Miracle Kitchen, Sajikan menu Khas Bangka nan Gurih dan Sedap



Indonesia itu besar. Bukan cuma secara geografis dan demografis tapi juga dari ragam budaya dan kulinernya. semua memikat hati dan lidh. Keindahan alam dan hasil budaya di satu daerah dilengkapi dengan ragam kuliner. Saya suka ngetrip, selain menimmati perjalanan, keindahan alam, keramahan penduduk dan pasti makanannya. Ingat bangka, Ingat belitung. Ingat Laskar pelangi, ingat juga Pulau Lengkuas. Keindahan pantai, pulau, danau kaolin an pastinya makanannya.

Singgah dan bersantap Siang di rumah makan @miracle_kitchen2020. Sebuah resto yang menyajikan Aneka menu khas Bangka, halal & non halal. Terletak di kawasan Gading serping, tidak jauh dari sekolah Pho Hoa. Restonya kecil saja tapi bisa dibilang palugada, menu apapun yang diinginkan nyaris semua bisa disajikan. tapi ada beberapa item yang haris PO. kalau berbahan ayam seperti ayam goreng, ada setiap hari juga aneka mie dan bihun. Miracle Kitchen, Sajikan menu Khas Bangka nan Gurih dan Sedap juga terima pemesanan nasi kotak.

Oh ya walau menyanjikan menu non halal dan halal, jangan khawatir karena proses pembuatannya Menggunakan peralatan memasak yang berbeda. apalagi yang non halal nggak setiap hari ada. dan kebanyakan menu berbahan non halal ini menggunakan sistem PO. Ini resto menyajikan banyak menu. Tapi yang Saya coba, bisa jadi rekomendasi nih.






1. Tahu kok,
Semacam tahu baso yang terbuat dari ikan dan ayam. Disajikan Dengan otak-otak goreng Dalam kuah yang gurih.




2. Mpek- mpek. bangka.
yang membuatnya berbeda karena disajikan Dengan kuah cuko merah dan tauco. Rasanya, ajib.


3. Kroket
Mirip roti goreng Dengan isian ikan atau Kelapa Gula Merah'. Enak buat Teman ngopi.



Lempah Nanas

Lempah bakut



4. Lempah Nanas isi Tenggiri.
Ikan Tenggiri dimasak Bumbu kuning Dengan campuran Nanas yang menghasilkan makanan enak. Gurih ikan tenggiri dipadu asem segar dan aroma nanas jadi enak banget.

Untuk yang non halal, ada Lempah bakut. Dimasak Dengan Bumbu yang sama tapi isinya Babi Dan potongan jagung muda. Rasa asamnya dari asam jawa, jeruk dan tomat.



Mie Ayam Bangka

5. Mie ayam Bangka. 
Nggak usah saya jelaskan, pasti sudah tahu. Mie keriting dng campuran telor, disajikan dengan bawang daun, toge dan potongan daging ayam. Spesial order jika suka ayam bisa diganti dengan Babi.


Cukiokpit


Es Kacang Hijau dan es campur 

7. Es campur Dan Es kacang hijau. 







Freja Suites BSD City, Rumah Ideal Masa Kini

 




Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah memiliki tempat tinggal.Tempat tinggal yang bukan cuma berfungsi sebagai tempat tinggal tapi tempat tinggal di mana semua anggota keluarga selalu pulang dan berkumpul. Tempat tinggal yang disebut rumah, di mana ada kehangatan yang tercipta dari kasih sayang, perhatian, kenyamanan dan keamanan dari interaksi setiap anggota keluarga. Punya gambaran tempat tinggal atau rumah ideal yang anda inginkan? Jawabannya   #FrejaSuitesBSDCity by  Sinarmas_land. mengusung tag line Truly Urban House, Bikin betah penghuni.

Mengapa harus Freja Suites BSD City? Ada apa di Freja Suites BSD City? Kalau katanya Head of Sales BSD City Residential, Yandri Wahyudi karena Freja Suites BSD City memberikan semua yang diperlukan dan yang diinginan sebuah keluarga. Catat nih, bukan cuma yang dibutuhkan tapi juga diinginkan. Jadi selain memenuhi kebutuhan sebagai tempat tinggal, Freja Suites BSD juga dapat dijadikan sebagai investasi, karena lokasi dan fasilitasnya yang membuat Freja Suites BSD City setiap tahun nilainya makin tinggi.



Ok. Pada dasarnya yang diinginkan dari sebuah tempat tinggal adalah yang mampu memfasilitasi aktifitas penghuni. Freja Suites BSD City, sebuah rumah yang didesain minimalis tapi fungsional.  Hampir setiap bagian rumah dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Freja Suites BSD diluncurkan setelah Freja House BSD yang sukses dipasarkan dan habis terjua.l hanya dalam tiga minggu. Nah Rumah Freja Suites BSD dijual perdana pada harga jual dari Rp. 1,27 milyaran* (include Ppn). Harga ini adalah setelah diskon 12,.5% selama masih berlaku! Ikuti terus catatn saya karena nanti saya akan memberikan penjelasan skema pembelian Freja Suites BSD City.



 Freja Suites BSD  memiliki luas tanah: 50-60 m2, luas bangunan: 68 m2 Pilihan tipe 5×10 dan 5×12 m. Masing-masing memiliki 3 kamar tidur, 2 kamar mandi . Bangunan terdiri dari dua lantai. Oh ya, Freja Suites BSD City ini FULL Furnish, artinya tinggal masuk badan, bawa baju. Pembangunan Freja Suites BSD City ini di masa pandemic covid19, jadi lingkungannya menyesuaikan. Rumah yang dibangun memiliki ruangan terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk berjemur.  Berjemur sangat disarankan di masa pandemic ini. Hal itu juga yang membuat Freja Suites BSD City dibangun dengan kenyamanan untuk bekerja dari rumah (Work From House) dan belajar dari rumah Scholle From House. Jaringan internet dengan kecepatan yang bikin WFH dan SFH nyaman karena nggak bakal tersendat-sendat. Kapasitas listrik 2200 watt, mampu memfasilitasi semua peralatan elektronik.

 

 


Lingkungannya bagaimana? Ok punya, memiliki gerbang sendiri, Row jalan 8 meter dan ada ruang komunal yang bisa digunakan masyarakat berkumpul/ Lingkungan dibangun untuk memfasilitas warga berolahraga lari, jogging atau senam maupun bersepeda.  Freja Suites memiliki interior design minimalis, modern dan fungsional sehingga pastinya cocok bagi keluarga muda dan generasi milenial. Eh  ada yang Tanya, mengapa Freja Suites BSD City harganya lebih mahal? Karena bukaan depan Rumah Freja Suites BSD City lebih lebar, yaitu 5 m. Dibanding Freja House yang cuma 4 m.



Tapi kalau anda melihat Freha Suites BSD, anda nggak akan menilai mahal karena keberadaannya yang menunjang semua apa yang diinginkan dan dibutuhkan warga. Tahu ngga Cuma 2 menit naik mobil atau 10 menit jalan kaki ke AEON mall. Iya pusat perbelanjaan yang besar dan serba ada. Ke the Breeze? ya nggak jauh juga. Bahkan Kampus Prasetya Mulya dan Atmaj Jaya berada dalam lingkungan yang sama. Mau ke intermoda dan Pasar Modern BSD, Green Office Park (GOP) dan The Breeze BSD juga ditempuh Cuma hitungan menit. Enaknya lagi letak Freja Suites BSD City dekat,  exit pintu tol baru BSD, nggak jauh dari stasiun kreta Cisauk. Apa Cuma itu/ ya nggak lah. Transportasi travel ke bandara Soekarno hatta atau ke Bandung, banyak.



Fasilitas kesehatan Freja suites BSD selain ada Eka hospital. RS Mitra keluarga juga akan bergabung di BSD City. Nggak sabar mau tahu cara belinya? Ada 5 skema pembayaran, makin cepat bayarnya makin besar diskonnya.

KPR DP 10% Cicil 15x harga normal.

KPR Express DP 10% diskon 12%.

Tunai Bertahap 12x diskon 7%.

Tunai Bertahap 6x diskon 10%.

Tunai Keras diskon 12.5%.

Hand over dalam 27 bulan

Jangan sampai kehilangan kesempatan. Segera miliki karena apa yang dibanun pengembang sinar Mas land, jaminan sebagai hunian impian.




Sinar UV C, Kawan atau Lawan? Kasih tahu nggak ya?


Signify Indonesia dalam rangka mengedukasi masyarakat terkait penggunaan produk UV-C yang aman dan efektif, menyelenggarakan diskusi virtual  dengan tema: “sinar UV-C, Kawan atau Lawan? Pemanfaatan Teknologi UV C yang aman untuk perlindungan Masyarakat dari Mikro-organisme" Diskusi dipandu Lea Indra, Head of Integrated and Marketing Communication Signify Indonesia. Sinar UV C, Kawan atau Lawan? Kasih tahu nggak ya?

Diskusi virtual menghadirkan narasumber:

1.  Dr. rer. nat. Ir. Aulia Nasution, M.Sc., Kepala Laboratorium Rekayasa Fotonika, Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) (kiri);

2.   Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS., CICS., Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) (kedua dari kiri);

3.   Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) (kanan)


.

Tema diskusi ini menarik banget karena kita sedang berada pada masa Pandemi Covid19. Situasi yang memaksa masyarakat mengubah prilaku kehidupan keseharian, terkait kesehatan. Seperti,  menggunakan masker untuk beraktifitas cuci tangan di air mengalir, jaga jarak/Hindari kerumunan. Covid19 ini tak terlihat tapi dapat mematikan. Bahkan pandemic covid19 ini mengaktegorikan masyarakat dalam ketiga kelompok. 

Yaitu yang tahu dari berita, dari kawan dan mengalami sendiri. Yang tahu dari berita dan dari kawan, terbagi dua lagi. Mereka yang menjadi waspada dan peduli pada kesehatan atau  masa bodo. Sedangkan pada kelompok yang tahu karena mengalami (baik diri sendiri, keluarga inti, keluarga besar) pastinya akan meningkatkan kewaspadaan.

Lalu apa kaitannya dengan diskusi virtual bertema, sinar UV-C ini?, Di awal penyebaran Covid19, disarankan untuk selalu cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Di sarankan untuk membersihkan peralatan/perkakas di rumah atau barang/paket yang datang harus di disenfektan dulu.

Bahkan saat awal-awal Pembatasan  Sosial Skala Besar, di banyak gerbang perumahan di pos penjagaan. Tamu atau kurir Cuma bisa sampai disitu. Kalau terima barang/paket harus di semprot. Termasuk di gerbang perumahan tempat saya tinggal. Jujur saya sebal. Karena pemeriksaan wajib bermasker, ok lah. Ok juga pengukuran suhu tubuh, Ok, juga harus cuci tangan atau disemprot hand sanitaizer tapi jujur saya kesal dan marah karena rada lebay. Lantaran demi sterilisasi jadi ada penyemprotan dengan disenfektan. Lah disenfektankan bukan buat manusia, walau disemprotnya dari belakang dan sekitar punggung ke bawah.

Tahukan sejak dulu kita disarankan berjemur di bawah sinar matahari pagi? Karena sinar matahari pagi, sekitar pk. 10 bermanfaat membantu tubuh mendapatkan vitamin D.  Imunitas tubuh yang baik dapat mencegah terjangkit covid19.



 Country Leader Signify Indonesia, Rami Hajjar,  menjelaskan bahwa produk-produk UV-C Signify menggunakan panjang gelombang 254nm yang sangat efektif untuk melumpuhkan DNA dan RNA dari mikro-organisme. Sinar UV-C yang terpancar akan menghancurkan mikroba dan virus secara langsung dengan merusak DNA dan RNA melalui induksi transformasi molekuler.

Rami mengaku, di rumah dan di tempatnya bekerja ia menggunakan alat-alat yang memancarkan sinar UV-C untuk sterilisasi. Rami mengajak masyarakat untuk peduli dengan kebersihan dan kesehatan. 

Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS., CICS., Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) menjelaskan dalam paparannya,  fakta epidemiologi covid-19. Presentasenya yang terlihat tidak sama dengan kenyataan. Yang terlihat hanya 66% dari 73% jumlah kasus sesungguhnya. 




Covid-19 bukan satu-satunya penyakit yang disebabkan mikro-organisme (seperti cacing, bakteri, virus, jamur, protoza) masih banyak penyakit menular lainnya yang perlu diwaspadai seperti flu atau TBC. Beberapa tahun lalu, beberapa penyakit sempat menarik perhatian publik seperti SARS (2002 - 2003)  MERS (2012), sekarang Covid-19 yang menyerang  seluruh dunia. 

Dr. Hermawan menyebutkan ada empat faktor utama dalam permasalahan kesehatan masyarakat : kapasitas layanan kesehatan, tingkat kesadararan perilaku publik, kebersihan lingkungan, dan permasalahan bawaan atau turunan. Dari keempat faktor ini lingkungan mempunya peran penting dalam menentukan kesehatan seseorang, karena terkait langsung dengan dengan kebersihan lingkungan dan kesadaran setiap individu dalam berperilaku hidup sehat. 



Di masa pandemi covid17, tiba-tiba telinga kita menjadi sering mendengar kata steril. segala-galanya harus disteril. harus disinfeksi.  Cuci tangan saja tidak cukup. dari alam ada yang namanya sinar  ultraviolet. Selain bermanfaat, sinar UV juga berbahaya bagi tubuh.

Jenis-jenis sinar ultra violet

  • Sinar UV-A
  • Sinar UV-A memiliki panjang gelombang 315-400 nm dan memiliki panjang gelombang yang paling panjang diantara sinar UV lainnya. Perlu Anda ketahui, 95% dari sinar ultraviolet yang mencapai bumi adalah sinar UV-A. Sinar ini dianggap sebagai sinar ultraviolet yang paling kuat dan mampu menembus awan serta kaca dan bahkan tetap ada di saat cuaca mendung ataupun hujan. Sinar UV- A juga dapat menyerap lebih dalam hingga ke lapisan dermis. Dermis adalah lapisan kulit kedua setelah epidermis. Dermis berfungsi sebagai pelindung dalam tubuh.
  • Sinar UV-B
  • Sinar UV-B memiliki panjang gelombang 280-315 nm. Sinar UV-B dapat terserap oleh awan dan tidak dapat menembus kaca, namun paparannya hanya dapat menjangkau lapisan epidermis kulit. UV-B dapat menyebabkan kulit memerah, perih,  dan terbakar.
  • Sinar UV-C
  • Sinar UVC memiliki panjang gelombang yang paling pendek yaitu 180-280 nm dan merupakan sinar ultraviolet yang paling berbahaya bagi kulit. Namun sinar UV-C tidak bisa menembus lapisan ozon, sehingga sinar ini tidak bisa mencapai permukaan bumi. Sumber:

Dr. rer. nat. Ir. Aulia Nasution, M.Sc., Kepala Laboratorium Rekayasa Fotonika, Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)  dalam paparannya menjelaskan: Meskipun sudah disaring lapisan ozone tapi sinar UV-C dapat saja mengenai kulit manusia langsung meskipun tak kasat mata. Namun dibalik itu, sinar UV-C juga memiliki potensi untuk mengatasi penyebaran Covid-19. Dan tentunya teknologi Sinar UV-C ini sangat diperlukan di area publik seperti pusat perbelanjaan, hotel, mal, kantor, tempat ibadah, sekolah, bandara dan lainnya. 

Untuk mengoptimalkan penggunaan sinar UV-C ini diperlukan rekaya teknologi.Yang perlu diketahui, sinar UV-C digunakan sebagai alat desinfeksi dan hanya dilakukan oleh tenaga profesional. Produk UV-C Philips untuk konsumen dilengkapi dengan perangkat keselamatan yang layak dan dapat diandalkan, seperti: sensor gerak gelombang mikro, pengatur waktu dan alarm suara. Fitur-fitur keselamatan ini diperlukan karena produk UV-C tidak boleh dinyalakan ketika ada orang atau hewan di dalam ruangan. 

Produk UV-C harus dioperasikan di ruangan tertutup untuk meminimalisir resiko paparan. Tindakan keselamatan ini membantu pengguna menghindari paparan langsung terhadap mata dan kulit dari produk tanpa lapisan pelindung.

Memproduksi peralatan yang mampu memberikan manfaat bagi manusia tentu saja sangat diperlukan. Namun ada banyak hal yang harus diperhatikan konsumen sebagai penggunaa produk tersebut.   Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti peran pemerintah selaku regulator.


Tulus, menutup penjelasannya dengan menyarankan perlu adanya perhatian atas:

Aspek standarisasi produk mutlak untuk perlindungan konsumen. Hal ini bertujuan agar konsmuen mengedepankan aspek kehati-hatian dan kecerdasan dalam membeli produk UV-C. Tulus juga menuntut pemerintah untuk melakukan kontrol pre market dan post market control secara konsisten.

Jadi Sinar UV C, Kawan atau Lawan? bisa keduanya namun dengan rekayasa teknologi lawan bisa menjadi kawan.manfaat



Klaster O2+ Urban Pop dari Grand Wisata, Rumah Sehat Kaum Milenial





Grand Wisata kembali sukses  melepas klaster O2+Urban Pop yang langsung terjual habis. Grand Wisata dari Sinarmas land, terkenal karena kecanggihan dalam sisitem perumahannya. Bukan Cuma menerapkan sistem smart home yang serba komputerize, kali ini O2+Urban Pop mengusung rumah sehat bagi kaum milenial. Salah satu penyebab kesuksesan penjualan klaster O2 Essential Home yaitu kehadiran fitur smart home system dan virtual compact office. Klaster O2+Urban pop adalah pengembangan dari Klaster Essential Home.


Sinar Mas Land dikenal sebagai pengembang properti dan real estat di Indonesia yang diakui lembaga kredibel dan independen di dunia dengan mendapatkan berbagai macam penghargaan Internasional. Di Indonesia Sinarmas land Sinar Mas Land sudah membangun lebih dari 50 perumahan, wajar sih karena sudah 40 tahun keberadaannya. Kualitas dan kepercayaannya Sinarmas Land memang sudah teruji.

Berangkat dari minat pasar yang tinggi tersebut, Sinar Mas Land langsung memasarkan produk teranyar di tempat yang sama bernama O2+ Urban Pop. Melihat kesuksesan penjualan O2 Essential Home, saya nggak heran kalau O2+Urban Pop pun laris manis. Ini membuktikan kepercayaan masyarakat pada pengembang Sinarmas land.

Ada suatu masa di mana pemilihan hunian ditentukan jarak dan akses beraktifitas. Seiring sejalan perkembangan zaman, pengembang sudah menjadi satu paket, sarana dan akses jalan yang memudahkan penghuni beraktifitas.  Kini pemilihan hunian lebih menekankan pada kecanggihan sistem perumahan dan faktor kesehatan.
Menurut penjelasan CEO Residential Sinar Mas Land, Herry Hendarta. Hunian klaster O2+ Urban Pop memiliki luas bangunan 55 meter persegi dan luas tanah 60 meter persegi. Terdiri dari dua lantai, membuat hunian ini simple. Menghadirkan ruang kerja di lantai dasar dan ruang belajar di lantai atas dengan dilengkapi jaringan internet broadband yang mumpuni membuat work from home/Bekerja dari rumah atau study from home/belajar dari rumah menjadi menyenangkan dan tanpa kendala. Beraktifitas dari rumah menjadi keharusan karena adanya pandemic covid19. 

Mengubah kebiasaan dari beraktifitas di luar rumah lalu menjadi berkegiatan di dalam rumah atau hanya seputar kompleks perumahan, membutuhkan kebesaran hati untuk menjalani kalau nggak mau stress. kalau bete di rumah juga tersedia co working space yang nyaman loh.


Hunian klaster O2+ Urban Pop yang diluncurkan dalam suasana pandemic covid19, menjawab semua kebutuhan tersebut. Lingkungan yang memberikan kenyaman untuk beraktifitas nggak cuma dalam rumah.  Sistem ventilasi silang (cross ventilation) juga diterapkan karena cocok untuk wilayah tropis, seperti Indonesia. Ventilasi silang adalah ada dua bukaan yang saling berhadapan dalam suatu ruangan. Fungsi ventilasi ini membuat sirkulasi udara atau perputaran angin dalam ruangan dapat berjalan terus-menerus. Dengan demikian, udara yang kotor karena mengandung polusi dalam ruangan dapat segera digantikan dengan udara lebih segar dari luar. Selain itu atap plafon dibuat tinggi, sehingga membuat sirkulasi udara lebih baik.

Berjemur menjadi salah satu yang dianjurkan dalam menjaga stamina tubuh, klaster O2+Urban Pop tersedia ruang terbuka sehingga Penghuni bisa berjemur santai sambil berkebun atau berolahraga ringan. Di masa pandemic covid19, beraktifitas dari rumah menjadi sebuah keharusan, bukan sekadar menjaga kesehatan diri dan keluarga tapi juga mendukung pemerintah meminimalkan penyebaran covid19. Karena dengan beraktifitas dari rumah, kita sudah turut menghindari kerumunan yang biasanya menjadi awal penyebaran covid19.

Buat saya, dalam kondisi pandemic covid19, klaster O2+Urban Pop pasti menjadi pilihan. Luas dan besaran rumah yang minimalis lengkap dengan isinya, sehingga begitu akad beli disetujui bisa langsung menempati. Dan jaringan internetnya, menjadi daya Tarik tersendiri. Mengingat sekarang, segala sesuatunya lebih praktis dilakukan secara online. Baik bersilaturahmi, bekerja, belajar, sampai belanja.


Hunian di Grand wisata juga dirancang sebagai sebuah lingkungan yang memenuhi semua fasilitas kebutuhan hidup. Mulai dari rumah sait, sekolah, Pusat perbelanjaan, juga sarana Rerreasi. Rumah sakit bertaraf internasional ada, RS Hermina dan Eka hospital. Fasilitas pendidikan ada IPEKA, Al-Azhar, dan Notredame. Aneka resto seperti Mc Donald’s, Starbucks, Burger King, KFC, Pizza Hut, dan Hoka Hoka Bento. Bukan Cuma itu Grand Wisata juga menghadirkan dilengkapi dengan pusat kuliner Gelar Waroeng, Cafe Walk, dan pasar modern.


Klaster O2+ Urban Pop sebanyak 83 unit dengan harga jual mulai dari Rp978 juta. Sinarmas land  menyiapkan sejumlah kemudahan cara bayar bagi konsumen yang ingin memiliki. Bagi yang ingin dengan cara hard cash, konsumen dapat mengeluarkan uang sekitar Rp978 juta per unit. Akan tetapi, jika memilih KPR dengan uang muka (DP) sebesar 10%, konsumen dapat mencicilnya sebanyak 15 kali.

Jika mengambil KPR dengan DP sebesar 15%, konsumen dapat mencicil hingga 18 kali. Alternatif cara bayar lain, yakni cicil bertahap 24 kali. Sinar Mas Land juga menggandeng bank nasional terkemuka terkait promosi ini, seperti BCA, Mandiri, dan CIMB Niaga.




Lengkapnya fasilitas Grand wisata membuat para penhuni O2+Urban Pop membuat nyaman penguni. Jadi mau ke mana-mana nggak jauh, terjangkau hanya sepelemparan batu, alias dekat sekali. Jarak dekat ini menghemat waktu dan tenaga. Jadi kebersamaan keluarga bias terjamin karena nggak bete karena lama perjalanan dan semua ada, sehingga tiap anggota keluarga bisa memilih sesuai kesukaaan.



Oh ya, kerennya klaster O2+ Urban Pop ini merupakan system rumah tumbuh, jadi bisa dibangun menyesuaikan kebutuhan. Hunian  O2+Urban Pop,  memberikan semua yang diperlukan dan yang diinginkan, sebuah keluarga untuk bertumbuh menjadi keluarga yang sehat dan bahagia.

Meikarta Cikarang, Hunian Impian Dengan Fasilitas Serba Ada


C:\Users\LENOVO\Downloads\CP-MARCH1.jpg
Memiliki hunian yang mempunyai fasilitas gaya hidup sehat kini  tidak lagi sulit.  Ada Meikarta Cikarang,     Di masa sekarang hunian dengan gaya hidup sehat bukan lagi sebuah kemewahan tapi keharusan karena kesehatan menjadi isu utama dan penting. Karena terbukti hunian dengan lingkungan yang ramah dan sehat memberikan efek positif bagi penghuninya.

Kebayang gak sih, saat sore, seusai bekerja masih bisa menikmati matahari terbenam bersama keluarga di lingkungan yang tidak hanya sehat dan nyaman tapi juga penuh keindahan? Mentari dengan sayap kemerahannya seolah memberi jalan pada sang dewi malam yang siap menebar cahaya pada bintang-bintang. 

C:\Users\LENOVO\Downloads\CP APRIL 2.jpg

Meikarta Cikarang menjadi pilihan karena fasilitasnya lengkap membuat tinggal di sana tak beda dengan tinggal di Jakarta. Salah satu yang menjadi pertimbangan dalam memilih kawasan hunian, bukan cuma kualitas bangunan tapi juga lingkungan dan fasilitas publik. Meikarta sudah memikirkan dan menyiapkan agar konsumen nyaman.  Berbagai fasilitas publik sudah hadir  di sana.
Ada Sekolah bertaraf nasional maupun internasional seperti: Dian Harapan, dan Pelita Harapan . Ada  3 universitas unggulan, lengkap dengan Pusat Penelitian Industri di area Lippo Cikarang. Ada Rumah sakit Siloam Hospital International yang akan menyediakan kurang lebih 1,000-2,000 bed di area Lippo Cikarang. Bagi pecinta film,  dan pecinta belanja, ada Cineapolis dan mall, yang bakal di bangun di SCBD   Distrik One Meikarta .

C:\Users\LENOVO\Downloads\D1 g.jpg

Tak ketinggalan tentunya, Bank,  dan Resto. Berbagai tenant makanan dan kopi kekinian juga ada.  Sarana umum seperti jalan tol. MRT dan LRT masuk dalam perencanaan bahkan kereta api cepat Jakarta-Bandung lintas di Meikarta. Sehingga akses masuk dan keluar kawasan Meikarta Cikarang mudah.    Semua itu membuat hunian Meikarta Cikarang     hanya sepelemparan batu dari Jakarta dan sekitarnya.

Di masa sekarang banyak pekerjaan yang memberi peluang anak-anak muda memiliki uang lebih cepat dan lebih banyak dibanding masa muda orang tuanya. Situasi dan kondisi ini mempengaruhi banyak hal termasuk gaya hidup dan pola pikir. Hal ini terbaca oleh pengembang hunian modern Meikarta Cikarang.  Pengembang properti yang menyasar anak muda ini memfasilitasi pembangunan apartemen  58 tower dengan harga mulai 200 jutaan dan cicilan 1 jutaan. Edan nggak sih?  Meikarta Cikarang bagaikan surga kecil di timur Jakarta. Penghuni nggak akan merasa seolah tinggal di planet lain karena segala sesuatu yang dibangun akan mewujudkan mimpi-mimpi dan harapan-harapan terbaik untuk keluarga.   

Bahkan yang menyenangkan dari tiap unit apartemen meikarta Cikarang ini, adalah tempat yang nyaman baik untuk tinggal maupun bekerja. Mau lihat-lihat, silahkan mampir
Instagram :@themeikarta
Youtube : The Meikarta

C:\Users\LENOVO\Downloads\SHOW17.jpg
Banyak masyarakat berpikir pembangunan Apartemen Meikarta Cikarang  dihentikan karena iklannya sudah nggak ada. Itu nggak betul. Karena pembangunan Apartemen Meikarta di Cikarang jalan terus, bahkan sejak Maret 2020 sudah mulai serah terima unit. Setiap hari, catat nih, SETIAP HARI ada 10-20 unit apartemen yang diserahkan pada pembelinya. Pembeli nggak perlu menunggu karena apartemen siap huni.

Pengembang Meikarta menargetkan hingga akhir tahun 2020, Distrik satu yang terdiri dari 28 tower sudah diserahterimakan semuanya. Jadi adakah namamu di sana? Jangan biarkan masa mudamu terbenam dalam belanja nggak jelas. Memiliki hunian masa depan adalah investasi keuangan dan ketenangan. Karena setiap tahun nilai properti terus meningkat.
Mengelola keuangan secara bijaksana, selain memiliki jaminan asuransi adalah memiliki hunian. Dan hunian di Meikarta Cikarang bukan sekadar hunian modern tapi hunian yang memberi kepastian masa depan lebih baik.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Meikarta, yuk difollow Instagram: @themeikarta atau subscribe Youtube: The Meikarta 

Netizen +62 Nggak Bisa disiplin, Terapkan Lagi PSBB Demi Indonesia Sehat

Maskerku melindungimu,
maskermu melindungiku


Sebetulnya bukan cuma di Indonesia tapi juga seluruh dunia. Wabah Covid19 ini masih betah bertahan, berlama-lama. Nah karena betahnya si Covid19, sebagai manusia yang diberikan akal dan budi untuk berpikir dan bertindak, pastinya saya dan juga banyak orang nggak bisa diam saja. Saya tahu, gara-gara wabah covid19, ekonomi banyak orang jadi carut marut. Tapi membuka akses beraktifitas, saya lebih nggak setuju.

Saya membaca curhat seorang kawan, Andi Malewa di sini. Sebagai seseorang yang memotori Institut Musik jalanan, Wadah Musisi Jalanan alias pengamen, saya paham benar keprihatinan Andi. memang menyedihkan kalau pemusik jalanan ini kembali berkeliaran di jalanan.

Persoalannya, apakah dengan mengizinkan para musisi jalanan itu berkumpul di satu tempat lalu menyelenggarakan hiburan secara langsung, bisa menghindari dari covid19? Sebetulnya sama dengan pertunjukan lainnya yang lewat aplikasi zoom, atau google meet atau apalah secara daring kalau  petugasnya tetap saja banyak yang nggak disiplin.

Tidak mudah mendisiplinkan masyarakat netizen +62, yang selalu merasa lebih jago. Banyak yang beranggapan Covid19 ini cuma pengalihan isue dari ketidakmampuan pemerintah menangangani persoalan bangsa. Mulai dari masuknya TKA Cina, RUU PKS, RUU Cipta Kerja, RUU HIP, dan kasus korupsi.


Lihat saja bagaimana mereka menggelar demo, dengan tak lupa membawa anak-anak. Lihat bagaimana mereka melakukan berbagai kegiatan mengatasnamakan agama yang akhirnya melahirkan pasien baru yang banyak.

Kematian demi kematian tiap hari lewat di media massa maupun di lini masa media sosial atau grup=grup WA. kalau orang biasa, bodo amatlah. Tapi bagaimana dengan kematian para tenaga kesehatan? Dunia kedokteran di indonesia bisa  menjadi masa yang gelap kalau tenaga kesehatannya berkurang banyak.

Di sisi lain, data terus berjalan, terjangkiti, kematian, sembuh. Itu bukan data karena keinginan pemerintah mengalihkan isue. Coba tengok para penggali kubur yang menangis karena nggak pulang-pulang.

Bagaimana mau kembali beraktifitas kalau memperbesar peluang terjangkit covid19? Rasanya uang yang dicari bahkan sudah ditabungpun jadi nggak berarti kalau dibayar dengan kematian.

Pemerintah memang menganggarkan bantuan sosial tapi nggak cukup. Akhirnya mulai mengizinkan masyarakat beraktifitas dengan syarat merapkan protokol kesehatan. Sempat tenar istilah #NewNormal, Atau tatanan normal baru, yaitu kembali beraktifitas dengan menerapkan protokol kesehatan seperti, hindari kerumunan, jika berada dikerumumanan harap jaga jarak.

Ke luar rumah, biar cuma ke tukang sayur depan pagar, harus menggunakan masker. Dan sering-sering cuci tangan di air mengalir dengan sabun. kemarin, ya baru kemain saya ke luar rumah naik kendaran umum (angkot) Penumpangnya cuma saya dan pak sopir. pak sopir nggak pakai masker.

Masker cuma tergantung di leher, menurut pak Sopir dipakai kalau ada polisi yang melakukan pemeriksaan (Check point). Saya tanya dong, mengapa nggak dipakai maskernya, apa nggak takut dengan wabag coron? Pak Sopir tertawa, "Itu mah bohong semua".  Saya melanjutkan bertanya, "Kok bohong? emang ngak dengar kalau banyak kematian?" dan saya cuma bisa menghela napas panjang, saya Pak Sopir mnejawab "Itu mah takdir".

Beberapa perusahaan sudah memanggil kembali pegawainya untuk masuk kerja di kantor. Walau seminggu cuma 2-3 kali. tapi tetap saja bertemu dengan banyak orang. baik di kendaraan umum, maupun di tempat kerja.

Maka balik lagi, kuncinya disiplin. memakai masker bakan sekarang ditambah face shield. jaga jarak dan cuci tangan. hindari deh, bersalaman apalagi cipika-cipiki. membaca status seorang kawan, menceritakan keprihatinannya ketika kawannya, seorang Ibu Muda dengan anak 3 yang sangat menjaga keluarganya. Tidak keluar rumah selama hampir 4 bulan terjangkit sang suami yang sudah berkantor.  Jadi suami dan si Ibu serta balitanya, positif. Dua anaknya tidak. Mau marah?

Covid19 ini awalnya diinformasikan penyebarannya lewat droplet, ludah atau percikan cairan dari hidung/mulut. Makanya memakai masker bukan cuma melindungi diri sendiri tapi juga melindungi orang lain. Mahkan rumors terakhir, covid19 ini bisa bertahan lama di udara terbuka. Jadi kalau kita berhadapan/berkumpul lebih lama dengan orang tanpa gejala padahal sudah positif terpapar covid19, maka besar peluang kita terjangkiti.

Lalu harus bagaimana dong? Disiplin. menerapkan Protokol Kesehatan. Sejujurnya saya nggak setuju pemerintah mengizinkan masyarakat  kembali beraktifitas. Karena kedisiplinan masyarakat nggak terukur. Alias lebih banyak yang nggak disiplin.  Pendidikan menerapkan sistem pemebelajaran jarak jauh alias sistem daring/online.

Memaksa orangtua menjadi guru atau pendamping. Banyak yang kesulitan menggunakan peralatan dan teknologi tapi lebih banyak yang kesulitan mendampingi  anak belajar. Tapi para orangtua ini harus menaklukan ego mereka. Toh itu anak mereka sendiri selain itu, biar mereka sadar, peran guru sangat luar biasa.

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto Asmoro menyampaikan bahwa, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Kepmenkes Nomor HK.  01.07/menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 yang telah ditandatangani pada 13 Juli 2020. Beberapa perubahan yaitu menyebut definisi kasus dengan sebutan suspect, probable dan konfirmasi.

"Pemutakhiran, panduan tersebut, semakin menguatkan pelaksanaan arahan presiden, untuk tetap berkonsentrasi dan memassifkan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment. Khususnya, di wilayah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Papua," kata Reisa di Media Center Gugus Tugas Nasional, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (15/7). Sumber:

Testing, Tracing dan Treatment, idelanya seperti itu, tapi saya nggak percaya. Lebih banyak orang yang menghindari tes rapid, tes swab dan memilih membayar untuk dapat surat keterangan negatif covid19. Menurut saya nggak harus lockdown tapi Pembatasan Sosial Berskala Besar -PSBB itu sudah benar banget. Tapi harus disertai sanksi. Sanksi demi tujuan #IndonesiaSehat, tidak apa-apa. Tutup kembali Mall/pusat perbelanjaan. Pasar-pasar rakyat tetap buka dengan penerapan Protokol Kesehatan ketat. Buka secara bergantian, pembelipun datang secara bergantian. Saya yakin bisa diterapkan.

Pemerintah bisa mendorong perdagangan daring/online. Kenyataannyakan selama pandemi covid19, penjualan daring/online memanf meningkat. Mereka yang mau beradaptasi pasti akan bertahan.

Banyak kawan-kawan saya beralih menjadi penjahit dan penjual masker. Itu menjadi sumber penghasilan. Kalau dulu bebas jajan dan belanja ya masa pandemi covid19, dikurangi dulu atau bahkan ditahan. Karena saat #Dirumahaja pengeluaran terbesar listrik, biaya internet, dan makan. Belanja fashion atau lifestyle nggak perlu.

Saat pakai masker, liptik dan alat make up lainnya nggak terpakai. Saat di rumah, cuma kaos-celana pendek dan daster. Baju bagus, tas, sepatu nggak terpakai. Bosen masih lebih lebih baik daripada terjangkiti covid19.
                                                                                                                                                                        
Daripada memberi peluang masyarakat nggak disiplin dan berakhir dengan terjangkiti covid19, lebih baik kembali PSBB. Ekonomi carut marut? resiko yang harus ditanggung. Lebih baik sehat untuk nanti kembali beraktifitas daripada memperbaiki ekonomi sekarang dan berakhir dengan kematian.
Sudah tayang di Kompasiana:

Saya Pakai Masker Untuk Lindungi Diri Sendiri & Orang Lain


Pakai masker emang ngak enak. Napas terasa nggak leluasa. Emang bertul, napas agak terhambat karena ketutup masker. Tapi itu jauh lebih baik karena bisa menyelamatkan dari penyebaran virus Covid19 alias corona. maskerku menyelamatkanmu, maskermu menyelamatkan ku. Dengan bermasker meminimalkan semburan droplet/air ludah.

Jumlah kasus positif virus corona (covid-19) pada  bulan Juli diketahui sudah mencapai lebih dari 75.000 kasus. Melihat jumlah kasus positif corona yang terus meningkat maka kita haruslah menanggapi kondisi ini dengan serius karena penularan virus covid-19 masih tinggi dan kita berpotensi menularkan atau tertular.

Nilai yang tinggi juga dapat dilihat dari jumlah pembayaran klaim yang telah dilakukan perusahaan asuransi untuk kasus karena covid-19. Sequis sendiri hingga 8 Juli 2020 telah membayar klaim kesehatan dan kematian karena virus ini sebesar Rp9.185.504.183.

Meningkatkan kewaspadaan perlu dilakukan karena kita sudah mulai beraktivitas di era new normal. Sementara, banyak orang tanpa gejala (OTG) yang tidak menyadari bahwa ia positif covid-19 dan ini berpotensi menulari orang lain. Section Head of Claim Sequis Yosef Fransiscus mengatakan bahwa satu tetesan (droplet) cairan sudah dapat menyebabkan orang terkena covid-19. Oleh sebab itu, saat berada di ruang publik, kita wajib menjaga jarak minimal 1,5 meter dan menggunakan masker serta rajin mencuci tangan.

Imbauan menggunakan masker tengah digalakkan di era new normal. Hal ini dapat kita temukan di berbagai area publik, seperti pasar, pusat perbelanjaan, instansi pemerintah, pusat bisnis, dan perkantoran. Coba saja Anda datang ke pusat perbelanjaan, jika tidak menggunakan masker maka Anda tidak akan diizinkan masuk.

Masker bagaimana yang ideal digunakan? "Masker medis/bedah dan masker N95 dapat digunakan oleh tenaga medis. Sedangkan masyarakat biasa dapat menggunakan masker kain berlapis," sebut dr.Yosef. Meski masker kain tidak seefektif masker medis atau masker N95, tetapi jika masker kain dipakai dengan benar dapat membantu mencegah penularan virus.

Masker Sebagai Cara Melindungi Diri
Masker kain yang disarankan adalah masker kain yang memiliki 2 (dua) lapis dan bisa ditambahkan kain lapisan lagi dengan bahan yang nyaman saat digunakan termasuk tali pengikatnya tidak longgar juga tidak ketat. Pastikan juga masker menutup bagian mulut, hidung, dan dagu.

"Masker harus digunakan dengan benar karena masker mudah bergerak saat berbicara. Pun bagian dalam masker bisa basah terkena saliva (ludah), keringat, kotoran atau cairan saat minum atau makan. Cucilah tangan setelah dan sebelum memperbaiki posisi masker. Masker pun harus sering diganti setidaknya 4 jam sekali karena kandungan bahan masker kain dapat menyerap droplet dan meningkatkan risiko virus masuk ke dalam tubuh. Lepas masker dari tali pengait atau pengikatnya jangan pada bagian tengah yang menyentuh hidung atau mulut," sebut dr. Yosef.

Cara perawatan masker pun tidak sama dengan bahan kain yang kita gunakan sebagai baju. Hal ini karena masker sangat dekat dengan saluran pernafasan sehingga kita perlu memperhatikan soal kebersihan dan perawatannya. "Masker kain harus dicuci terpisah dari pakaian kotor lainnya.  Cuci dengan sabun pada air mengalir dan saat menjemur jangan di halaman rumah karena dapat terkena debu dan virus,” tambahnya lagi.

Dr. Yosef juga menganjurkan untuk tetap menggunakan masker walau sudah menggunakan alternatif pelindung, seperti face shield. “Saat ini face shield menjadi tren karena alasan estetika. Tetapi bila hanya digunakan tanpa masker maka potensi tertular virus  covid-19 akan lebih tinggi karena face shield tidak sepenuhnya mampu menutup seluruh area wajah sehingga penggunaanya perlu dibarengi dengan masker,” ujarnya.

Masker dan Protokol Kesehatan
Menggunakan masker dapat menyelamatkan kita dari potensi tertular virus covid-19. Namun, seringkali masyarakat menjadi terlalu percaya diri bahwa dengan menggunakan masker berarti sudah aman dari penularan virus dan tidak perlu lagi menjaga jarak.

"Menggunakan masker adalah satu dari beberapa protokol kesehatan yang harus kita terapkan saat beraktivitas di era new normal.  Kebijakan menjaga jarak fisik, mencuci tangan dengan sabun, tidak berkerumun, menjaga kesehatan ditambah menggunakan masker saat di ruang publik adalah cara bijaksana bagi kita untuk melindungi diri kita, keluarga, dan orang lain di sekeliling kita dari potensi penularan virus ini. Jadi, protokol cegah virus covid-19 harus dilaksanakan semuanya bukan hanya salah satu," sebutnya.

Mari jadikan penggunaan masker sebagai bagian dari gaya hidup di era new normal. Meskipun awalnya tidak terasa nyaman karena belum terbiasa, lama kelamaan kita akan merasa kurang lengkap jika bepergian tidak menggunakan masker. Hal penting yang perlu diingat adalah jika kita melindungi diri kita dengan benar maka kita akan melindungi orang lain di sekeliling kita. Pada akhirnya, jika jumlah kasus orang terkena covid-19 berkurang maka sektor ekonomi dan bisnis bisa segera pulih dan kesejahteraan masyarakat Indonesia juga akan berangsur-angsur membaik.