Google Adsense

LCZ696, Pembawa Harapan Bagi Pasien Gagal Jantung

(Dari kiri ke kanan): Prof. Bambang Budi Siswanto, MD, FIHA, FAsCC, FAPSC, FACC, – Professor in Cardiovascular Medicine; Prof. Sim Kheng Leng David – Senior Consultant of Director Heart Failure Programme in Department of Cardiology, National Heart Centre Singapore; Dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM, – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; dan Milan Paleja – General Manager Pharma, President Director, Novartis Group Indonesia 


Jantung adalah salah satu organ terpenting, namun terkadang orang cenderung mengabaikan gejala yang mengisyaratkan bahwa jantung mereka sedang bermasalah. Gagal jantung adalah kondisi kronis yang serius ketika jantung tidak dapat lagi memompa cukup darah demi memenuhi kebutuhan oksigen tubuh akibat melemahnya otot jantung seiring berjalannya waktu. Hal Ini bisa mempengaruhi tiap individu berapapun usianya.

Dalam Konferensi Pers  Meningkatkan dan memperpanjang kehidupan pasien gagal jantung di Indonesia dengan LCZ696
Prof. Dr. Bambang Budi Siswanto dari Rumah Sakit Pusat Jantung Harapan Kita mengatakan: Kesalahpahaman seputar gagal jantung di antara masyarakat Indonesia seringkali terjadi dan gaya hidup kurang sehat seperti jarang berolahraga, kebiasaan makan yang kurang tepat dan merokok masih menjadi keseharian yang dijalani. "Penyakit gagal jantung tidak dapat disembuhkan, oleh sebab itu sangat penting bagi masyarakat agar lebih paham akan penyakit ini dan mengetahui gejala-gejalanya agar pengidap gagal jantung dapat memiliki kehidupan yang lebih aktif dan panjang

Data Sample Registration Survey tahun  2014 menunjukkan  penyakit Jantung Koroner (12,9%) penyebab kematian no 2 di Indonesia. Setelah Stroke (21,1%) Posisi ke 3 adalah  Diabetes  (6,7%). Kondisi ini sangat memprihatinka, harus segera ditanggulangi agar  tidak menyebabkan penurunan produktivitas, disabilitias,  dan  kematian dini. (Sumber:Kemenkes)

Data World Economic Forum April 2015, menunjukan potensi kerugian akibat Penyakit Tidak Menular  di Indonesia pada periode 2012-2030 mencapai 4,47 triliun dolar, atau 5,1 kali PDB 2012. Gila...kebayangkan besarnya anggaran? dan pastinya bagi mereka yang sakit  tentu menjadi tidak produktif. 

Maka tak salah rasanya, Jika Dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM, – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, meminta jurnalis dan blogger untuk terus mensosialisasikan informasi gaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat tidak lagi sekedar slogan atau sebatas ucapan. Gaya hidup sehat harus diterapkan. Untuk apa uang banyak kalau sakit-sakitan? makan apapun jadi nggak enak. Bicara penyakit jantung, kita perlu mengenali apa sih penyakit jantung itu? jantung adalah salah satu organ pneting mahluk hidup. tugasnya memopakan aliran darah agar menyenar merata ke seluruh tubuh terutama ke otak. 

Sama seperti pompa air, jika saluran-saluran airnya sempit atau kecil maka aliran airnya menjadi kecil. Bagitu juga dengan jantung, ketika gaya hidup tidak sehat kita lakukan, maka tuuh merespon. salah satunya bakal terjadi penyempitan pembuluh darah jika tekanan darah meningkat akibat penumpukan kolesterol. maka kerja jantung akan terganggu.

Sebaliknya pada kondisi-kondisi tertentu, memang ada penyakit jantung bawaan, seperti gagal jantung misalnya. Sebetulnya penyakit jantung bisa disembuhkan nggak sih? Itu salah satu pertanyaan yang pasti terlintas dalam benak banyak orang. Jawabannya nggak mudah. Karena perlu dilakukan pemeriksaan panjang untuk  mengetahui kondisi pasien. Jika sudah diketahui, barulah di terapi dengan obat-obatan yang diperlukan sesuai kondisi pasien. 

Pada penyakit jantung, biasanya nggak berdiri sendiri, tekanan darah tinggi/hipertensi, tinggi kolesterol dan diabetes adalah penyakit yang bisa datang menjadi penyebab atau pengganggu. Sehingga terapi pengobatan yang diberikan harus disesuaikan dengan faktor-faktor tersebut.


Dalam Jumpa Pers Presiden Direktur Novartis Indonesia Milan  Paleja, mengatakan: "“Demi mengurangi memburuknya kondisi pasien gagal jantung, Novartis menghadirkan pengobatan gagal jantung baru LCZ696 dengan nama molekul sacubitril valsartan sodium hydrate di kelas perawatan ARNi (Angiotensin Receptor-Neprilysin inhibitor) di Indonesia, sejak pertama kali diluncurkan di Eropa dan Amerika Serikat 18 bulan yang lalu.

Lebih jauh, beliau melanjutkan: “Komitmen kami tetap teguh di semua negara di mana kami beroperasi. Kami selalu siap untuk mendukung pemerintah Indonesia dan bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan untuk membantu pasien Indonesia yang menderita penyakit kardio-metabolik, seperti diabetes, hipertensi dan gagal jantung, baik melalui JKN maupun pasar komersial. Dengan ini, kami juga berharap dapat membantu meringankan beban sosial maupun ekonomi sebagai akibat penyakit ini. Adalah sebuah kebanggaan bagi kami untuk dapat bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dan pemangku kepentingan lainnya untuk dapat mencapai lebih banyak pasien di Indonesia.”

Kesalahpahaman terhadap pengertian serangan banyak penyakit termasuk penyakit jantung, menjadi penyebab kematian. Pada dasarnya tidak ada yang namanya serangan jantung mendadak. Artinya ketika gangguan jantung terjadi, bukan penyakitnya datang dengan tiba-tiba tapi prosesnya sudah berjalan lama, bahkan tak jarang sudah ada tanda namun tidak dipedulikan. Jadi jangn heran ketika konsultasi dengan dokter, biasanya dokter akan menanyakan gejala-gejala. Pernah semutan? pernah pingsan? TLalu ada pengecekan tekanan darah, gula darah juga kolesterol, dll.

Karena itu yok kita mulai dengan meningkatkan olahraa atau banyak bergerak. Situasi dan kondisi sekarang membuat jadwal kegiatan olahraga tidak mudah tapi bukan berarti tidak bisa. Hindari lift, kalau ruang kerja cuma di lantai dua. Saat makan siang, mulailah perbanyak buah dan sayuran. Untuk orang dewasa, karbohidrat sebagai sumber energi tidak perlu banyak-banyak. Yang penting ada karbohidrat, ada protein, vitamin dan mineral serta serat dari sayur dan buah.

Kue-kue manis? Sedikit boleh-boleh saja. Memberi penghargaan pada diri sendiri setelah bekerja, kenapa nggak? Kuncinya satu, Jangan kebanyakan. Makan goreng-gorengan? Boleh. Tapi bisa dihindari demi kesehatan dong. Nikmatnya sebentar, numpuk kolesterolnya lama? Semua kembali pada pilihan. Mau sehat atau mau enak? Kalau sehat, makan apa aja bisa dinikmati tapi kalau enak sebentar lalu sakit? Nggak sebandinglah.




Yok kita lakukan dengan CERDIK.
Cek Kesehatan secara rutin
Enyahkan asap rokok
Rajin berolahraga
Diet seimbang, perbanyak buah dan sayur
Istirahat yang cukup
Kelola stress dengan baik


10 comments:

  1. Waah tulisan Buncha kereeen... Tapi buund1... Nggg anuuu poin 2 paling bawah aku... Ah ya syudahlah.. Makasih ya bund ulasannya. Bermanfaat banget bagi masyarakat yang ingin menjaga kesehatan jantungnya

    ReplyDelete
  2. Hiks... Saya baru tahu kalau kurang gerak merupakan salah satu penyebab sakit jantung juga. Saya termasuk orang yang kurang gerak dan lebih sering duduk dalan waktu lama. Kayaknya abis ini harus rajin olahraga nih. Makasi atas ulasannya ya, Buncha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Olahraga harus menjadi gaya hidup yg dipraktekan.

      Delete
  3. Menyimak dan mencamkan isinya. Salam sehat, terima kasih infonya yang keren, BunCha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mampir

      Delete
  4. Penasaran denga metode pengobatannya.

    ReplyDelete
  5. Yuk terapkan metode CERDIK utk mengurangi tingkat kesakitan gagal jantung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas CERDIK harus diterapkan

      Delete