Google Adsense

Cetaphil Gentle Skin Cleanser Jadikan Kulit Bersih dan Lembut


Saya perempuan yang senang bertemu, berdialog, berinteraksi dengan banyak orang, dari semua golongan. Menjadi blogger, memberi kesempatan saya mengikuti gathering dengan berbagai komunitas. Bahkan mendapat kesempatan melakukan kegiatan bersama-sama. Demo masak, demo kecantikan, diskusi publik,  meninjau pembangunan stasiun Kereta, menjadi Laskar Gerhana Detikcom, mengikuti Press Tour bersama Biro Komunikasi Kemenkes RI dan banyak lagi.

Menjalani kegiatan yang saya suka, membuat saya tak ingat akan resah lelah. Tapi tidak juga membuat saya abai menjaga kesehatan dan kebersihan. Terutama kebersihan dan kesehatan kulit wajah. Saya sadar saya tidak memiliki wajah cantik tapi saya meyakini saya cukup menarik untuk dilihat. Pede abizzz. 

Salah satu upaya untuk tampil menarik adalah dengan face painting. Tapi sesudah di cat, ketika dibersihkan dengan sabun biasa, tidak terlalu bersih. Harus menggunakan facial foam berulang-ulang. Tapi dengan Cetaphil Gentle Skin Cleanser, membersihkan sisa face painting, semudah mengangkat lemak di wajan dengan sabun pembersih piring dengan kekuatan 100 jeruk nipis.

Rasa percaya diri, memancarkan aura kecantikan dari dalam. Namun demikian untuk mendapatkan kulit wajah yang sehat sehingga enak dilihat, ada beberapa hal yang saya lakukan. Asupan gizi sudah pasti. Mengingat usia, saya sudah mulai mengurangi karbohidrat, kecuali saat tinggi aktifitas di luar ruang. (Melakukan perjalanan, misalanya.) Jika aktifitas saya biasa saja, maka saya hanya makan karbohidrat (nasi/roti/kentang) satu kali dalam sehari. Sudah hamir lima tahun terakhir, saya membiasakan sarapan dengan buah. Siang hari makan lengkap, malam hari hanya sayur dan buah.



Saya punya kebiasaan kurang baik. Hingga saat ini saya masih sangat mencintai minuman ringan bersoda. Tapi saya tahu diri, jika minum satu botol (ukuran 500 ml) saya akan menebusnya dengan minum air putih 3 kali lebih banyak. Dalam sehari jika disarankan sekurang-sekurangnya 8 gelas atau setara 2 L, maka saya bisa minum air putih hingga 3 liter. Saya juga orang yang percaya, kekurangan cairan tubuh akan membuat kulit kering, kusam dan cepat berkerut.

Balik lagi bicara soal kecantikan kulit wajah, saya meyakini, kontribusi gizi dari makanan yang kita makan mempunyai peran besar.  Termasuk dari jenis makanannya. Sejak saya kecil, Ibu membiasakan kami makan sayur dan buah jauh lebih sering dan lebih banyak daripada lauk seperti  telur, ayam, daging dan ikan. Hal yang akhirnya juga saya terapkan pada kedua anak saya. Karena pola makan ajaran dari orangtua, membuat saya tidak berbau badan.

Bau badan bisa disebabkan kebersihan yang tidak baik. Karena tubuh yang tidak bersih akan mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Bicara kebersihan, saya sangat menjaganya. Saya menggunakan Cetaphil Gentle SkinCleanser. Terbuat dari bahan yang ramah dengan kulit karena tidak berbau, tidak berbusa tapi memberi efek bersih yang nyata. Berbentuk gel, sehingga mudah menggunakannya. Nggak perlu takut tumpah. Cukup mengusapkan Cetaphil Gentle Skin Cleanser pada permukaan kulit wajah atau bagian tubh yang ingin dibersihkan, pijat-pijat 10-15 detik lalu bisa dibilas dengan air atau cukup diusap dengan handuk. Maka kulit jadi terlihat segar dan bersih. Makanya Cetaphil Gentle Skin Cleanser  praktis di bawa berpergian karena penggunaannya yang sangat mudah.

Cetaphil di produksi  oleh sebuah perusahaan dermatology asal Canada, yaitu: Galderma Company, Kelebihan Cetaphil Gentle Skin Cleanser  dapat digunakan siapa saja. Artinya bisa digunakan mulai dari bayi, hingga orangtua. Karena Cetaphil Gentle Skin Cleanser  juga mempunyai manfaat sebagai pelembab. Sehingga kulit tetap terjaga kelembutannya dan tidak terhidrasi.

Bagi anda pemilik kulit berminyak, tidak perlu khawatir karena Cetaphil Gentle Skin Cleanser  tidak mengandung minyak, Non Comedogenic, tanpa pengharum apalagi pewarna, sehingga aman bagi kulit wajah.  Cetaphil Gentle Skin Cleanser  dapat digunakan semua jenis kulit. Cetaphil Gentle Skin Cleanser  adalah sabun pembersih tanpa pengharum/pewangi.

Pertama kali menggunakannya, langsung terasa kulit wajah bersih dan lembut. Biasanya jika menggunakn facial foam, pasti kulit sedikit kering. Sehingga usai membersihkan wajah, otomatis saya akan menggunakan pelembab lagi. Tapi tidak, sesudah menggunakan Cetaphil Gentle Skin Cleanser. Amazing juga. Jadi Cetaphil Gentle Skin Cleanser  bisa berfungsi juga sebagai pelembab. Awalnya saya kira produk ini hanya untuk balita karena tingkat safetynya yang tinggi. Saat anak-anak saya bayi, saya tidak pernah menggunakan lotion atau baby powder  yang banyak dijual umum (bahkan hadiah ketika mereka lahir) Karena kedua anak saya memiliki alergi. Sehingga lotion/bedak yang kami gunakan rekomendasi dokter kulit.

Sekarang anak-anak saya sudah remaja, ketika usia mereka di atas lima tahun, daya tahan tubuhnya sudah berkembang dengan baik, jadi alerginya sudah berkurang. Namun saya tetap tidak mengizinkan sembarang menggunakan pembersih tubuh. Ternyata Cetaphil Gentle Skin Cleanser   ketika digunakan kedua anak saya, mereka langsung merasa cocok. Kata si bungsu (perempuan13 tahun) berkomentar panjang.

“sabun ini enak banget loh. Kulit mukaku langsung terasa bersih dan lembut. Emang sih nggak harum. Tapi kebersihan dan kelembutan lebih penting darupada keharuman. Iya kan Ma?”

Saya tidak menjawab, hanya tersenyum sambil mengangkat bahu.

Si Kakak (laki-laki 16 tahun) “Harga emang tidak bisa bohong. Ini tidak murahkan Ma?” Kali ini saya mencoba mendebat. 

“Tergantung  kak. Kalau hasilnya nyata, harga jadi nomor dua” jawabku.

“Saya suka cara Mama berpikir, berarti kita bisa terus menggunakan Cetaphil karena badanku terasa nyaman setelah mandi menggunakan Cetaphil“ Ujar si Kakak sambil mencium saya.

Harga ecer di online shop, Cetaphil Gentle Skin Cleanser  kemasan 125 ml, berkisar Rp. 200.000. Cukup menguras kantong. Tapi jauh lebih bermanfaat saya membeli Cetaphil Gentle Skin Cleanser   daripada uang saya ke dokter kulit. Dengan kulit wajah yang sehat, hanya diberi sentuhan make up ringan, saya terlihat menyegarkan. Banyak yang mengomentari penamilan saya jauh di bawah usia saya yang sebenarnya. Bahkan tidak sedikit yang tidak percaya ketika saya katakana usia saya sudah setengah abad.





Awet muda adalah proses yang sudah berjalan sejak lama. Bukan hasil yang didapat secara instan. Menjaga dan merawat adalah bukti nyata. Plus, produk yang digunakan. Cantik itu pancaran hati yang bahagia. Cantik kulit wajah di dapat dari kebersihan dan kesehatan yang terjaga. Dengan kulit wajah yang sehat dan segar, bertemu dengan siapa saja menjadi lebih percaya diri. Berinteraksi  dengan sanak keluarga dan kawan-kawan, selalu membuat hati bahagia. Pada akhirnya wajah cantik akan jelas terlihat jika hati bahagia.
Read More

Menghadapi Gerakan Tutup Mulut Pada Anak


dr. Wiyarni Pambudi, Sp. A(K)


Walau saya sudah memiliki anak usia jelang remaja, saya tetap rajin mengikuti kelas parenting. Minggu lalu saya menghadiri kelas parenting di Hotel Veranda, Jakarta Selatan. Kegiatan ini  diselenggarakan oleh Blibli.com, Tiga Generasi dan Mumsandbabies.id.

Memasuki hotel Veranda, saya berjalan tenang sambil memperhatikan sekeliling. Sopalnya lokasi hotel ini, dulu sempat menjadi bioskop. Tahun berganti tahun situasi berubah dan lokasi ini mejadi hotel berbintang yang berdiri megah.

Memasuki lobi, tidak terlalu ramai. Bahkan saya sempat ragu, tujuan saya benar atau salah.  Saya melangkahkan kaki ke meja informasi/resepsionis dan bertanya lokasi acara bli-bli.com. Lokasinya satu lantai di atas. Berbegas saya menaiki tangga, lamat-lamat telinga saya menangkap keriuhan music dan suara ramai orang bercakap-cakap.

Satu kata Wow! Begitu tiba di lantai atas, tengok ke kiri ada tempat pendaftaran terlihat meriah-banyak orang dan hiasan. Setelah mendaftar lalu dipersilahkan masuk dan cari sendiri kelas 2 parenting di ruangan Oakwood. Suasan terlihat seperti karnaval karena hiasan aneka warna dari booth yang ada. Sayang, menurut saya ruangan jadi terlihat sempit. Untuk anak-anak harusnya ruangannya lebih luas. Maka yang saya rasa adalah pengab. Bahkan untuk lalu lalang, kita harus bersentuhan dengan orang lain.

Jujur saya nggak mengira suasananya ramai banget. Menurut saya walau tema yang di bahas mengenai anak, tetap nggak pas kalau membawa anak-anak. Tetap saja terasa mengganggu. Di luar kelas ada tempat anak bermain tapi para prtu yang terlihat datang berpasang-pasangan (banyak artis) lengkap dengan ortu masing-masing bahkan baby siter. Nggak heran sih karena salah satu acara di kelas besar bertema :”Mengasuh bersama kakek-nenek, siapa takut?” Tapi jujur jadi sulit konsenterasi.

Hari ini parenting class #Ortutahubersama terdiri dari3 kelas kecil.

1.  Mendisiplinkan anak sejak bayi, bisa nggak ya?

2. Tetap tenang menghadapi gerakan tutup mulut pada anak

3.Membuat MPASI menjadi (MP) asik.

Saya memilih kelas 2. Karena saya pernah mengalaminya dan ingin tahu, apa penyebabnya. Kelas 2 diberi pemamaparan oleh dr. Wiyarni Pambudi, Sp. A(K)
Info menarik yang saya dapati, ternyata sebagai ortu saya kurang peka. Ketika anak melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM) saat makan, ada banyak hal terjadi. Dulu saya beranggapan sekedar menguji saya. Saat kedua anak masih di bawah setahun, konsisinya saya masih ibu pekerja di luar rumah alias berkantor. Bahkan saya banyak meninggalkan mereka karena harus bertugas ke luar kota.

Sehingga jika bertemua anak-anak, dalam diri saya pribadi terjadi banyak pergolakan. Antara ingin menjadi ibu yang baik, dianggap baik (pencitraan) hingga perasaan bersalah karena nggak bisa selalu bersama anaka-anak. Makanya ketika anak melakukan GTM, saya nggak bisa marah bisa Cuma menangis.

Menurut dr. Wiyarni Pambudi, Sp. A(K), ketika anak melakukan GTM bisa jadi ada masalah dengan mulut dan gigi. Karena awalnya anak mau membuka mulut. Jika suka langsung dikunyah, jika tidak dibuang. Dibuang pertama kali, saya masih sabar tapi karena lelah, lama-lama sabar saya habis. Saya tidak mau tahu kalau anak bisa jadi punya alasan.

Namun apa iya anak melakukan GTM dianggap sebagai masalah? Melepeh, menolak makan, menyembur, menangis adalah reaksi yang wajar pada anak-anak saat menolak makan.

Rasa,
Bisa jadi rasa yang menurut kita enak, menurut anak tidak enak.
Rasa yang disukai semua anak adalah manis. Karena ASI rasanya manis. Setelah manis baru rasa gurih. Dalam membuat makanan anak-anak saya tidak memberi penguat rasa, sehingga bisa jadi rasanya tawar. Pantas kalau anak nggak suka.
Supaya suka, bisa diberi tambahan rasa buah yang manis atau sedikit gula. Sedikit sekali. Yang penting tidak tawar. Kita bisa mmeberikan rasa makan berslang seling antara manis dan gurih. Nasi dan sup suka saya selingi dengan air jeruk manis. Makanan gurih seperti kerupuk dan keripik sangat tidak disarankan.

Tekstur
Kerapkali sebagai ortu didorong tanggung jawab ingin memberi yang terbaik bagi anak. Sehingga berdasarkan teori dari buku atau nasehat keluarga/ortu dan dokter. Anak-anak diberikan tektur makanan berdasarkan usia. Mulai dari cair, halus, agak kasar, bubur hingga nasi lembek. Reaksi pertama anak nggak suka, langsung balik ke jenis teksutur awal, halus (hasil saring). Terus lupa. Nah seharusnya setelah satu dua hari yang di coba lagi tekstur yang sesuai umurnya.

Karena GTM pada anak bisa jadi ada satiawan atau ada gigi yang baru mau tumbuh. Kondisi semacam itu memang tidak enak untuk makan. Maka pengertian dan kesabaran ortu menjadi yang utama. Saya melakukan kesalahan fatal pada anak pertama. Karena saya takut anak nggak makan ujung-ujungnya sakit. Maka saya membiarkan anak makan dengan tekstur halus hingga usia 2 tahun lebih. Si slung baru bisa makan nasi ketika punya adik dan berusia setahun. Si adik makan nasi, baru si sulung tertarik minta.

Pada kesempatan ngobrol langsung dengan dr. Wiyarni Pambudi, Sp. A(K), saya menceritakan pengalaman saya. Dampak pada si sulung hingga sekarang diusianya yang sudah mau 16 tahun, ia hanya memiliki sedikit jenis makanan yang di suka. Ini agak merepotkan kalau kami harus makan di luar rumah atau ke luar kota.

Ketika masih anak-anak (Balita) sebelum pergi saya memastikan si sulung kenyang dan membawa bekal makanan yang ia suka. Berbeda dengan si adik yang mudah beradaptasi dengan jenis makanan apa saja. Apa yang terjadi pada sulung saya menurut dr. Wiyarni Pambudi, Sp. A(K), karena pemberian jenis makan yang salah (masih dihaluskan hingga usia 2 tahun lebih) Maka disarankan saya untuk tetap mulai mengenali kembali aneka jenis makanan.

Porsi,
Anggapan anak gemuk anak sehat sudah tidak pas. Anak sehat idak harus gemu. Benar kenaikan berat badan adalah indikasi kesehatan balita. Tapi tidak lantas porsi makan si anak menjadi berlebihan karena mengejar target kenaikan berat badan.

Anak juga bisa membaca situasi. Jika makanan yang diberikan terlampau banyak maka saat makan dianggap suatu penyiksaan. Jadi jangan heran kalau anak melakukan GTM. Menurut dr. Wiyarni Pambudi, Sp. A(K),, lambung bayi ketika baru lair Cuma sebesar kelereng kecil. Besar lambung akan berubah seiring usia. Begitu usia bayi lebih dari 3 bulan, lambungnyapun membesar menjadi sebesar telur. Saat itu bayi sudah bisa minum sekitar 60 cc.

Jadi anda yang mempunyai bati jangan heran, jika bayi terus menerus menetek. Berhenti mungkin hanya pada saat tidur. Karena lambung bayi yang masih kecil tadi maka otomatis cepat kosong dan bayi merasa lapar lagi.

Pada bayi dan balita yang mulai mengkonsumsi MPASI, porsinyapuna di mulai dari sedikit. 5 sendok sebagai pengenalan sudah bagus. Dapat diberikan berulang selang dua jam. Jadi jangan waktu makan anak disesuaikan dengan waktu makan orang dewasa sehingga sekali makan dalam porsi besar. Intinya sedikit tapi berulang.

Jenis.
Sayur, buah, lauk dikenalkan sejak anak bayi. Apa yang dikenal sejak usia dini aka nada dalam memori anak. Kegagalan orangtua mengenalkan jenis makanan pada anak berdapak anak nggak suka diusia yang seharusnya mulai mengkonsumsi berbagai jenis makanan sesuai pertumbuhannnya. Saya merasa gagal memperkenalkan macam-macam buah pada kedua anak saya. Karena dulu ketika anak-anak Cuma suka pisang dan pepaya plus jeruk, hanya tiga jenis buah itu yang saya berikan. Akibatnya hingga hari ini hanya 3 jenis buah itu yang tidak ditolak. Jenis buah lainnya, masih coba-coba. Padahal emaknya ini, suka banget sama manga, rambutan, anggur, alpukat, durian, pir dan jambu.

Intinya sih, kini saya paham. Anak nggak perlu dipaksa. Karena ketika anak melakukan GTM, sesungguhnya ia sedang meunjukan dirinya. Dan itu harus dihargai. Tak perlu takut menghadapi GTM pada anak. Cara lain menghadapi GTM saat membei makan, sesekali keluarlah dari kebiasaan. Makan sambil bermain nggak dosa kok asal jangan jadi kebiasaan. Dulu saya mendisiplinkan makan anak di meja makan. Tapi saya agak longgar, karena saya bisa sambil bercerita tentang apa yang di makan.

Bercerita upaya saya mengalihkan perhatian anak, mengajar anak mengenai manfaat makanan dan membiasakan anak mendengar suara saya. Saya bisa bercerita wortel sebagai makan yang berguna bagi tubuh lewat cerita kelinci bermata bagus karena suka wortel. Saya mengajar anak saya memainkan matanya, menatapnya dan mengingatkan fungsi wortel bagi pertumbuhan.

Psikholog Anna Dauhan M.Sc (Berbaju hijau)
bersama MC, Perwakilan Tiga Generasi dan
Istri Indra Birowo,
yang mewakili ortu rempong mengasuh bersama
kakek-nenek

Dari kelas kecil, saya mengikuti kelas besar bertema :”Mengasuh bersama kakek-nenek, siapa takut?” Di kota-kota besar memang sudah ada tempat penitipan anak. Tapi bagi masyarakat Indonesia yang terkenal dengan kekeluargaan, menitipkan anak oada kakek-nenek terasa lebih nyaman. Walau kenyataannya, justru pengasuhan bersama dengan kakek-nenek menimbulkan banyak dilemma. Biasanya apa yang ditetapkan orangtua kerap nggak disepakati kakek-nenek.

Hal ini berdampak pada kebingungan pada anak dan perselisihan anatara ortu engan kakek-nenek. Apalagi kalau model pengasuhan ortu ke anak tidak sama dengan pengasuhan kakek-nenek ke ortu. Ini seperti memelihara bom waktu. Menurut psikholog Anna Dauhan M.Sc. Kakek-nenek harus “back of”. Biar bagaimanapun juga hubungan yang sehat yang hubungan anak dan ortu. Biarpun kakek nenek, cintanya minta ampun. Demi kebaikan anak/cucu maka kakek-nenek harus membiarkan ortu yang memegang kendali pengasuhan.

Poin utamanya adalah komunikasi dan bangun kesepakatan antara ortu dan kakek-nenek dalam pengasuhan pada anak/cucu. Sehingga tidak terjadi kebingungan. Ini masalah sususa-susah gampang. Tapi saya melakukan itu. Saya tidak memberi kesempatan orang lain termasuk ortu dan mrtua ikut campur tangan dalam pola asuh kedua anak saya.

Kebetulan juga, saya sejak 3 bulan menikah langsung memilih berpiah dari ortu dan mertua. Ketika mempunyai anak walau harus bekerja ke luar kota dan berpesan pada ortu dan kakak-kakak untuk ikut menjaga anak-anak saya, saya punya dua pengasuh anak yang saya kontrol penuh.


Keterbukaan, pengertian dan saling menghormati menjadi kunci pengasuhan bersama bisa berjalan dengan baik. Karena harus diingat anak anak/cucu yang menjadi pertaruhan. Jangan karena cinta si anak/ si cucu menjadi korban.
Read More

Satelit BRI, Sejarah Baru Layanan Perbankan di Era Digital

Sumber:

Jadi blogger itu asik dan seru. Saya termasuk satu dari 30 blogger yang berkesempatan menjadi saksi peluncuran BRIsat. Hampir dua minggu rencana disusun hingga hari H, tapi tetap ada kendala, hingga diundur lagi. Kecewa? pasti, tapi kami tetap senang, penundaan tetap tak menghilangkan minat kami menjadi saksi. Dan Minggu 19 Juni 2016, saya bangun tengah malam hingga pagi, demi menjadi saksi.

Sejarah mencatat, dengan diluncurkannya satelit BRI, pada Minggu, 19 Juni 2016, Pk. 03.00-04.00 waktu Indonesia. Satelit BRI diberi nama BRIsat. BRI menjadi bank pertama dan satu-satunya Bank yang memiliki satelit. Setelah mengalami beberapakali penundaan, akhirnya satelit BRI diluncurkan dari Guiana Space Center, Kourou, French Guiana.

BRIsat merupakan satelit kelima dari Indonesia yang diluncurkan Arianespace, dan merupakan satelit pertama milik bank yang diluncurkan perusahaan tersebut. Satelit BRIsat dibuat oleh SSL, perusahaan pembuat satelit asal Amerika Serikat (AS). Sementara peluncuran dilakukan dengan roket Ariane 5 yang dibuat oleh Arianespace,  perusahaan jasa antariksa asal Prancis.

Peluncuran satelit BRI adalah sejarah baru layanan perbankan di era digital. Indonesia adalah Negara yang memiliki banyak kepulauan dan jangkauan laut yang luas. Kondisi ini tidak memungkinkan terhubung dengan serat fiber telekomunikasi. Karena itu satelit BRI hadir untuk menawarkan solusi. 


Terobosan ini akan mendorong bisnis pembiayaan mikro di daerah pelosok Indonesia. Selama ini kita tahu, perbankan kesulitan melayani nasabah baik individu maupun institusi yang berada jauh dari perkotaan. Di tengah perkebunan atau pegunungan, jaringan internet belum menjangkau. Ini jelas sebuah hambatan. Dengan adanya satelit BRI, di manapun dan kapanpun, BRI dapat melayani nasabahnya.

Menurut Direktur Utama BRI, Asmawi Syam, dengan adanya BRIsat, pihaknya akan membuat sejumlah inovai layanan, mengembangkan produk digital perbankan, seperti video banking dan pasar digital. Selain itu BRI juga akan memasang jaringan wifi gratis di pasar-pasar. Tapi jaringan ini hanya diperuntukan nasabah BRI agar bisa mengakses layanan perbankan dengan mudah. Selain itu BRI juga akan sering mengadakan teleconference dengan nasabah untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan nasabah.

Manfaat dengan adanya BRIsat:

1.  Bank BRI  lebih mudah melakukan inovasi produk perbankan yang baru.

2. Mempercepat unit kerja BRI yang tersebar di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

3. Sehingga bisa memberi layanan kepada nasabah dengan jangkauan yang lebih luas

4.  Meningkatkan layanan digital perbankan seperti e-banking, e-commerce, transfer, setor dan tarik tunai dari atm

5. Dapat menarik nasabah global

Saat ini BRI merupakan bank yang memiliki jaringan ATM terbesar, sekitar 22.000 unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan BRIsat, koneksi jaringan ATM juga lebih baik sehingga dapat mempercepat proses transasksi.
BRI juga akan segera mewujudkan  papperless company. Dengan begitu BRI akan menjadi perusahaan berbasis aplikasi (Tanpa kertas)

Kebayangkan kerennya, berbagai surat menyurat sudah kita lakukan dengan surat elektronik/email. Dengan adanya BRIsat, Bank BRI bisa mulai menerapkan izin cuti, sakit atau pengisisan formulir terkait keputusan dari atasan semua bisa dilakukan dengan bantuan jaringan internet. Berarti akan ada penghematan kertas, mengurangi penebangan pohon, dan bisa berharap bumiku hijau kembali.

Jadi dengan kata lain satelit BRI bukan hanya bisa memermudah pekerjaan tapi juga bisa meningkatan efesiensi yang signifikan pada biaya operasional. Soalnya, dengan berbasis teknologi, otomatis tidak membutuhan banyak karyawan. Karyawan yang ada bisa diturunkan ke lapangan menjadi petugas pemasaran atau melayani nasabah.

Bahkan untuk pendidikan karyawan tidak perlu dikirim ke luar daerah/ ke luar kota karena dengan adanya jaringan internet, pelatihan tidak perlu dikumpulkan di satu tempat. Pemberi materi dapat melakukannya dari Jakarta tapi dapat diikuti oleh peserta di daerah lewat internet. Dengan e-learning, tidak perlu ada biaya transportasi dan penginapan. Penghematan ini juga berlaku pada pemangkasan anggaran. Selama ini BRI menyewa satelit untuk memerlancar komunikasi dan pekerjaan. Dengan adanya BRIsat, biaya telekomunikasi bisa dihemat.

Sumber: 

Jika BRI bisa banyak melakukan penghematan, maka seperti yang diharapak wakil presiden Jusuf Kalla, BRI bisa menurunkan suku bunga pinjaman. Karena dengan akurasi dan peningkatan kualitas otomatis akan menurunkan resiko.

Fakta unik di balik peluncuran BRIsat

1. Mengalami beberapa kali pengunduran dari jadwal yang direncanakan

2. Rekor baru dalam peluncuran satelit karena roket membawa 2 satelit

3. BRIsat adalah satelit Indonesia kelima

4. BRIsat, satelit pertama milik bank/ perusahaan jasa keungan.

5.  Inilah 4 satelit sebelum BRIsat: Palapa C2 pada Mei 1996 untuk Indosat. Lalu satelit Cakrawarta 1 pada November 2006, kemudian Telkom 1 pada Agustus 1998, Telkom 2 pada November 2005

6. Roket terberat karena mengangkut BRIsat dengan berat 10,8 ton

7.  Kourou, French Guiana dipilih menjadi lokasi peluncuran karena dekat dengan garis khatulistiwa. Tidak ada badai atau topan. Tidak ada gempa. Bukan basis militer

Menurut CEO sekaligus Chairman Arianespace, Stephane Israel

1.  Indonesia akan menjadi pelanggan yang besar untuk industri antariksa. Karena Indonesia memiliki populasi yang besar dan terus berkembang

2.  Indonesia jadi negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara. Lalu dengan kondisi geografi kepulauan, satelit menjadi kebutuhan yang penting. Karena alasan itu, Indonesia akan menjadi pasar yang penting

3. peluncuran BRIsat sangat inovatif, dan penting karena  satelit ini bertujuan untuk meningkatkan layanannya

4.  BRIsatIni akan memberikan ide segar bagi perusahaan keuangan lain, karena dengan menggunakan satelit dapat meningkatkan bisnisnya

5.  Peluncuran BRIsat jadi evolusi bagi sektor keuangan dunia.

Sebagai bangsa Indonesia, saya bangga dengan BRIsat. Ini menunjukan pemikiran orang Indonesia dalam hal ini BRI sudah maju dan tanggap pada perubahan zaman. Era digital perlu disikapi dengan beradaptasi dan masuk mengikuti masanya.

Menjadi saksi mata peluncuran BRIsat kebanggan lain. walau pelaksanannya mengalami berbagai kendala, namun akhirnya BRisat sudah diluncurkan. Semoga segala sesuatunya menjadi lebih baik tertutama dalam layanan perbankan. Selamat untuk BRI. Selamat untuk bangsa Indonesia.
Ngantuk tapi tetap happy


Ngantuk tetep narsis


Sumber: 

http://finance.detik.com/read/2016/06/18/112252/3236409/4/brisat-bikin-transaksi-di-bri-lebih-cepat

http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20160619083851-213-139241/melihat-detik-detik-peluncuran-satelit-brisat/

Sumber: http://finance.detik.com/read/2016/06/21/065253/3238018/459/ceo-arianespace-peluncuran-satelit-bri-dan-rekor-baru
Read More

AIA Sakinah Assurance Alternatif Proteksi Resiko Kehidupan


Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total premi asuransi syariah sepanjang tahun 2015 mencapai Rp 10,49 triliun. Sementara jumlah klaim brutonya sebesar Rp 3,34 triliun.

Jika dibandingkan dengan realisasi asuransi konvensional, pencapaian asuransi syariah masih jauh tertinggal. Jumlah premi asuransi konvensional selama tahun 2015 sebesar Rp 181,47 triliun, sedangkan jumlah klaim sebesar Rp 104,87 triliun. Sumber: http://www.dream.co.id/dinar/aia-finance-luncurkan-aia-sakinah-assurance-160613m.html

Dari data di atas, terlihat asuransi syariah memiliki peluang yang sangat besar, mengingat Indonesia memiliki penduduk dengan penganut Islam terbesar.  Pelayanan dan pengenalan asuransi yang kurang baik di masa lalu meninggalkan bekas yang mendalam. Para telemarketer  yang mengundang nasabah untuk membeli produk asuransi, entah mengapa terasa sebagai sebuah gangguan.

PT AIA Financial (AIA) memperkuat bisnis syariahnya dengan meluncurkan produk asuransi jiwa syariahnya, AIA Sakinah Assurance. Perusahaan ini mengharapkan masyarakat Indonesia bisa mendapatkan proteksi jiwa dan simpanan jangka panjang sesuai dengan prinsip syariah.

Chief Marketing Officer AIA Financial, Lim Chet Ming  mengatakan : “Dengan memperhatikan pertumbuhan positif ekonomi Indonesia dan mayoritas penduduknya muslim, peluang asuransi jiwa berbasis syariah diprediksi akan tumbuh positif. Sumber: http://www.dream.co.id/dinar/ini-penyebab-kecilnya-penetrasi-asuransi-syariah-di-indonesia-160609c.html

AIA adalah salah satu perusahaan asuransi terpercaya yang sudah melayani Indonesia lebih dari 90 tahun. Maka pengalaman AIA dalam mengenali masyarakat Indonesia tidak perlu diragukan. Sehingga AIA mengeluarkan produk asuransi  jiwa syariah dengan nama Asuransi Sakinah. Sesuai dengan makna Sakinah, yaitu damai/tenang/tentram, maka asuransi Sakinah bertujuan memberikan jaminan ketenangan kepada nasabahnya. Tujuan hidup semua manusia adalah hidup damai, tenang, tentram dan bahagia bersama orang-orang yang dicintai.


 AIA Sakinah Assurance.  ada untuk menemani Anda jalani hidup dengan tenang karena AIA Sakinah Assurance menawarkan perlindungan jiwa sekaligus investasi sebagai perencanaan keuangan dengan dasar pengelolaan sesuai dengan prinsip syariah. Ini yang banyak tidak dipahami. selama ini masyarakat beranggapan berasuransi sama dengan pemborosan. Sesungguhnya berasuransi adalah investasi jangka anjang agar hidup ke depan bisa tenang dan nyaman.

Fritz dari AIA Indonesia, saat acara Blogger & Beyond, kolaborasi Blogger Perempuan, AIA dan ValuKlik, menjelaskan asuransi sebagai arisan. Telinga saya langsung menyimak. Lucu juga analoginya. Kata arisan adalah kata dan kegiatan yang sangat dekat dengan perempuan. Jadi analogi arisan untuk arisan terasa pas, apalagi disampaikan dihadapan peserta yang mayoritas perempuan. Layaknya arisan harus ada, peserta, uang dan pengelola. Begitu dengan asuransi, ada penerima manfaat, premi dan pengelola.




Tapi jauh lebih mudah mengajak para perempuan untuk ikut arisan, mulai dari arisan panci sampai arisan berlian ketimbang membeli polis asuransi. Padahal tidak sedikit yang paham dari manfaat asuransi. Sebetulnya, sebagian masyarakat paham, manfaat asuransi. Sayangnya pemahaman ini tersimpan di bawah alam sadar. Jika dihadapi pada sakit atau kecelakaan, ingatan akan peran asuransi baru naik kepermukaan. Lalu yang tertinggal penyesalan.

Di mana salahnya? Yang salah di penjara.- abaikan! Yang salah adalah ketidak pahaman agen asuransi terhadap produk yang ditawarkan, membuat konsumen lebih tidak pahaml agi dengan produk asuransi yang dibeli. Padahal syarat utama mengenali manfaat asuranis adalah beli seusai kebutuhan. Misalnya, dalam sebuah keluarga pencari nafkah adalah Ayah, maka ayahlah yang harus mempunyai asuransi. Agar jika terjadi sesuatu pada Ayah, istri dan anak-anak tetap terjaga stabilitas keuangannya.

Mengapa AIA Sakinah Assurance? Karena  memiliki 4 keunggulan Yaitu:

1.       TENANG. Pengelolaan asuransi sesuai prinsip syariah: saling menolong, melindungi dan menanggung risiko antar sesama Peserta asuransi jiwa syariah.

2.       TENTERAM. Memberikan Anda perlindungan jiwa dan kecelakaan dengan beragam pilihan Asuransi Tambahan.


3.       OPTIMAL. Perencanaan keuangan yang maksimal dengan berbagai pilihan jenis investasi berbasis syariah.

4.       BAHAGIA. Dapatkan kesempatan memperoleh Manfaat Loyalitas, Surplus Underwriting dan jaminan Polis tetap berlaku dalam tujuh Tahun Polis pertama.



Peluang bisnis asuransi di Indonesia masih memiliki pasar yang sangat luas, Produk asuransi syariah akan banyak diminati. Yang menjadi tantangan ke depannya adalah bagaimana mensosialisasikan atau mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya asuransi. Hal ini tidak bisa dilakukan perusahaan asuransi saja tapi juga dbutuhkan campur tangan pemerintah. Karena pemerintah sendiri tidak akan mampu pada saat ini memberikan layanan kesehatan yang sesuai kebutuhan. Peran asuransi swasta sangat besar dalam membantu pemerintah mengurangi beban biaya perawatan kesehatan bagi masyarakat. Karena itu kolaborasi pemerintah dan swasta seharusnya mempermudah proses sosialisasi pada masyarakat mengenai pentingnya manfaat asuransi.


AIA Sakinah Assurance hadir menjadi alternative proteksi resiko kehidupan. Memberikan jaminan perlindungan yang memberikan ketenangan pada masyarakat. Apapun produk asuransinya semua bertujuan baik namun konsumen harus mengenali dengan benar apa yang dibutuhkan. AIA Sakinah Assurance, salah produk asuransi yang memenuhi kebutuhan anda.

Untuk informasi lebih lanjut
KANTOR PUSAT AIA Central
Jl. Jend. Sudirman Kav. 48A
Jakarta Selatan 12930. Indonesia

Telp. 62-21 5421 8888
AIA Customer Care Line
1500 980
id.customer@aia.com
Read More

Binus Online Learning Fasilitasi Maju Tanpa Batas



Salah satu kesulitan untuk mengakses pendidikan bukan hanya keterbatasan lembaga pendidikan itu sendiri tapi juga jarak dan biaya. Banyak lembagai pendidikan di sekitar tempat tinggal kita tapi kalau biayanya mahal, maka akan sulit juga anak-anak kita sekolah di sana. Sebagai orangtua, saya dan pasangan kerap dipusingkan dengan pemilihan sekolah bagi kedua anak kami. Salah seorang kawan, secara bercanda mengatakan, pusing memikirkan sekolah anak adalah salah satu tugas orangtua.

Tapi saya juga nggak mau cepat tua dikarenakan pusing memikirkan sekolah anak. Sebagai orangtua, saya memiliki beberapa kriteria dalam memilih sekolah anak-anak, yaitu:

1. Berkualitas, memiliki reputasi dalam kegiatan ajar-mengajar. Entah kurikulumnya yang baik atau siswa-siswanya yang berprestasi.

2. Jarak tempuh dari rumah tidak terlalu jauh. Bukan khawatir dengan biaya transportnya tapi saya tidak mau waktu habis diperjalanan. Sehingga tiba di tempat belajar sudah lelah.

3. Biaya pendidikan yang terjangkau. Saya harus tahu dengan pasti, dana yang saya miliki cukup untuk membiayai hingga selesai masa pendidikan anak.

Ada salah satu bentuk/jenis pendidikan yang tidak mengharuskan siswa berada di sekolah setiap saat, yaitu Home Schooling. Pada Home Schooling ada waktu siswa datang ke pusat ada waktu pengajar yang datang ke rumah. Belajarpun tidak selalu di dalam kelas. Bisa di taman atau area terbuka lainnya. Bahkan di pelataran plaza/mall. Metode home schooling memang mengajak siswa dan orangtua berpean aktif dalam penampingan proses belajar.

Kakak saya, memilih home schooling bagi anaknya. Nggak salah juga, disini orangtua harus ikut aktif berperan dalam pendampingan belajar anak. Lalu bagimana kalau anak-anak sudah harus memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi? Apakah orangtua terbebas dalam urusan memilih Perguruan Tinggi? Pastinya enggak.



Eh di era digital seperti sekarang ini, apa iya kuliah harus selalu ke kampus?  Ya enggaklah. Di era digital seperti sekarang ini, anak-anak dapat kuliah online. Buat saya sebagai orangtua, jauh lebih nyaman. Nggak mikir biaya transport atau deg-degan lantaran anaknya belum pulang. Sama deg-degannya, anak saya kuliah atau nongkrong? (Ingat-saya pernah muda loh)  Kuliah online itu memangnya seperti apa sih? Kuliah Online itu sama saja seperti kuliah pada umumnya,  tetap belajar, mendapatkan materi dan berdiskusi. Bedanya, anak-anak melakukan semuanya melalui internet.

Tidak bisa dipungkiri kan’ kalau saya sering kali memiliki keterbatasan waktu untuk kuliah karena kesibukan sehari-hari. Dulu saya harus mengikuti kuliah kelas karyawan ataupun kuliah malam hari karena siang hari saya bekerja, namun saya harus tetap datang ke kampus dan mengikuti pembelajaran di kampus setiap saat. Artinya ada jawal regular di mana kehadiran saya sebagai mahasiswa menentukan penilaian akhir. Sekarang di era digital, harusnya ada keleluasaan untuk tidak perlu berada di lokasi yang sama dengan pengajar. Mahasiswa bisa berada di mana saja asalkan ada jaringan internet.

Saya sudah memikirkan, anak-anak saya harusnya dapat kuliah dan tidak perlu datang ke kampus  setiap saat yaitu dengan kuliah online. Untuk kuliah online pun, sebagai orangtua saya tinggal  memilih Universitas penyelenggara yang dapat di percaya dan berkualitas tentunya. Kualitas ini mencangkup kegiatan belajar serta interaksi mahasiswa tersebut.

Namun memang belum banyak Universitas yang dapat menyelenggarakan sistem kuliah online yang terpercaya dan berkualitas. Kini hadir Binus Online Learning  yang  memberikan kemudahan pendidikan. Sistem Binus Online Learning ini juga sangat fleksibel, Dalam kegiatan belajar, mahasiswa dapat melakukan interaksi dengan dosen tanpa ada batasan waktu dan tempat. Kehadiran dalam tatap muka di ruang kelas tetap akan dilakukan, tetapi terbatas pada kegiatan yang bersifat pembahasan kasus, diskusi pemantapan pemahaman materi kuliah, dan pada saat mengikuti ujian. Interaksi dengan dosen dan praktisi sangat diutamakan untuk mendapatkan dan meningkatkan kemampuan dan wawasan mahasiswa dalam kegiatan praktis dan pengambilan keputusan yang nyata. 

Metode ini sangat cocok untuk pekerja professional dan entrepreneur bahkan ibu rumah tangga yang ingin melanjutkan studi S1 tanpa terkendala dengan waktu dan tempat.

Untuk kegiatan belajar mahasiswa, Binus Online Learning sudah mempersiapkan dan memperhitungkan agar mahasiswa mendapatkan hasil yang berkualitas. Mahasiswa dapat fokus belajar dengan jumlah mata kuliah yang terbatas di tiap periode/semester, sehingga hasil yang didapatkan lebih maksimal. Mahasiswa  Binus Online Learning juga akan mendapatkan Pembelajaran Global, dimana mahasiswa Binus Online learning tidak saja akan diajar oleh dosen dari kota lain seperti Jakarta, tapi juga dengan dosen-dosen yang ada di luar negeri.

Binus Online Learning menggunakan LMS (learning management system) yang terintegrasi untuk membangun jaringan interakasi antara mahasiswa dengan mahasiswa, mahasiswa dengan dosen dan mahasiswa dengan pembimbing akademis. Dengan demikian mahasiswa online learning dipastikan mempunyai kualitas yang sama dengan mahasiswa yang melakukan sistem perkuliahan pada umumnya.

Untuk metode perkuliahan, setiap mata kuliah akan diterima dalam beberapa bentuk seperti, diskusi di forum, tugas individu / kelompok, video confrence, video pembelajaran. Semua ini dilakukan secara online. Namun untuk awal masuk perkuliahan, dan ujian setiap mahasiswa harus datang ke BULC atau kampus BINUS.

Binus University Learning Community atau yang dikenal sebagai BULC sudah hadir di beberapa kota, diantaranya Palembang, Semarang, Malang dan Bekasi. Dengan adanya BULC ini jika mahasiswa Binus Online Learning sedang ada tugas keluar kota dan bertepatan dengan waktu ujian ataupun perkuliahan Face to Face, maka dapat datang ke BULC terdekat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Jadi biarpun terdaftar di Jakarta, kalau pas lagi tugas ke Palembang dan ada ujian, kita bisa langsung datang ke tempat ujian di palembang. Jadi ujian bukan kendala saat melakukan tugas ke luar kota. Kehadiran fisik saat ujian juga merupaan salah nemntuk pengontrolan yang bertanggung jawab.

Dengan progam EES (Employabity & Entrepreneurial Skill) yang dimasukkan kedalam mata kuliah, Binus Online Learning tidak saja menyiapkan lulusannya untuk siap bekerja, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan. Saat ini Binus Online Learning juga telah menghasilkan lebih dari 300 lulusan terbaik yang tersebar di berbagai instansi dan perusahaan baik nasional maupun multinasional.


Dengan metode pembelajaran secara Online, kita bisa memberi pendidikan pada anak-anak hingga mereka dapat #MajuTanpaBatas karena dapat kuliah kapan saja, dimana saja. Tidak ada lagi batasan untuk kuliah. Bukan cuma itu saja, terobosan ini membuat saya berpikir untuk melanjutkan sekolah lagi. Karena dengan Binus Online Learning kuliah  dapat dilakukan sambil bekerja, mengejar passion, mengurus bisnis, bahkan travelling ke luar negeri.

Sudah siap untuk #MajuTanpaBatas? Yuk kuliah lagi.
Read More

Cegah DBD Dengan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik

Sumber:

Demam berdarah adalah sebuah penyakit yang menakutkan. Jika tidak terindikasi sejak awal dan mendapat pengobatan yang tepat, resikonya meninggal. Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh jenis nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk tersebut bisa menggigit kapan saja, baik siang maupun malam hari. Pada tahun 2015 tercatat sebanyak 129.179 penderita DBD di 34 provinsi di Indonesia, dimana 1.240 penderita meninggal dunia. 

Beberapa bulan lalu, kami hampir kecolongan. Ibu saya sudah berusia lanjut. Seminggu terakhir terlihat lemah dan terkesan “layu”. Biasanya cerah dan ceria, ini hanya duduk dan terlihat lesu. Sesekali mengeluh mual atau sakit kepala. Kakak dan adik saya yang tinggal serumah dengan Ibu kami, mengira hanya lelah. Mengingat usia Ibu sudah 86 tahun.

Salah seorang kakak saya yang lain datang dan mengajak Ibu beristirahat di hotel. Kami mengira Ibu memerlukan tempat yang lebih tenang. Tapi sebelum ke hotel, kakak saya berinisiatif membawa Ibu ke RS terdekat. Mulanya kami hanya mengira Ibu lelah tapi setelah melalui serangkaian pemeriksaan, betapa terkejutnya kami karena Ibu terindikasi demam berdarah.  Kami tidak peka, kami tidak tanggap. Untunglah masih segera dapat diatasi. Tapi pada masyarakat umum, banyak yang tak tertolong. Mual dan pusing diiringi dengan demam tidak lagi diwaspadai. Banyak yang merasa cukup dengan memberi obat warung, (Obat yang dibeli di warung) yakin penyakit bisa diatasi.

15 Juni  ditetapkan sebagai ASEAN Dengue Day atau ADD. Ditetapkan berdasarkan hasil pertemuan Menteri Kesehatan Negara anggota ASEAN di Singapura, 22 Juli tahun 2010. Pilihan pada bulan Juni karena waktu itu telah terjadi puncak demam berdarah di seluruh ASEAN. Namun sesungguhnya demam berdarah sudah ada di 128 negara di dunia.

sumber: 

Di Indonesia, peringatan ADD  ditandai dengan diselenggarakannya simposium dengan tema  “Bergerak Bersama Cegah DBD Melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik”

Dok pribadi: Elisa Koraag

Menghadirkan narasumber:  Walikota Tangerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany SH, MH, Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Prof. Dr. dr. Sri Rejeki Hadinegoro, Sp.A(K) dan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dr. H. Mohamad Subuh, MPPM.


Bersama dengan simposium juga diresmikan Website  http://www.denguemissionbuzz.org, Website ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat  untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Demam berdarah di beberapa negara ASEAN terpilih, termasuk Indonesia. 

Website ini menjadi penting dan sangat diperlukan karena informasi mengenai deman berdarah, mulai dari ciri, pencegahan dan pengobatannya memang masih kurang. Sehingga hadirnya website ini diharapkan bisa menambah sumber informasi seputar demam berdarah. Website  di prakarsai  Asian Dengue Vaccine Advocacy (ADVA) didukung Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dan Sanofi Group.

Tingginya jumlah penderita demam berdarah yang meninggal, dianggap sebagai kondisi yang mengkhawatirkan , maka Kementrian Kesehatan menggagas Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik. Jumantik adalah Juru pemantau jentik. Jumantik bertugas adalah anggota masyarakat yang dilatih dan berperan dalam pengendalian penyakit demam berdarah. Tugas dari Jumantik adalah memantau adanya jentik nyamuk, membuat laporan kegiatan pada puskesmas dan menggerakkan masyarakat untuk menjalankan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN dengan 3 M. 

Beberapa tahun lalu hingga sekarang, media elektronik dan media cetak cetak sering menayangkan atau memuat iklan layanan masyarakat yang berisi pesan untuk meningkatkan kewaspadaan, pada demam berdarah. Terutama di musim hujan. Sayangnya perubahan iklim, membuat cuaca tak dapat ditebak. Bulan Juni yang dulu dianggap sebagai musim panas kini tidak lagi. Hujan masih tercurah dari langit.

Pesan yang sering diingatkan, disampaikan atau disosialisasikan lewat media maupun lewat kelompok-kelompok arisan/pengajian dan pesan dari pengurus RT-RW. Untuk Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN dengan 3M-Menguras, (tempat penampungan air, minimal 3hari sekali) Menutup (dengan rapat tempat penampungan air)  dan Mengubur tapi kata yang ketiga mengubur kini berubah menjadi Mengeringkan. Karena mengubur plastik atau kaleng atau apapun yang dapat menampung air, sudah tidak disarankan, terkait pencemaran lingkungan.


Jika di sebuah rumah ada yang terkena demam berdarah, pengurur RT setempat perlu mengajukan pengasapan/Fogging di wilayah tersebut. Namun sebetulnya demam berdarah dapat dicegah jika semua masyarakat mau melakukan PBHS, pola hidup bersih dan sehat. Dengan PSN-pemberantasan sarang nyamuk. Saya di rumah masih menggunakan abate yang ditaburkan ditempat penampungan air mandi. Saya juga membiakan tanaman yang terbukti mampu mengusir nyamuk seperti lavender, geranium dan rosemary. Selain berfungsi untuk mengusir nyamuk, tanaman berbunga ini juga untuk memperindah taman kecil di rumah.

Pada simposium ini,  Walikota Tangerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany SH, MH diberi kesempatan memaparkan program sosialisasi 1 rumah 1 jumantik. Tangerang Selatan di bawah kepemimpinan Ibu Airin, berhasil mejadi kota percontohan karena ada 3 RW lewat program 1 rumah 1 jumatik berhasil terbebas dari demam berdarah. Ke depannya program akan diperluas dan Tangsel menarget tahun 2030 bebas demam berdarah.


Program yang sudah dilakukan Ibu Airin di Tangsel dapat dijadikan contoh dan dikuti daerah-daerah lain. Harapannya, demam berdarah dapat dicegah, kesehatan masyarakat meningkat maka ke depannya Indonesia bisa menjadi lebih sejahtera.


“Tulisan ini adalah opini pribadi 
dan didukung oleh Sanofi Group Indonesia”.
Read More