Silahkan kepo instagram mereka di

Tepung Kelapa, Alternatif Solusi Nutrisi Bagi Pengidap Diabetes




Kalbe Farma, di bawah brand H2-Health and Happinest mengeluarkan produk Tepung kelapa. Tepung kelapa dengan indeks glikemi rendah sangat baik bagi pengidap diabetes. Tepung kelapa terbuat dari ampas kelapa yang melalui proses penelitian panjang para ahli di Intitut Pertanian Bogor, Dari ampas kelapa yang memang memiliki tinggi serat, lalu diproses untuk  mengeluarkan zat-zat kurang baik dari kelapa.  Tepung Kelapa, Alternatif solusi nutrisi bagi pengidap diabetes.

Kok kepikiran yah? Adalah Dr. Didah Nur Faridah, Kepala Pengembangan Layanan Analisis Pangan, Institut Pertanian Bogor,  salah satu orang di belakang produk Tepung kelapa. Dr. Didah melakukan penelitian campuran nasi dengan tepung kelapa  yang menghasilkan kombinasi  seimbang dan memiliki  indeks glikemik rendah. Dengan indeks gilkemik rendah, membuat penyerapan glukosa lebih lama dan lebih lambat diserap darah. Otomatis jadi lebih lama kenyang. kalau kenyang, orang tidak akan mencari cemilan.

Bicara cemilan, ini salah satu pola makan kebanyakan orang Indonesia. Apalagi gorengan yang kriuk-kriuk. Nggak afdol kalau belum ngemil gorengan. Pola-pola makan seperti itu, termasuk terlambat makan, atau makan manis berlebihan, menjadi penyebab meningkatkan pengidap diabetes. Kini ada Tepung Kelapa, Alternatif solusi nutrisi bagi pengidap diabetes. Satu lagi minum. Minuman manis sering tidak teringat atau dihitung, padahal minuman ringan bersoda, atau kopi dan teh dengan gula, juga penyumbang penyebab meningkatnya pengidap Diabetes. Untuk soal minum, harga mati, cukup air putih. Murah dan paling sehat. Minumlah 8 gelas sehari air putih, hidup sehat sudah anda dapatkan. Orang hidup bukan cuma butuh air tapi cukup makanan bernutrisi. 

Dalam Program GERMAS-Gerakan Masyarakat Hidup Sehakat.  3hal yang terus diingatkan untuk dilakukan semua orang. Yaitu perbanyak olahraga, tingkatkan konsumsi sayur dan buah serta cek kesehatan secara rutin. Sekarang ada Tepung Kelapa, alternatif solusi nutrisi bagi pengidap diabetes


drg. Dyah Erti Mustikawati, MPH mengatakan, ada 5 pilar  penatalaksanaan diabetes, yaitu:
1. Edukasi gaya hidup Berkelanjutan. Harus terus diedukasi dengan berbagai macam informasi agar yang bersangkuatn tahu dengan persis terkait penyakitnya. Agar bisa hidup nyaman walau dengan diabetes.

2. Teraphy Nutrisi, Diabetes ini erat kaitannya dengan pola makan. Pada penderita diabetes yang selalu diingatkan adalah 3 J- Jenis, jumlah dan jadwal makan. Bisa mengkonsusmi Tepung Kelapa, alternatif solusi nutrisi bagi pengidap diabetes


3. Aktifitas Fisik. Minimal harus sekitar 150 menit lama waktu berolahraga dalam satu minggu. Bisa 30 menit selama 5 hari atau 50 menit seminggu 3 kali.

4. Teraphy farmakologi, Tablet atau suntik insulin. Pengidap diabetes harus rutin dan teratur mengkonsumsi obat untuk menstabilkan gula darah. Harus dipastikan bagaimana kondisinya agar tau perlu atau tidak suntik insulin, dsbnya.

5. Swa Monitoring. harus secara rutin dan teratur memonitor tekanan gula darah.

Kelima pilar ini dilakukan jika sudah terkena diabetes, lalu bagaimana kalau belum? Keputusan ada di masing-masing individu. Artinya sebelum atau sesudah terkena diabetes, menjaga gaya hidup dan pola makan tetap harus dilakukan. Sebelum terkena, mulailah menjaga dan mengatur pola makan. Juga perbanyak olahraga dan rutin cek kesehatan. 



dr, Cindiawaty Josito, MARS, MS, SpGK, ahli nutrisi mengingatkan, sering kali banyak orang orang yang tidak memperhatikan asupan makanannya. Tiba-tiba berat badannya bertambah, lalu terkejut.  Diabetes adalah salah satu Penyakit Tidak Menular. Diabetes, dikenal sebagai The Silent killer. penyakit mematikan yang tidak memberi sinyal. Persoalan lainnya, Diabetes memiliki kawan-kawan yang akan datang beriringan seperti kanker, hipertensi, dan Paru-paru. Kebayanyakan pengidap diabetes di saat ini, disebabkan gaya hidup, termasuk pola makan.

Bicara pola makan, masyarakat indonesia termasuk masyarakat dengan tingkat konsumsi sayur dan buah yang rendah. Maka tak heran kalau asupan seratnya juga kurang. Kini ada Tepung Kelapa, alternatif solusi nutrisi bagi pengidap diabetes. Tepung kelapa H2-healthy anda happinest dari kalbe Farma, terbukti memiliki indeks glikemi rendah. Cara mengkonsumsinya pun mudah. satu sendok tepung kelapa campur dengan 1/2 liter beras lalu masak. Saat matang nasi tepung kelapa siap dikonsumsi dengan lauk dan sayur-sayuran.  Soal rasa? endeuslah. Gurih-gurih sedap.


Mari cegah  Diabetes dengan CERDIK.
Cek kesehatan secara Rutin
Enyak asap rokok dan jauhi alkohol
Rajin berolahraga
Diet seimbang
Istirahat teratur
Kelola stress.

Ingat, kini ada Tepung Kelapa, alternatif solusi nutrisi bagi pengidap diabetes.

Udah Nelpon Nyokap?


Udah Nelepon Nyokap hari ini? Buat yang Ibunya sudah meninggal, pertanyaan itu bakal terasa menyakitkan. Karena sudah nggak bisa menelepon Ibunya. Banyak kawan saya yang ikutan senang kalau saya posting foto dan kabar seputar aktifitas saya dan Mama di media sosial.  Karena mereka sudah tidak bisa. Bahkan tidak sedikit yang merasakan rindu luar biasa, mendengar suara Ibu atau melihat senyum Ibunya. Biasanya saya cuma bisa menghibur dengan mengatakan, kirimkan doa-doa terbaik buat almarhum.



Saya salah seorang yang beruntung karena masih diberi kesempatan mengurus, melayani dan berbagi keceriaan dengan Mama. Sept 2017, Mama genap berusia 88 tahun. Usia yang lumayan tua. Karena itu, saya dan kakak-adik lainnya, paham betul dengan kondisi Mama. Beliau dalam keadaan sehat tapi semua kemampuan pancaindera dan metabolisme tubuhnya sudah menurun. Maka kini, kewajiban kami, kakak-beradik merawat mama, seperti mama merawat kami, dulu.



Saya tidak setiap hari menelepon Mama, bukan karena tidak sempat, tapi karena pendengaran Mama sudah berkurang. Kalau telepon Mama, bisa-bisa belum selesai bicara, telepon sudah di matikan. Ketimbang menelepon, saya lebih memilih mengunjungi Mama. kebetulan jarak rumah kami tidak terlalu jauh. Selain pendengaran, pengelihatan Mama juga sudah berkurang, kadang kami suka bercanda, kala Mama bertanya, siapa tuh? lalu dijawab dengan suara berbeda, "Ayo siapa?" sambil mendekatkan wajah kami ke Mama. Dalam jarak pandang kurang dari satu meterpun, Mama perlu waktu untuk mengenali. Butuh waktu agak lama, sampai Mama betul-betul mengenali, siapa yang datang.







Udah nelepon Nyokap adalah sebuah gerakan sosial yang digagas  Harry Setiawan. Pada satu kesempatan di penghujung tahun 2017 lalu. Dalam rangka memperingati Hari Ibu, saya dan banyak blogger diundang Womenation, sebuah Komunitas Perempuan yang mempunyai Visi dan Misi  untuk menghargai dan memberdayakan perempuan sehingga memberikan kontribusi positif untuk bangsa. Demikian dijelaskan Myrna Soeryo selaku Chief Community Officer Womanation. Womanation ingin memberikan  apresiasi kepada para ibu yang telah berjasa dalam mendidik dan membesarkan anaknya.

Womanation menjadi mitra kampanye Gerakan Udah Nelpon Nyokap. Menurut Myrna Soeryo, "hal-hal kecil seperti menelpon ibu dan menanyakan kesehariannya di kala usia senja termasuk apa yang dimakannya dapat membantu mempererat tali kasih antara ibu dan anak”


Harry Setiawan - Penggagas Udah Nelpon Nyokap, Mengatakan Gerakan Udah Nelpon Nyokap, diharapkan menjadi pengingat, generasi milenial dan generasi Gen X. Agar menjaga bahkan meningkatkan kualitas hubungan dengan orangtua, bukan cuma dengan ibu.

Udah Nelpon Nyokap, lahir dari penyesalan  Sang Penggagas yang tak lagi dapat menelepon Ibunya. Harry bercerita dengan nada getir, bagaimana ia menyesali tak sering-sering berkomunikasi dengan Ibunya, semasa masih hidup. Kesibukan kuliah, kerja dan berkeluarga menjadi alasan tak sempat. Ketika Sang ibu kembali ke Pangkuan illahi, saat sudah memiliki pekerjaan mapan, keluarga nyaman, yang ditelepon sudah nggak ada.

Menurut Psikolog Ajeng Raviando, tak dipungkiri, setiap orang memiliki kedekatan yang berbeda dengan orangtuanya, terutama dengan Ibu. Saya setuju dengan Mba Ajeng, sejujurnya saat saya remaja, saya merasa Mama itu seperti jangkar yang mengikat di kaki. Membuat saya susah ke mana-mana. Kalau mau pergi main/hangout dengan kawan-kawan, keluar izinnya susah banget. Tapi dikemudian hari, saya harus berterima kasih pada Mama. Karena larangannya, adalah bentuk cinta yang lain.






Tidak sedikit kawan-kawan saya yang mempunyai masalah sama, cuma beda penyelesaian. Kekesalan semasa remaja/mahasiswa membuat hubungan dengan Ibu menjauh, terbawa hingga berumah tangga. Dan baru menyesal kala Ibu meninggal. Saya berserta kakak-adik selalu dikondisikan Almarhum Papa untuk mendekatkan diri ke Mama. Jadi semua persoalan harus selesai, tidak boleh disimpan menjadi dendam. Sehingga kami, kakak-beradik terbiasa menyelesaikan persoalan saat itu juga.

Saat ini, Mama tinggal dengan Kakak tertua saya. Tapi di Komplek perumahan yang sama, tinggal kakak saya yang lain. Kami yang jarak rumahnya tidak terlalu dekat, biasa datang ke rumah Mama seminggua 3-4 kali. Kalau tidak datang, menyempatkan diri menelepon, untuk mendengar suara Mama dan bercanda. Oh ya Mama saya hobi banget bercanda.

Kalau menelepon Mama, pertanyaan pertama, apa kabar Ma? Yang selalu dijawab dengan tegas. Selalu baik-baik dong.

Pertanyaan berikut, Sudah makan Ma? Dijawab, emangnya saya, anak kecil, makan saja harus di cek?

Oh bukan begitu, kan saya tidak tahu, Mama sudah makan atau belum. Kalau sudah, boleh tahu Mama, makan apa?
Dijawab Mama, datanglah ke sini dan lihat di meja makan, ada apa?

Kalau mama menjawab seperti itu, nggak hitungan tiga, saya pasti meluncur ke Mama. Senang rasanya melihat keheranan di wajah Mama, kala saya masuk ke kamarnya. Pasti ditanya, naik apa? Saya jawab, Helikopter dong. Lalu kami tertawa bersama-sama.

Wailayati Ningsih - Senior Health and Nutrition Manager Danone Indonesia menyampaikan “Setiap hari adalah hari yang pantas untuk menunjukkan kasih sayang terhadap ibu. Namun, tidak ada salahnya lebih mengistimewakan beliau di setiap hari Ibu, 22 Desember dengan menelpon beliau dan sekedar bertanya “Apa kabar Ibu hari ini? Apakah Ibu sudah makan? Apa lauknya tadi?” ….. kalimat yang sama, yang dulu selalu beliau tanyakan kepada kita “kamu sudah makan nak ? Makan apa tadi?”. Kalimat yang begitu indah penuh makna dan kasih sayang. Dulu ibu yang selalu sibuk menelpon kita dan menanyakan “apakah sudah makan atau belum”, dan sekarang giliran kita yang melakukan hal tersebut kepada ibu.

Buat saya, mendekatkan diri agar bisa bersama Mama adalah momen yang selalu saya lakukan. Bukan cuma menelepon menanyakan kabar atau sudah makan atau belum, tapi membawakan buah atau makanan kesukaan mama, lalu dinikmati bersama, buat saya jauh lebih menyenangkan. Mama berhak mendapatkan yang terbaik setelah merawat saya serta kakak-adik hingga kami berumah tangga semua.

Awal tahun 2017, Mama masuk Rumah Sakit dan harus dirawat. Kami punya grup Whats App keluarga,begitu diposting info Mama sakit, langsung cari tahu. Di mana,   ke RS apa?, dengan siapa, kapan, dll. Biasanya RS yang dipilih selalu RS yang terdekat dengan rumah. Dua adik saya dokter, biasanya langsung diskusi dengan dokter yang bertugas.

Kami punya kebiasaan, menjaga Mama saat malam di RS secara bergantian. Walau sepanjang siang atau sore kami berkumpul semua. Tapi jam besuk berakhir, kami pulang. Tapi ada dalam satu malam, kami semua anak berjaga, kalau yang jumlah saudaranya di bawah lima, mungkin tak apa-apa. Saya bersaudara 11 orang, semua perempuan. Dan 11 perempuan dewasa ada di kamar Mama, berarti ada 12 perempuan, dokter dan perawat tidak bisa protes. Bisa dibilang saat ini kami berkejaran dengan waktu. Tak mau kami kehilangan moment bersama Mama.

Oh ya Gerakan Nelpon Nyokap, juga didukung Danone yang mengkampanyelkan “Isi Piringku”. Yaitu gerakan yang mengutamakan nutrisi sehat untuk hidup yang lebih baik. Kampanye “Isi Piringku” mendukung program Kemenkes, mengenai Gerakan Masyarakat hidup sehat atau GERMAS. 3 hal yang disosialisasikan lewat program GERMAS.
1.   Perbanyak bergerak/Olahraga
2.   Cek kesehatan secaran rutin
3.   Perbanyak konsumsi buah dan sayur.

Nah pada poin ke 3, Perbanyak konsumsi buah dan sayur. Ini yang erat kaitannya dengan Kampanye Isi Piringku. Di atas saya mengulas kedekatan hubungan saya dengan Mama termasuk urusan makanan. Dengan usianya yang menua, Mama sudah mulai sulit makan dan minum. Jadi kalau ada anak Mama yang tidak bisa datang ke rumah Mama, biasanya menelepon. Ya itu tadi untuk menanyakan, sudah makan atau belumj, sudah minum air putih atau belum, jusnya sudah di minum atau belum. Mama tidak akan protes menerima telepon berkali-kali dengan pertanyaan yang sama, karena daya ingat Mama sudah menurun.

Bahkan kalau kami sedang berkumpul di rumah Mama, secara bergantian kami akan membawa segelas air putih dan meminta Mama untuk meminum walau hanya seteguk atau dua teguk. Kulit Mama sudah keriput banget bahkan terlihat renta, tersentuh sesuatu yang agak keras saja bisa terluka. Kulit Mama sudah tidak elastis, bisanya kami secara bergantian mengolesi body lotion. Nah kalau urusan makan agak berbeda nih. Mama lupa kalau sudah makan. Keluhannya, kok saya tidak dikasih makan. Bayangkan, kalau kami antar saudara tidak mengenal dengan baik, ujung-ujung berantem. Kok Mama nggak diurus? Karena hubungan kami terbilang baik, biasanya secara bercanda, salah satu dari kami akan memeluk dan menyentuh perut Mama. Kalau sudah makan, perutnya terasa penuh dan agak keras.

Wah perutnya penuh gini, masih lapar, Ma?  Biasanya kami akan tergelak-hgelak mendengar jawaban Mama. Saya nggak bilang lapar. Saya bilang, saya kok nggak dikasih makan? Biasanya kami mendadak serius menatap Mama, dan bertanya, sekarang Mama mau makan apa? Mata Mama akan berbinar-binar dan menjawab Duren. Meledaklah tawa kami semua. Itulah Mama. Mama sehari-hari 5 kali makan dengan porsi kecil. Sayuran berkuah, ikan dan sambel. Buah sehari 3 kali, pepaya atau mangga (kalau musim) dan pisang. Melon, pir dan semangka kalau mau. Bubur Menado menjadi andalan bukan cuma untuk Mama tapi juga kedua anak saya. Karena dalam sepiring bubur menado, sudah ada karbo, protein, mineral dan vitamin.


Aldis Ruslialdi – Nutritionis mengatakan: “Pengenalan asupan nutrisi seimbang pada anak memang harus dimulai sejak dini. Karena nutrisi adalah sumber daya yang memungkinkan tubuh untuk berfungsi dengan baik dan menjaga tubuh agar tetap sehat. Dari mana nutrisi yang baik ini diperoleh? Ya dari berbagai makanan yang kita konsumsi, yang mengandung vitamin, lemak. protein, karbohidrat, sehingga semua manfaat baiknya bisa diserap oleh tubuh. Sebab, jika anak tidak bisa mendapatkan kebutuhan nutrisi yang baik, ini akan berpengaruh pada organ dalam tubuhnya. Kesehatan anak pun akan terganggu, mulai dari sistem kekebalan tubuh yang menurun hingga terganggunya perkembangan otak anak.”

“Isi piringku” untuk tiap orang  berbeda berdasarkan usia dan berat badan. Buat anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan, maka jumlah nutrisi yang masuk harus berimbang, beragam dan bervariasi dalam jumlah yang cukup. Makanya sebagai orangtua, saya sangat peduli dengan asupan gizi pada anak. Sejak mereka sekolah hingga sekarang kelas 3 SMP dan kelas 3 SMA, mereka selalu sarapan dan membawa bekal. Bukan karena tidak mengizinkan mereka jajan tapi karena saya peduli dengan apa yang mereka makan. Mereka mendapat uang jajan selayaknya. Karena saya sudah menanamkan pentingnya makan makanan bersih , sehat dan bergizi untuk pertumbuhan, kedua anak saya, tumbuh sehat dengan prestasi akademi yang membanggakan. Terbaik di sekolah, bukan cuma di kelas.

Sedangkan pada orang dewasa, “isi pringku” biasanya terbagi tiga. 1/3 untuk protein dan 2/3 untuk sayur dan buah. Orang dewasa hanya membutuhkan sedikit karbohidrat. Berbicara “Isi Piringku” sebetulnya sebuah program yang mengajak masyarakat untuk menerapkan pola makan sehat agar  bisa menikmati hidup sehat.

Menuju 100 tahun Indonesia merdeka tahun 2045, kita perlu mendukung program pemerintah dengan menerapkan pola hidup sehat. Dimulai dari rumah, sebagai ibu dan istri saya saya menyajikan yang terbaik bagi pasangan dana anak-anak. Saya percaya jika setiap orangtua menyadari dan memberikan asupan gizi yang terbaik bagi anak-anak, maka generasi mendatang adalah generasi anak-anak yang siap bersaing untuk memimpin bangsa.



Travel Insurance MSIG, Jaminan Libur Aman dan Nyaman.



Berlibur adalah sebuah kegiatan yang harusnya menyenangkan. Namanya saja liburan.  Kegiatan yang tidak dilakukan setiap hari. Untuk mendapatkan hari libur, kita perlu menunggu. Maka tak heran kalau berlibur memerlukan perencanaan dan persiapan. Demikian disampaikan Indra Prabowo selaku Managing Editor Portal Mobil no 1 di Indonesia Mobil123.com, saat menyampaikan sambutan pada Gathering Blogger bersama Asuransi MSIG. gathering yang menghadirkan sekitar 30 blogger juga mendatangkan Ibu Christine dan Pak Bernard dari MSIG yang berbagi informasi seputar tips berlibur.


Saat ini sudah banyak agen perjalanan yang menawarkan paker berlibur, lengkap dengan jaminan asuransi. namun bagi sebagian orang Indonesia, masih lebih senang merencanakan dan mempersiapkan sendiri kegiatan  berliburnya. karena perencanaan sendiri bisa disesuaikan dengan siatuasi dan kondisi tiap-tiap keluarga. bisa jadi pada kota tujuan, menyisipkan silaturami pada kawan atau kerabat. Nah bagian yang ini jelas agak sulit jika mengikuti agen perjalanan.

Selain tempat  tujuan berlibur, merencanakan transportasi, penginapan, dan tempat makan, masih adalagi yaitu  asuransi travel. Bicara asuransi, pasti sudah tak asing. Tapi bicara asuransi traveling, sebagian orang agak mengerutkan dahi. Emang perlu? Bukankah menggunakan transportasi umum sudah ada asuransinya?

Ini 5 alasan mengapa perlu asuransi travel.
1.     Rencana penerbangan ditunda atau dibatalkan
2.     Kehilangan bagasi
3.     Sakit dalam perjalanan
4.     Meninggal karena sakit/kecelakaan
5.     Perlindungan rumah selama ditinggal traveling

Serapi apapun perencanaan dan persiapan tapi selalu ada saja gangguan. Selama gangguan datang dari diri sendiri, mungkin bisa diatasi. Tapi jika gangguannya datang dari pihak diluar diri? Seperti 5 alasan di atas, bagaimana?
Berdasarkan kelima alasan tersebut, MSIG Online membuat produk Insurance Travel. Tujuannya untuk memberikan jaminan perlindungan dan rasa nyaman selama berlibur. 

Saya jadi ingat pengalaman seorang kawan, yang berlibur akhir tahun ke Luar negeri. Ketika berlibur, rumahnya habis terbakar. Mau marah atau menyesal tidak ada gunanya, namanya juga musibah. Itu hanya satu contoh, ada sesuatu dilur rencana dan persiapan yang tidak bisa kita ketahui akan terjadi. Tapi kita bisa melindungi dengan memiliki asuransi.

Nah buat anda yang sudah mempunyai rencana dan persiapan untuk berlibur diakhir tahun. Ini kesempatan baik, bertepatan dengan Hari Belanja online Nasional. 12-12. Insurance Travel MSIG Online memberikan diskon 12%+12%.
Mengapa harus membeli Insurance Travel MSIG Online? Karena memberikan pilihan.

Overseas Travel Insurance, buat yang suka jalan-jalan ke luar negeri
-         
- 1. Santunan karena keterlambatan penerbangan diberikan per 3 jam
       Artinya, jika pesawat delay lebih dari 3, kita sudah bisa klaim
-  
  2. Untuk paket asuransi keluarga besar manfaat berlaku untuk masing-masing tertanggung sebesar 100%.
Memang tidak ada yang mau sakit atau celaka. Tapi musibah tidak bisa diprediksi. Jika terjadi saat melakukan perjalanan dan memiliki asuransi travel dari MSIG On line. Besar klaim bukan dihitung sekeluarga tapi perkepala. Masing-masing berhak dapat penggantian sebesar 100%.
-   
   3. Preminya lebih murah!
Dibanding produk asuransi lain. Apalagi Insurance Travel MSIG Online ini diluncurkan bertepatan dengan Harbolnas 12-12.  Grab fast. Dan dapat harga terbaik.


Bagaimana dengan preminya? Lihat gambar berikut:




Domestic Travel Insurance, buat yang suka jalan-jalan di dalam negeri

1.     Premi yang lebih murah
2.     Perlindungan atas isi rumah yang ditinggalkan akibat kebakaran
3.     Tidak mengecualikan olah raga seperti panjat tebing, hiking/tracking 


fasilitas bagus, harga kompetitif. Klaimnya susah tidak? TIDAK.

1. Hubungi layanan 24 Jam kami melalui
         Call Center +62 21 2927 9631, atau
         WhatsApp +62812 9464 4004
         Toll-Free  0800 140 1403

    2.  Kunjungi website www.msig.co.id 

Silakan daftar secara online. Sekali anda mendaftar, maka data langsung tersimpan. Jadi kalau berlibur selanjutnya hendak membeli Insurance travel MSIG On line, bisa langsung tanpa perlu mengisi data lagi. Bahkan dalam hitungan tidak sampai lima menit, begitu dibayarkan, polis langsung dikirim ke email. 

Prinsipinya klaimnya semudah membelinya. Mau berlibur dengan aman dan nyaman, segera miliki Insurance Travel MSIG Online. Oh ya catatan yang perlu diperhatikan. Klaim Insurance Travel MSIG ini hanya berlaku bagi anda yang melakukan perjalanan dengan mengunakan sarana angkutan umum. 

Jadi kalau dalam negeri menggunakan pesawat lalu di kota tujuan menggunakan rental mobil atau motor, tetap bisa klaim. klaim tidak bisa dilakukan jika anda menggunakan mobil pribadi baik sendiri maupun touring/konvoi.

Buat saya, perlindungan atas rumah selama saya berlibur, menjadi poin penting dan pertimbangan untuk membeli. karena saya mau berlibur aman dan nyaman tanpa terbebani pikiran pada rumah yang semntara saya tinggalkan. lapor ketua RT dan keamana setempat wajib ukumnya tapi membeli asuransi, adalah keputusan bijaksana.



Kanker Serviks Dapat Sembuh Dengan Papsmear dan Vaksin HPV


Saya selalu tertarik membaca atau mengikuti kegiatan sosialisasi/seminar terkait kanker terutama kanker serviks. Entah mengapa, buat saya penyakit  kanker “menarik” untuk dipelajari lalu  dicari tahu penyebab dan pencegahannya. Maka berbahagialah saya ketika bisa mengikuti Gathering Blogger bersama RS Mayapada dengan Tema: 

MENGENALI BAHAYA KANKER SERVIKS.

Saya Peduli kanker serviks. Harus meyakini kanker serviks dapat disembuhkan. Kanker serviks menempati urutan pertama sebagai penyakit yang mematikan perempuan di Indonesia. Jumlahnya sangat banyak. Setiap tahun sekitar 15.000 terjadi di Indonesia. Setiap hari dari 40 perempuan yang didiagnosa terkena kanker serviks, 20 diantaranya meninggal. Berdasarkan data, ada peningkatan sekitar 3,9 persen dari tahun 2016 ke 2017. Dari  17,8 juta jiwa menjadi 21,7 juta jiwa. Info dari sini:

Sedangkan berdasarkan data Riskesda 2013 di Indonesia ada sekitar 98.000 penderita kanker serviks. Dari semua jenis kanker yang ada kanker payudara dan kanker serviks menempati prevalensi paling tinggi. 0,8 untuk kanker serviks dan 0,5 untuk kanker payudara. Dari laman Depkes.go.id, prevalensi penderita kanker serviks tertinggi berada di Provinsi Kepulauan Riau, Maluku Utara, dan Yogyakarta. Di provinsi tersebut, prevalensinya mencapai 1,5 persen. Sedangkan pengidap terbanyak ada di propnsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Beberapa tahun lalu, keponakan saya, seorang ibu dengan dua balita meninggal karena kanker serviks. Kemarahan saya semakin besar, manakala di luaran ada obrolan nyinyir, yang mengatakan kanker serviks karena gonta- ganti pasangan. Saya merasa seolah, almarhumah keponakan saya dituduh seperti itu. Padahal gonta-ganti pasangan hanya salah satu penyebab. Yang pasti, kanker serviks dapat terkena pada perempuan yang aktif secara seksual.

Bicara aktif secara seksual, kita bicara gaya hidup. Pada kebanyakan orang Indonesia, membicarakan gaya hidup adalah sesuatu yang tabu. Itu wilayah pribadi yang tidak baik untuk dibicarakan. Atau bahasa kasar, Its not your business. Bukan urusan loe!

Penyebab kanker serviks itu sendiri bukan cuma karena sering gonta-ganti pasangan. Kanker serviks disebabkan virus yang bernama  Human Papillomavirus.  Kanker serviks itu dimulai ketika sel-sel yang sehat mengalami mutasi genetik pada DNA. Mutasi ini menyebabkan sel normal menjadi sel tidak normal. Sel yang sehat berkembang pada kecepatan tertentu tapi sel kanker tumbuh dan berkembang biak tanpa terkendali.

Siapa yang bisa terkena kanker serviks? Perempuan yang aktif secara seksual. Artinya penyakit ini  agak-agak jauh dari perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seks. Namun demikian, alangkah baiknya jika anak-anak perempuan yang sudah haid diberikan vaksi HPV. Jujur saya deg-degan, gaya hidup generasi sekarang sangat berbeda dengan gaya hidup saya, apalagi gaya hidup orantua saya.

Dalam sebuah percakapan santai, seorang kawan yang juga ibu dan memiliki anak perempuan usia remaja bertanya, apakah putrid saya sudah memiliki pacar? Spontan saya menjawab belum. Usia putri saya baru 14 tahun. Lalu kawan saya bertanya darimana saya tahu? Saya menjawab lagi, ya tahu dong kan saya ibunya. Namun terselib juga keraguan, benarkah saya tahu karena saya ibunya? Atau itu cuma sebatas perasaan saya. Perasaan sebagai ibu yang menurut saya harusnya tahu semua hal tentang putrinya.

Kawan saya tersenyum dan melanjutkan, sejauhmana komunikasi saya dengan putri saya. Saya jawab, dekat bahkan dekat sekali dan komunikasi kami terbuka. Ada kelegaan di dada ini. Ya, saya memang membiasakan komunikasi terbuka dengan anak. Saya tahu siapa kawan-kawan, apa yang sedang dibaca atau apa yang sedang dikerjakan bersama kawan-kawannya.  Sayapun yakin, saya mengenal putri saya dengan baik. Lega deh.

Saya terpikir untuk memberinya vaksin HPV mengingat putri saya sudah menstruasi . Pemberian vaksinasi ini bertujuan mencegah. Sempat ada isyue kalau pemberian vaksin HPV ini bisa menyebabkan manepouse dini. Tapi isyue tersebut tidak benar.  dr Yuslam Fidianto Sp.OG, selaku narasumber blogger gathering hari itu menegaskan pemberian vaksinasi HPV tidak menyebabkan menepouse dini. Menopause berhubungan sama hormon dan siklus haid.

Pada perempuan dewasa yang sudah menikah atau yang aktif melakukan hubungan seksual, sangat disarankan melakukan papsmear, minimal setahun sekali. Dari Papsmear bisa diidentifikasikan beberapa penyakit sejak dini. Salah satunya kanker serviks. Kanker serviks bukan tanpa gejala atau datang secara mendadak. Ketidak pekaan kita yang seringkali membuat terkaget-kaget, ketika misalnya ada  vonis dokter yang mengatakan  stadium 2 kanker serviks.

Kanker serviks memberi tanda, seperti keputihan yang berbau, dan pendarahan berkelanjutan. Jangan pernah anggap sepele. Ah cuma keputihan, paling jamur atau ah pendarahan ini kan karena kelelahan. Sebagai orang awan, kita tetap perlu mempercayakan kesehatan pada ahlinya. Segera lakukan pemeriksaaan. Jika tenaga ahli kesehatan mengatakan tidak apa-apa, ya tidak apa-apa. Sebaaliknya jika tenaga kesehatan mengatakan harus ditindak lanjuti dengan pemeriksaan lab atau minum obat, baiknya segera dilakukan. Penyesalan selalu datang dibelakang- lah kalau di depan namanya pendaftaran, apa ada yang mau mendaftar untuk dapat penyakit? Pasti tak ada yang mau.

Kanker serviks dapat disembuhkan. Tanpa mendahului kuasa Tuhan YME. Pada dasarnya semua penyakit bisa dicegah. Dengan mendeteksi secara dini, berbagai penyakit dapat ditangani dengan cepat sehingga memungkinkan untuk disembuhkan. Sayangnya banyak orang pada masyarakat Indonesia, enggan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Salah satu dari tiga  poin utama pada Gerakan Hidup sehat Masyarakat atau GERMAS, adalah cek kesehatan secara rutin. Dua lainnya, perbanyaka konsumsi buah & sayuran serta banyak berolahraga. Seperti pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. 3 poin dalam gemas dapat menjauhkan kita dari berbagai penyakit. Itu upaya yang dilakukan pemerintah lewat GERMAS dengan tujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Karena berbagai penyakit yang ada, selain menghabiskan dana pemerintah juga menyebabkan produktifitas yang bersangkutan menurun. Maka kualitas hiduppun menjadi rendah.

Terima kasih kepada Mayapada Hospital. Mayapada Hospital Lebak Bulus, atau tepatnya Mayapada Hospital Tangerang, yang berada dalam Mayapada Healthcare Group, yang bersama dr Yuslam Fidianto Sp.OG, sudah mau berbagi informasi. RS. Mayapada bisa melayani pemberian vaksin HPV. Dengar-dengar, ada harga khusus loh buat blogger. Gathering Blogger ini afalah upaya RS. Mayapada mengedukasi Dan mensosialisasikan, seputar kanker serviks 

Kanker serviks walau  terjadi pada perempuan tetapi kaum lelaki bisa membantu mencegah dengan menjaga kebersihan  kehidupan tetap sehat.  Setia dan hormati pernikahan. Tidak melakukan hubungan sex selain dengan pasangan. Menjaga kebersihan alat kelamin/penis. Terutama pada lipatan kulit di kepala penis  lelaki yang tidak/belum bersunat. Biasanya di sanalah kotoran, biang penyakit bersembunyi.

Kebersihan alat kelamin baik pada lelaki maupun perempuan harus dijaga kebersihan. Jika  menggunakan toilet umum, di manapun. Nggak peduli di hotel atau di terminal/SPBU. Pastikan anda membilasnya dengan air mengalir. Bukan pada air yang ada di ember/bak tersedia. Bersih Pangkal Sehat. Termasuk harus selalu mencuci tangan, apalagi sebelum makan.

Saya Peduli kanker serviks, maka Saya berniat memberikan pada anak perempuan yang sudah menstruasi, sejak usia 11 tahun. Oh it's, pada wanita yang aktif melakukan huungan seks ada baiknya lakukan papsmear terlebih dahulu, jika dari hasil paspsmear diketahui ada yang tidak beres, harus segera ditangani. Jika hasil papsmear bagus, vaksin HPV bisa diberikan. Baksin HPV ini diberikan serangkaian sebanyak 3 kali. Vaksin kedua diberikan berjarak 3 bulan dan vaksin ketiga diberikan dalam jarak enam bulan. Harganya lumayan tetapi kesehatan jauh mahal.  Maka mencegah tetap lebih baik daripada mengobati.

Apakah dengan pemberian vaksin HPV, dijamin tidak akan terkena kanker serviks.  Kembali lagi pada gaya hidup.  Jika setia dan menghormati pernikahan, tidak melakukan hubungan seks dengan yang bukan pasangan, makan bernutrisi, rajin berolahraga, istirahat cukup tentu akan menjauhkan bukan hanya dari kanker serviks tapi juga dari penyakit yang lain. Termasuk tidak merokok dapat membuat hidup lebih sehat.

Ibu Elly Mawati, Survivor.



Melihat sosoknya, tidak terlihat ia penderita kanker colon (usus) dan kanker serviks. Bahkan mendengar ia berbagi kisah hidupnya, hanya airmata yang mengalir deras, dada ini bergetar hebat tak mampu berkomentar. Hanya dalam hati bertanya, kok bisa, kok ada perempuan kuat seperti Ibu Elly. Bagaimana mungkin perempuan ini yang begitu tertib menjaga kesehatan tubuhnya, harus menanggung kanker usus dan kanker serviks dalam waktu nyaris bersamaan?

Bahkan ia menanggung penderitaannya sendiri. Nyaris tak berbagi dengan suami maupun pada kedua anaknya. Alasannya, ibu Elly tidak ingin membagi kecemasan baik pada suami dan pada anaknya. Karena anak-anak tengah berjuang untuk kehidupan mereka (masih kuliah) sedangkan Ibu Elly enggan berbagi dengan suami karena ia tidak ingin mengganggu /membebani pikiran sang suami. Sang suami yang mempunyai usaha bengkel harus bekerja. Jika pikirannya terganggu tentu tak dapat bekerja. Padahal dari usaha bengkel itu nafkah di dapat termasuk untuk membiayai pengobatan.


Serangkaian operasi berulang dan pengobatan yang berkelanjutan harus dijalani Bu Elly, kuncinya cuma satu, ikhlas menerima dan menjalani. Kompromi dengan diri sendiri. Bagaimana bisa bangkit dan kuat kalau tidak menguatkan diri? Karena itu Ibu Elly menyarankan, bila ada yang sakit, bergabunglah pada kelompok-kelompok senasib. Bukan untuk meratapi, sebaliknya untuk saling menguatkan. Bahkan bisa jadi jika ada kawan yang meninggal. Obat-obatannya bisa diberikan kepada yang masih berjuang untuk kesembuhan. Miris tapi ini realita. Bergabung dengan kawan senasib, bisa saling bertukar info dan perasaan yang sama.  Namun dari semua yang dikisahkan Ibu Elly, dua hal yang saya tangkap dan pahami, Ikhlas tetap berusaha. Ikhlas menerima dan teap berusaha melakukan upaya penyembuhan. Hati yang riang dapat menekan pertumbuhan penyakit karena hati yang gembira adalah obat. Ya, Ibu Elly meyakini kanker serviks dapat disembuhkan.