Menyiapkan Generasi Emas, Bebas Stunting di Mulai dari Orangtua



 Menjadi istri dan ibu bukanlah cita-cita utama saya. Saya terlahir dalam keluarga besar. Saya anak ke 7 dari 11 bersaudara perempuan semua. Ibu saya guru dan almarhum ayah saya Purnawirawan TNI AD. Pada akhirnya menjadi istri dan ibu, saya banyak belajar dari Ibu dan saudara-saudara perempuan. Perjalanan karir saya, salah satunya di sebuah radio siaran swasta niaga dengan menjadi host/pembawa program bincang-bincang, memberi saya banyak pengetahuan.


Pesona Buah Hati, program psikhologi tumbuh kembang anak, bekerja sama dengan ikatan Sarjana Psikhology Jakarta dan Pesona Gizi Keluarga bersama Pakar gizi, almarhumah Ibu Toeti Soenardi, memperkaya wawasan dan mempengaruhi wacana berpikir saya.

Tapi ketika menikah, hamil dan melahirkan. Sumpah semua dimulai dari nol. Ada sesuatu yang tumbuh dalam Rahim, menjungkir balikan seluruh kehidupan saya. Cemas, senang, sedih dan takjub bermain-main dalam kolam pemikiran saya. Inikah yang disebut keajaiban? Ada kehidupan dalam tubuh saya. Sejak detik itu, saya mendadak lapar. Lapar akan pengetahuan. Tentang kehamilan, pertumbuhan janin, bagaimana merawat sesuatu yang nggak nampak dalam tubuh saya tapi harus dipelihara. Tidak mudah karena diikuti perubahan mood, nggak selera makan, mual, pusing dan sensitive.




Semua baru saya pahami, ketika merasakan sendiri. Selain diri sendiri (calon ibu) maka suami (Si calon bapak) mempunyai andil besar dalam memelihara kehamilan. Komitmen calon ibu dan Calon bapak, serta kesamaan tujuan dengan parameter yang sama, harus dibangun dan disepakati. Walau calon bapak tidak mengalami kehamilan, tapi kesadaran dan komitmen untuk menjadi orantua dituntut  sepenuh hati dan sepenuh cinta mendamping si calon ibu. Menyenangkan si calon ibu, besar dampaknya pada pertumbuhan si calon bayi. Karena ibu yang bahagia, dan selalu merasa nyaman akan memberikan rasa yang sama pada si anak. Ini bukancCuma pendapat saya tapi juga disampaikan  Ratu Anandita – Parenting Influencer. 

Salah satu nara sumber webinar dengan tema Webinar Bertemakan “Siap Menjadi Ibu Pencetak Generasi Emas Bebas Stunting” yang diselenggarakan PP Aisyiyah bersama @nutrisikeluarga, narasumber lainnya:
Dr. dr. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A, MARS – Dokter Anak

Dr. Tria Astika Endah permatasari, SKM, – M.Kes PP Aisyiyah
Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., – Psikolog

Webinar ini terlaksan diakhir Juni 2020.

Masa depan anak ditentukan oleh masa 1.000 hari pertama kelahiran yang dihitung sejak awal masa kehamilan (270 hari) hingga anak berusia 2 tahun (730 hari). Pada masa ini, orang tua perlu memberikan stimulasi yang baik untuk anak agar anak dapat bertumbuh kembang dengan baik.



Terbatasnya pengetahuan tentang pentingnya persiapan gizi saat hamil menjadi tantangan dalam program pengentasan stunting di Indonesia. Padahal, 1.000 hari pertama kehidupan merupakan fase penting dalam perkembangan otak dan tubuh anak dan mencegah anak stunting/ gizi buruk ataupun malnutrisi.
Prevalensi stunting Indonesia hingga akhir 2019 kemarin masih berada di angka 27,7%. Walau angka tersebut turun sekitar tiga persen dibanding tahun sebelumnya, tapi jumlah tersebut tetap tinggi karena WHO menetapkan batas atasnya 20%.

Menurunkan prevalensi stunting menjadi tanggung jawab bersama. Bukan hanya pemerintah tapi juga masyarakat dan semua yang peduli pada persiapan generasi Emas.   Dokter anak Dr. dr. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A, MARS mengatakan jika anak sudah stunting itu sama saja dengan bodoh permanen, tidak bias dikejar ketertinggalannya. Tapi kalau masih sebatas gizi buruk, nasih bisa dibantu dengan diberikan makanan dengan kandungan gizi yang baik. Itu sebabnya Dokter Rahmat Sentika menegaskan #SKMbukansusubalita.

Menjawab pertanyaan kalau sekadar toping untuk kue atau pudding atau es krim apakah boleh diberikan pada balita? Jika ada yang lain, mengapa harus diberikan SKM? Karena walau masyarakat mengenalnya sebagai SKM, kenyataannya itu hanya kental manis tanpa susu. Banyak pembuktian jika dipanaskan hanya akan menghasilkan caramel gula.        Jadi apa dong penyebab anak stunting?


Menurut Dr. Tria Astika Endah permatasari, SKM,
jadi stunting itu kondisi gagal tumbuh pada anak, akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama. makanya penting bagi pasangan calon orangtua untuk memahami pentingnya perdsiapan di 1000  hari pertama kelahiran yang dimulai sejak janin dalam rahim tumbuh.

Penyebab stunting, bisa karena kurangnya protein. Kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama, kekurangan air bersih dan sarana sanitasi juga sulitnya akses pada layanan kesehatan. 

Jadi memberi makan pada anak nggak cukup asal kenyang. Asupannya harus memenuhi  unsur gizi, seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. 
Untuk mengingat apa yang harus diberikan pada anak dengan gizi yang cukup, ingat prinsip isi piringku dengan paduan Tumpeng gizi seimbang.   




Terkait persiapan generasi emas, tentu terkait dengan ibu dan ayahnya. Menjawab pertanyaan salah satu peserta webinar, apakah dalam mencari pasangan diperlukan untuk mengetahui bobot, bebet dan bibitnya?   Psikholog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Ps mengatakan yang utama adalah pengenalan antar kedua pasangan. Dan jaiuh lebih baik jika dibangun rasa saling percaya dan komitmen dalam membangun pernikahan termasuk dalam mempersiapakan anak-anak. Kesama tujuan akan membuat kedua orang tersebut merasa nyaman untuk menjalani kehidupan bersama. Itu modal penting dalam membangun pernikahan.

keluarga bahagia, adalah yang semua anggotanya terpenuhi semua kebutuhan jasmani dan rohaninya, dimulai dari ayah dan ibu yang berkomitmen memberikan yang terbaik buat anak-anaknya. Karena Orangtua adalah pembangun fondasi pertama dalam persiapan generasi emas bebas stunting.

Rapid Test Terdekat , Ada di Halodoc.com

Dok. https://unsplash.com/s/photos/rapid-test

Istilah rapid test, swab test, positif, negatif, OTG-Orang tanpa gejala, new normal/tatanan normal baru juga protokol kesehatan menjadi sering terdengar.  Jaga jarak, bermasker dan selalu cuci tangan, standar dasar protokol kesehatan yang menjadi kebiasaan baru dan harus dibiasakan.

Pandemi Covid-19 yang kita kenal dengan virus corona sungguh mengacak-acak aktifitas klehidupan. Kesehatan adalah harta yang tak ternilai, jadi virus corona ini awalnya terasa sebagai teror yang menakutkan. Tak terlihat tapi mampu merenggut nyawa. Kepedulian antar sesama menjadi sebuah kesadaran yang mengagetkan. ya, kepedulian kita dalam berprilaku sehat turut menjaga kesehatan orang lain. jadi kita bermasker bukan hanya mencegah tertular tapi juga mencegah menulari. Covid19 menular lewat cairan dari hidung dan mulut.

Tak bisa di lawan bukan berarti nggak bisa dibasmi. Obat covid19 masih di cari, kehidupan jalan terus. Maka benar kata Pak Presiden RI, Jokowi, mari berdamai dengan covid19. Berdamai artinya mari kita hidup berdampinggan tapi tidak membiarkan covid19 masuk ke tubuh kita. Kita tetap harus beraktifitas bekerja, terutama mencari uang maka menjaga kesehatan menjadi prioritas penting.

Orang cerewet/bawel sudah banyak tapi di masa pandemi covid19, bertambah banyak. Termasuk saya. Terutama saat kedua anak saya dari luar rumah (bepergian) walau cuma 500 m ke supermarket. Sebelum pergi, mengingatkan pakai masker, nanti jauh-jauh dari pembeli yang lain, jangan lupa sebelum masuk dan ke luar toko, harus cuci tangan di fasilitas yang disediakan.

Saya dan suami sudah berusia di tas 50 tahun, kami berdua termasuk golongan yang rentan terhadap virus corona. Sebaliknya dua anak saya berada dalam usia remaja menuju dewasa dengan ketahanan tubuh yang baik. Tapi tetap saja, saya dua kali lebih memperhatikan kesehatan, kebersihan, prilaku keseharian, termasuk makan makanan bergizi juga suplemen tambahan dan vitamin. 

Ketika diumumkan pemerintah akan ada tatanan normal baru kembali beraktifitas di masyarakat, saya termasuk orang yang peduli mencari tahu apa yang harus dilakukan. Saya, suami dan anak-anak berdiskusi mengenai kegiatan ke luar rumah dan antisipasi kesehatan dan kebersihan. Kami sempat berdiskusi perlu atau nggak perlu melakukan rapid test, maka kami mencari tahu apa sih rapid test dan di mana rapid test terdekat

Rapid test menurut wikipedia  Rapid test saja adalah tes deteksi antigen cepat (RADT) yang banyak digunakan di klinik untuk membantu dalam diagnosis faringitis bakteri yang disebabkan oleh streptokokus grup A (GAS), kadang-kadang disebut radang tenggorokan.

Rapid test berbeda dengan Swab test. Hasil rapid test belum sepenuhnya benar. Untuk mengetahui positif atau negatif covid19 harus ditindak lanjuti dengan swab test. Tapi hasil rapid test dapat digunakan sebagai indikasi awal untuk mengambil keputusan mau apa. Maksunya, kalau rapid test positif artinya tahu ada sinyal dalam tubuh kita yang nggak beres, berarti harus ditindak lanjuti. 

Sebaliknya kalau hasilnya negatif, juga jangan senang dulu. Karena walau rapid test hasilnya negatif, standar protokol kesehatan tetap harus dilakukan setiap saat. (jaga jarak, bermasker, sering cuci tangan dengan sabun di air mengalir) Atau nggak usah berpergian kalau nggak perlu/penting. Tetap olahraga, berjemur, makan-makanan bergizi dengan menerapkan Pola hidup Bersih dan Sehat.

Lewat catatan ini, saya mau mau info kalau anda mau melakukan rapid test, silakan ke situs www.halodoc.com. atau unduh aplikasinya halodoc.com. jadi aplikasi halodoc.com ini, Aplikasi Kesehatan Terbaik di Indonesia. Tanya dokter umum dan spesialis, Beli obat, Cek Lab, dan Informasi Kesehatan Terkini dan Terlengkap. Nah kalau mau tahu di mana rapid test terdekat, ya ke halodoc.com saja karena anda bisa melakukan rapid test di situ.




HUT ke-47 Kerukunan Keluarga Kawanua, Menyalurkan Bansos dan Gelar Ibadah On Line


Di masa Pandemi Covid-19, Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) yang tahun 2020 memasuki usia 47 tahun. Dalam rangka mensyukuri usia organisasi menggelar berbagai kegiatan. Mulai dari pembagian bahan kebutuhan pokok (Bansos didistribusikan 12 Juni 2020), ibadah syukur sekaligus, perayaan Paskah, Kenaikan Isa Alamasih dan Pentakosta. Diselenggarakan secara online di akun media sosial, seperti facebook, instagram dan youtube, disiarkan  dari Gereja GPIB Paulus, Jakarta-Pusat, Sabtu 13 Juni 2020.

Penyelenggaraan kegiatan dilaksanakan oleh Panitia yag diketuai Marsma TNI Donald Kasenda, ST, SIP, MM dan Sekretaris Panitia Dr. Donald R. Pokatong, Ir, MSc dan Bendahara Panitia Debby Watuliu-Dumais serta dibawah arahan Brigjen Pol Dr. Winston Tommy Watuliu, MSi selaku Wakil Ketua Umum I DPP KKK. Kegiatan ibadah tersebut sekaligus sebagai puncak acara, terbilang sukses diikuti lebih dari 15 ribu orang. 






Di tengah2 ibadah, ada berita duka, telah meninggal Ibu Juliana Punggu Sompie-Dungus, diusia 88 tahun, almarhumah adalah Ibunda dari Ketum KKK Dr. Ronnie F. Sompie, SH, MH. Seluruh pengurus dari tingkat DPP, DPD, DPC menyampaikan bela sungkawa kepada Bapak Dr. Ronny F. Sompie, SH, MH dan mendoakan kepada Keluarga Besar Sompie-Dungus yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan.









Selama kegiatan ibadah online berlangsung, banyak kejadian unik dan lucu. Kar
ena himbauan penerapan standar protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, Panitia dan pihak keamanan mengawasi dengan ketat. Maka tak heran jika agak susah mendapat foto dokumentasi. Bahkan saat penipuan lilin karena tidak boleh ditiup (penyebaran covid-19, salah satunya dari air liur) maka lilin dipadamkan dengan cara dikipas. Begitupun selama kegiatan berlangsung, diwaktu bersamaan hanya boleh dihadiri orang dengan jumlah terbatas.  

Ketum KKK Dr. Ronnie F. Sompie, SH, MH, saat sambutan menginformasikan, bahwa organisasi Kerukunan Keluarga Kawanua sudah memiliki legalitas hukum
Kerukunan Keluarga Kawanua sebagai organisasi berbadan hukum perkumpulan  diakui resmi  pemerintah dan tercatat pada Kementerian Hukum dan HAM sejak September 2014. Juga disampaikan bahwa logo Kerukunan Keluarga Kawanua yang digunakan saat ini sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM sejak bulan September 2013 sebagai 'seni logo' dan pemegang hak cipta adalah atas nama Perkumpulan "Kerukunan Keluarga Kawanua".


Perkumpulan "Kerukunan Keluarga Kawanua". diulang tahunnya yang ke 47 mendapat banyak ucapan selamat,  dari warga Kawanua seluruh dunia dan beberapa tokoh Kawanua dari kalangan TNI-Polri yaitu Marsma TNI Ronny Moningka, ST, MM (Komandan Lanud Roesmin Nuryadin Pekanbaru), Irjen Pol Dr. Petrus Golose (Kapolda Bali), Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, MM (Kapolda Sulut) serta Gubernur Sulawesi Utara, Bpk Olly Dondokambey, SE.



Pada kesempatan tersebut juga diputar videoa lahirnya organisasi KKK. Buat saya ini info penting, agar generasi muda, mereka yang lahir dan tumbuh di luar Kawanua, mengenal asal usul akar budaya asli mereka. Dengan begitu mereka tetap bisa mengenali, mencintai dan memelihara. 

Saya mengikuti ibadah bersama Mama di rumah. beliau sangat senang mendengar musik kolintang dan lagu-lagu berbahasa kawanua. Saya berharap KKK terus bergerak, bertumbuh dan mengasihi sehingga menjadi berkat bagi banyak orang.
#KKKBackturncovid19

Bagi yang tidak sempat mengikuti secara streaming (langsung) tetap dapat menyaksikan di link berikut:

Beberapa Kondisi Pada Anak yang Harus Orangtua Bawa Langsung ke Dokter Terdekat


Memiliki buah hati, dambaan hampir semua pasangan suami istri. Walau tujuan sebuah pernikahan, memiliki buah hati bukan satu-satunya atau bukan yang utama. Namun Buah hati tetaplah, sesuatu yang diharapkan. Anak merupakan buah hati sekaligus sebuah amanah yang harus Orangtua jaga dengan sebaik-baiknya. Bagi yang sudah menjadi orangtua, pasti paham benar rasanya kalau buah hati sakit. 

Dibalik keceriaannya, anak-anak mudah terserang penyakit karena umumnya anak-anak suka mengeksplor lingkungan tanpa mereka peduli kebersihannya. Bukan berarti Orangtua harus menjaganya dengan selalu memintanya hanya bermain di rumah saja, namun berikan ia bekal untuk bisa tetap sehat saat bermain di luar. Bekal apa yang bisa Orangtua berikan?   Berikan bekal dalam bentuk kekebalan tubuh yang baik.  Kebiasaan sehat yang baik bisa dimulai dengan hal sederhana seperti mencuci tangan. 

Meski begitu, anak bisa tetap terserang penyakit yang tidak bisa diprediksi dari mana datangnya. Beberapa penyakit bisa sembuh dengan sendirinya sehingga  tak perlu khawatir, akan tetapi penyakit lainnya juga bisa bertambah parah jika Orangtua tidak segera memberikan penanganan yang tepat. Untuk itu sebagai orang tua, kita harus mengetahui kapan saat yang tepat memeriksakan anak ke dokter terdekat.

Anak-anak biasanya mudah terkena serangan virus seperti batuk dan pilek. Kondisi ini umumnya bisa sembuh dengan sendirinya asalkan si kecil banyak beristirahat di rumah.Orangtua juga bisa memberinya obat khusus anak untuk membantu sistem imun melawan bibit penyakit. Selain pilek dan batuk, si kecil juga mudah terkena diare akibat kontaminasi makanan yang kurang higienis. Diare juga bisa membaik dengan sendirinya asalkan efek makanan tersebut sudah hilang. Anak juga bisa diare akibat mengkonsumsi makanan yang membuatnya alergi.



Saat keduanya masih balita





Meski beberapa penyakit yang mudah diderita si kecil bisa sembuh dengan sendirinya, namun bukan berarti Anda tak perlu waspada saat si kecil sakit. Berikut ini adalah beberapa kondisi dimana Anda harus meningkatkan kewaspadaan dan segera membawa si kecil ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut:

  1. Demam.
Saat si kecil demam, merupakan tanda yang normal saat tubuh melawan infeksi. Demam bisa datang dengan gejala lainnya seperti batuk atau pilek. Demam pada anak tidak boleh dibiarkan terlalu lama, batas Anda bisa mentoleransi timbulnya demam hanyalah satu hari dan jika di hari berikutnya demam tidak turun apalagi semakin tinggi maka Anda perlu membawa si kecil ke dokter.

  1. Batuk lebih dari 4 hari.
Batuk meski juga bisa disebabkan oleh virus dan sembuh dengan sendirinya, namun jangan dilupakan bahwa batuk juga bisa disebabkan karena bakteri yang memerlukan obat untuk bisa disembuhkan. Anda bisa menunggu hingga 4 atau 5 hari sebelum membawa si kecil ke dokter jika batuk yang terjadi tidak semakin parah atau dibarengi dengan gejala lainnya.

  1. Diare berkepanjangan.
Diare memiliki akibat yang cukup fatal jika terjadi terlalu lama dan terlalu sering yaitu dehidrasi. Meski begitu dehidrasi bisa diatasi di rumah dengan memberi si kecil minuman mengandung oralit dan makanan yang sehat. Akan tetapi jika diare terus menerus juga akan berakibat ke penyerapan nutrisinya yang mengakibatkan si anak terus menerus merasa lemas. Anda perlu membawa si kecil ke dokter untuk mengetahui sebab diare jika kondisi ini tetap berlanjut lebih dari 2 hari.

Itulah kondisi dimana anak perlu segera mendapatkan pertolongan dokter terdekat saat ia mengalami sakit yang biasanya bisa sembuh sendiri. Dengan memberikan jeda, Orangtua juga bisa membantu si kecil meningkatkan sistem imun tubuhnya sehingga lebih kuat melawan virus atau bakteri yang sama di lain waktu. agar si kecil bisa segera sembuh. Tak ada salahnya menyiapkan obat-obatan khusus untuk anak di kotak obat sehingga dapat langsung digunakan jika dibutuhkan.

Ini diabadikan tidak dimasa Covid-19

Bersatu Lawan Covid-19, Sinar Mas Land Serahkan 12,500 Rapid Test Kit ke Kemenkes RI





Sinar Mas Land diwakili oleh Corporate Governance & Sustainability Division Head, Ignesjz Kemalawarta menyerahkan bantuan 12,500 alat Rapid Test Kit (RTK) secara simbolis kepada dr. Mariya Mubarika – Staf Khusus Kesehatan Bidang Peningkatan Sumber Daya Manusia Kesehatan di Gedung Adhyatama Kementerian Kesehatan, Jakarta (13/04). 12,500 RTK ini merupakan bagian dari 25,000 RTK yang didatangkan Sinar Mas Land untuk disumbangkan kepada berbagai instansi termasuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, beberapa Pemerintah Daerah serta instansi terkait lainnya.


Dhony Rahajoe – Managing Director President Office Sinar Mas Land menjelaskan dalam keterangan tertulisnya “Melalui kegiatan ini, kami berupaya membantu pemerintah dalam menangani dan mencegah penyebaran covid-19. Tidak hanya Kemenkes RI, Rapid Test Kit ini juga telah kami serahkan ke beberapa pemda serta beberapa instansi kesehatan.”




Pada hari yang sama, Senin (13/4/2020) Sinar Mas Land bersama Sinar Mas dan Yayasan Temasek yang merupakan bagian dari Temasek Holdings dari Singapura, Pemerintah Kota Batam, TNI-Polri, Tuan Sing Holding Limited mendistribusikan 210,000 liter cairan pembersih tangan (hand sanitizer) kepada warga di 64 kelurahan di kota Batam.

Sebelumnya, Sinar Mas Land juga telah menyerahkan 750 Alat Perlindungan Diri (APD) yang disumbangkan kepada Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan serta beberapa instansi lainnya.

https://www.instagram.com/p/B_AJLHDg9Rs/




Lidah Bergoyang Saat Jelajah Rasa di Food Festival Fleudelys





Mata saya menatap bahagia, hamparan prasmanan yang terdiri dari nasi, aneka lauk, daging, ikan, ayam juga sayur dan sambal. Empal gentong, Nasi Liwet keprabon, coto makssar   Thai Suki, Aneka pasta, Beef Steak, Aneka pastry, cake dan donat, aneka buah dan aneka minuman segar, semua membuat lidah saya bergoyang menjelajah rasa di Food Festival Fleudelys, yang merupakan peluncuran unit usaha baru dari Fleudelys, yaitu catering. 



Ragam menu yang lezat disajikan dengan tampilan sangat menggugah selera. Plus tersaji dengan memperhitungan kebersihan dan kesehatan. Pokoknya juara.

Dok. Tati Suherman
Apapun aktifitas atau kegiatannya, makan-makan menjadi sebuah komponen yang turut menetukan suksesnya aktifitas atau kegiatan tersebut. Itu juga yang menjadi salah satu alasan, bisnis kuliner nggak pernah sepi. Selalu mempunyai peluang yang besar. Tapi tentunya memenuhi standar. Standarnya apa/ macem-macem, tapi kalau dari sisi saya rasa dan harga. Itu yang utama. Lainnya pelengkap, seperti banyaknya variasi menu, tampilan/sajian, sehat, bersih dan cepat (pelayanan)

     
Mezanin Grand tower Slipi didekorasi layaknya hajatan pernikahan. Meja bulat dengan kursi mengeliling, panggung, penyanyi dan pemain music, serta sudut makanan, minuman juga buah-buahan. Malam ini, peluncuran Fleudelys catering. Bagi sebagian besar yang hadir, terasa seperti reuni. Soalnya Fleudelys catering, ekspansi bisnis dari resto Fleudelys yang sudah ada sejak tahu 2017.

Dok. Refika A

Tingginya permintaan ke resto untuk layanan private party, kegiatan kantor maupun gathering membuat Fledelys memperluas cakupan bisnisnya. Bermain di 3 jenis masakan, yaitu: nusantara, asi dan western membawa Fleudelys di kenal karena layanan dan kelezatannya. Beberapa tamu yang hadir membagikan testimony atas siomay, sushi dan steak yang pernah mereka coba di Feludelys resto. Seperti yang saya sebutkan 
menu- menu di atas, sebagian dari yang tersajikan saya coba.



Empal Gentong
Dok: Refika

Saya bukan ahli kuliner tapi saya harus mengakui hampir semua menu yang saya coba, rasanya lezat. Saya melihat beberapa tamu bahkan tambah untuk Empal gentong dan beef steaknya. Saya tahu itu bukan karena lapar. Kepuasan karena enak atau kenyang tuh beda banget loh.

Aneka Snack
Dok: Tati Suherman

Nasi Liwet Keprabon
Dok: Refika
 Kenyang karena enak wajahnya terlihat puas dan rona kebahagiaannya jelas. Tapi kenyang bukan karena makanan enak, mungkin berkeringat juga tapi wajahnya kusam dan sesekali bersungut-sungut. Nah kebanyakan tamu yang hadir dan mencoba berbagai sajian, semua terlihat  tersenyum, berkeringat dengan wajah gembira.



Di atas saya sudah bilang rasa dan harga. Kamu pasti nggak akan percaya kalau Fleudelys dengan prinsip sajian bersih dan sehat bisa memberikan harga yang ramah di kantong. Untuk  menyajikan berbagai aneka jenis produk catering untuk premium menu, buffet, stall, set menu dan staff meal memiliki harga bervariasi, Rp. 80.000/porsi Rp. 110.000  ada juga yang Rp. 175.000 dengan minimal pembelian 100 porsi. Ada banyak paket penawaran, Silahkan kunjungi website  untuk dapatkan Informasi lebih banyak. https://fleudelyscatering.com

              Dirut Fleudelys catering: Anang Sanjay
Dok. Tati Suherman

Dalam sambutannya, Anang Sanjaya - Direktur Utama Fleudelys Catering. Mengatakan “ Akan terus meningkatkan profesionalisme, produktifitas dan efisiensi Fleudelys catering  untuk mencapai kepuasan pelanggan dengan ketepatan waktu dan pelayanan prima,”  . lebih lanjut Anang menegaskan: “Saya berharap dengan hadirnya  Fleudelys Catering  dapat mewarnai bisnis kuliner di Indonesia, sesuai visi Fleudelys catering yaitu:  menjadikan bisnis catering yang terpercaya untuk menghasilkan kepuasan rasa konsumen yang menjadi prioritas.

Tuh Fleudelys Catering Hadir dengan Rasa dan Kualitas Terbaik. Saatnya akhiri Masa jomblo anda dan nikmati sajian mewah dan lezat di pernikahan anda. Nggak Cuma buat pernikahan loh, arisan keluarga, arisan komunitas atau gathering perusahaan juga bisa memanfaatkan jasa Fleudelys.

Fleudelys catering hadir untuk membantu memberikan pelayanan terbaik bagi tamu special anda. Bersama Fleudelys mari  menjadikan moment special anda tak terlupakan.



Festival Kebhinekaan III: Ruang Memelihara Toleransi



Festival Kebhinekaan III telah dilaksanakan di beberapa trempat di Jakarta, Walau dilaksanakan di beberapa tempat, acara berjalan lancar. Kegiatan terlaksana dengan baik 22-24 Februari 2020. Tempat yang digunakan, saat pembukaan di Griya Gus Dur, di pegangsaan, lalu lanjutan di Wisma Rahmat, Petojo, Yoga gembira di Taman Suropati. Kegiatan juga disemarakan dengan wisata kreatif.

Sesudah pembukaan  (Kamis, 22 Feb 2020) dilanjutkan dengan Wisata Kreatif, menggunakan transportasi Transjakarta dan MRT bersama kawan-kawan disabilitas. Lalu ada juga Wisata Kebhinnekaanyaitu mengunjungi berbagai tempat ibadah. Mesjid, Gereja, Kelenteng, dan tempat ibadah kaum Singh.


Festival Kebhinekaan diselenggarakan oleh Yayasan Khairiyah yang digagas Ira Lathief. Sosok yang bergelut sebagai Pramu Wisata ini, terinspirasi dengan Sang Ibu. Sang Ibu yang saat sakit hingga meninggal didampingi kawan-kawan dari berbagai suku dan agama. Ira, melihat hal itu sebagai hal yang harus dijaga sebagai warisan kebaikan dari Sang Bunda. Sebagai pemeluk agama islam, Ira melihat bagaimana Almarhumah Sang Bunda, selama hidupnya bergaul dan berhubungan baik dengan kawan-kawan dengan latar belakang, suku dan agama yang berbeda. Silaturahmi, saling menjaga dan menghormati terjalin mesra.

Dari situlah Ira dengan segala keterbatasannya, bermodal niat dan tekad melakukan hal baik menyelenggarakan Festival Kebhinekaan. Saya melihat apa yang dilakukan Ira, membuka atau menghidupkan harapan bahwa ke depannya Indonesia akan baik-baik saja. Apa yang dilakukan Ira, memang hal kecil tapi saya dan yang lainnya yang hadir dan mengikuti Festival Kebhinnekaan percaya, lingkaran kebaikan nggak akan padam. Lingkaran itu akan bergulir dan membesar.

Buat saya Festival Kebhinekaan adalah ruang-ruang yang harus dibangun dan dihidupkan untuk terus menjaga dan memelihara toleransi. Memang permasalahannya ada pada pembiayaan. Kegiatan ini jauh dari komersial tapi saya percaya Perbuatan baik akan bergulir dan menemukan yang sevisi. Adalah Sasa, perusahaan yang dikenal memproduksi penyedap rasa  dan berbagai bumbu instan, hadir berpartisipasi. Mempopulerkan Generasi Micin, Sasa ikut berpartisipasi dengan membagikan goodie bag berisi beracam-macam produk kepada semua yang hadir selama pelaksanaan Festival kebhinekaan III.

Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari keberagaman. Festifval Kebhinekaan berisi acara, Milenial Talk yaitu ruang diskusi dan berbagi dari perwakilan para pemeluk agama di Indonesia. Mewakili anak-anak muda karena memang disampaikan anak-anak muda. Makanya di sebut Milenial Talk. Hadir perwaklan dari agama islam, Kristen Katholik, Keristen Protestan, Budha, Hindu, Kong Hu Chu bahkan Bahai, agama kaum Singh.

Pameran foto: Saya dipercaya memandu acara pembukaan Festifal Kebhinekan III, Kamis 22 Februari 2020 di Griya Gus Dur. Ini kali pertama saya menginjakan kaki di rumah Pergerakan Gus Dur. Saat ini Gus Durian sudah ada di 120 kota. Kita tahu Almarhum Gus Dur dikenal sebagai Bapak Toleransi. Pembukaan Festival Kebhinnekaan III sekaligus pembukaan Pameran Foto, sesuatu yang baru dalam Festival Kebhinekaan III. Karena Pameran foto belum ada di Festival Kebhinekaan I dan II.





Adalah Monique Rijker, pendiri yayasan Hadasah Indonesia. Sebuah yayasan yang mengedukasi dan memberikan banyak informasi tentang Israel, Yahudi, Holocoust. Monique Rijkers bekerja di sebuah stasiun televisi. Foto-foto yang dipamerkan adalah erat kaitannya dengan tujuan Kestival kebhinnekaan. Pameran foto berisi 50 foto dari hasil kunjungan 30 hari di China yang diambil dengan camera telepon genggam.

Foto-foto yang diambil, menggambarkan kehidupan masyarakat China yang beragama islam. Jika media ramai membicarakan Suku Uyghur ternyata itu hanya salah satu masyarakat pemeluk agama islam di China. Masih ada suku-suku lain yang beragama islam. Dan kehidupan beragama islam disana baik-baik saja. Jika ada anggapan ada upaya menekan suku Uyghur karena agama, rasanya kita perlu mencari informasi lebih banyak lagi. Dan sebagai upaya untuk tetap menjaga ketenangan dan kedamaian, meminimalkan pro dan kontra, jauh lebih baik diam jika tidak tahu.


Foto-foto yang merekam kehidupan masyarakat islam di China mungkin Cuma info kecil tapi paling nggak memberi info dari sudut yang lain yang bisa menjadi pertimbangan sebelum kita beropini apalagi menyampaikan opini di media baik social atau massa.

Pemutaran film dokumenter. Ada 4 film yang diputar selama Festival kebhinekaan III berlangsung. Oh ya semua acara ini gratis kecuali acara wisata, ada donasi seikhlasnya.. ke 4 film tersebut adalah SEEKING THE IMAM. Film ini bercerita tentang pengalaman Kombatan ISIS yang bertobat dan kembali ke Indonesia. Usai pemutaran film dilanjutkan dengan diskuis bersama tokoh dalam film tersebut.  film-film lainnya adalah: "Atas Nama Percaya", "Beta Mau Jumpa", dan Of Many".

Inspiring talk, Berdiskusi dan mendengarkan pemapaparan dari kawan-kawan kaum penghayat. Kelompok masyarakat yang Percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa tapi tidak mempercayai agama-agama yang ada. Kaum penghayat ini sendiri terdiri dai bermacam-macam. Ada Kaum Pribaden, Sunda Wiwitan dan kepercayaan Budi Daya.     

Apa sih yang membedakan kaum penghayat dan masyarakat beragama?
Ada 3 hal utama, yang membedakan. 
1. Tidak memiliki Nabi, 
2. Tidak memiliki Kitab Suci dan 
3.Tidak memiliki tempat ibadah.

Ketiga hal tersebut juga yang menyebabkan Negara tidak mengakui sebagai agama pada apa yang dipercaya kaum Penghayat. Apa masalah buat mereka/ Jawabnya nggak. Para penghayat hanya minta hak mereka untuk dapat leluasa menjalankan ibadah sesuai apa yang mereka yakini. Karena dari apa yang dijabarkan perakilan 3 kelompok kaum Penghayat. Semuanya ada dalam agama yang saya percaya, agama saya keristen protestan.

Menurut saya pribadi Festival Kebhinekaan ini ke depannya harus lebih besar dalam arti melibatkan lebih banyak kelompok dan masyarakat. Karena ruang-ruang bertukar informasi dan diskusi akan melahirkan rasa respek antar sesama. Berbeda buakn maslah justru perbedaan adalah harta yang harus diperihara. Perbedaan akan menguatkan kita untuk saling melengkapi kekurangan. Perbedaan akan menyadarkan kita, tidak ada yang sempurna. Dengan bersam-sama kita bisa menjalani kehidupan yang lebih baik dan lebih sempurna.