Google Adsense

MAKNA KEMATIAN.

Kematian dapat diartikan sebagai berhentinya sebuah siklus kehidupan. Waktu kematian mahluk hidup tidak dapat di ukur secara pasti. Namun bila makhluk hidup dilahirkan maka suatu masa pasti akan ada kematian.

Sebagai mahluk hidup yang paling mulia dari ciptaan Sang Pemilik Kehidupan, Manusia dikaruniakan akal dan budi. Ini yang membedakn manusia dengan mahluk hidup lain seperti tumbuhan dan hewan.

Kematian pada manusia sering disebut meninggal dunia. Penjelasan karena yang bersangkutan sudah pergi dari dunia tempat biasa ia beraktifitas selama hidup. Tidak semua orang siap menghadapi kematian. Walau tahu, kematian bisa datang setiap saat dan dimana saja.

Jangankan menghadapi kematian diri sendiri, menghadapi kematian orang-orang terdekat saja terkadang, ada perasaan tidak rela. Sehingga tidak sedikit orang mengalami kesdihan berkepanjangan hingga dpresi karena kematian orang-orang terdekat dan tersayang. Padahal cepat atau lambat kita pasti akan kehilangan orang yang kita cintai.

Meninggal mendadak baik karena kecelakaan atau serangan sakit seperti serangan jantung, kerap dianggap musibah. Sehingga handai taulan dan kerabat mendoakan agar yang meninggal mendapat tempat yang layak sesuai perbuatannya selama hidup, Bahkan kalau boleh diampuni akan salah dosanya sehingga melapangkan jalan menuju akhirat.

Tak sedikit pula yang beranggapan meninggal dunia atau kematian sebagai sebuah musibah karena lebih berdampak pada yang ditinggalkan. Sehingga berpesan pada yang ditinggalkan agar tabah menghadapi musibah atau cobaan hidup ini.

Kalau kita mau berbesar hati melihat aspek kehidupan. Sesungguhnya semua itu hanya persepsi.. Mengapa harus dipersepsikan sebagai sebuah musibah atau sebagai cobaan?
Dari segi pemikiran positif, sudah saatnya persepsi itu dibalikan atau dilihat dari sudut yang berbeda.

Bukankah seharusnya kita mensyukuri segala sesuatu dalam hidup. Misalnya kita ditinggal karena meninggal, belahan jiwa, anak, ortu, sahabat atau kerabat. Rasa kehilangan itu pasti ada dan terasa. Itu sangat manusiawi. Tetapi seharusnya hal tersebut tetap disyukuri, bahwasannya kita sudah diberi kesempatan mengenal dan menjalani kehidupan bersamanya.

Atau jika anda sadar bahwasannya kematian bisa datang , kapan dan menjemput siapa saja maka jangan sia-siakan hidup saat ini. Maka mulailah dari sekarang untuk berbuat baik dan mengekpresikan rasa sayang/cinta pada sekitar kita. Kita tidak pernah tahu, waktunya kapan. Mungkin kita yang diberi umur panjang tapi tetap tak berguna jika orang-orang di sekitar kita pergi sebelum tahu kalau kita mengasihi mereka. Demikian juga sebaliknya, rasa sayang kita menjadi sia-sia manakala kematian sudah menjemput kita tanpa kita sempat mengatakan atau mengekprsikan pada orang-orang disekitar kita.

Jadi jangan tunda, lakukan dan katakan saat ini juga pada pasangan, orang tua, saudara, adik, kakak, anak, sahabat atau tetangga atau siapa saja yang kita kenal “Bahwa saya bersyukur dan berterima kasih mengenalmu. Dan saya juga mengasihi kamu!”

Kematiannya tak perlu di tangisi, bukan karena tidak boleh bersedih. Tapi tangisan hanya menjadi sebuah ekpresi sia-sia. Yang meninggal tak kan hidup. Kita hanya bisa mengenang sosoknya dari foto-foto atau dalam ingatan kita ketika menjalani kebersamaan dengannya. Melanjutkan atau meneruskan keinginannya yang belum kesampaian juga bisa menjadi ekpresikan kita dalam menghargainya.

Menurut Norman Causins dalam buku serial Chicken soup for the soul: “Sebetulnya kematian bukanlah kehilangan terbesar dalam sebuah kehidupan. Sebaliknya kehilangan terbesar dalam hidup justru apabila ada yang mati dalam sanubari kita, di saat kita masih hidup!” Citibank Tower lt 10, Plaza Bapindo Jumat: 7 Des 2007. Icha Koraag

1 comment:

  1. Life will never be the same...
    Life is changing...

    Some dreams live on in time forever. Some days are meant to be remembered. Although we know there's much to fear...

    But if, we've paid our dues time after time and we've done our sentence...

    And then, we die of natural causes with smile...God rest our soul...

    It's a nice article!

    God bless you,
    Wuryanano
    http://wuryanano.com/

    ReplyDelete