Asuransi Flexi Life, Bukan Sekadar Jaminan Masa Depan tapi juga Bukti Cinta

Umat Muslim seluruh dunia, bulan lalu merayakan Idul Adha atau Idul Qurban. Tiap orang memiliki pemahaman dan persepsi yang berbeda-beda atas makna berkurban. Buat saya pribadi berkurban/berkorban adalah salah satu bentuk cinta. Di mana Nabi Ibrahim mencontohkan, besarnya cinta kepada Tuhan melebihi cintanya kepada anaknya. Di saat kita rela memberikan yang terbaik dari diri kita kepada orang-orang yang kita cintai, itulah bentuk cinta yang sesungguhnya. Termasuk dalam memberikan jaminan untuk keluarga termasuk diri sendiri, pasangan dan anak.


Semua itu bisa saya wujudkan lewat asuransi. Asuransi bukan pemborosan, sebaliknya jika kita menerapkan cara mengatur keuangan, maka asuransi adalah salah satu poin pentingnya. Mengapa begitu? Keuangan rumah tangga tak beda dengan keuangan perusahaan. Pengeluaran tidak boleh lebih besar dari pemasukan. Bahkan akan sangat diperbolehkan, memiliki sumber keuangan lebih dari satu. Bukan untuk menumpuk harta tapi demi menjamin kehidupan yang layak dan baik di masa depan. Sampai saat ini, belum ada yang bisa meramalkan akan bagaimana situasi dan kondisi 10 atau 20 tahun lagi. Memiliki asuransi adalah memiliki jaminan keuangan di 10 atau 20 tahun kedepan. Mengapa kepastian, yaiyalah, premi dan manfaat asurani ada hitungannya dan sudah bisa dihitung sekarang untuk 10 atau 20 tahun ke depan. Makanya ada kepastian.
Lahir, menikah dan mati adalah tiga siklus dalam kehidupan makhluk hidup. Bicara kehidupan manusia, sebagai sebuah keluarga, tentunya ada manajemen keluarga yang di dalamnya tercakup keuangan.  Dalam perjalanan kehidupan saya, mulai bekerja sebelum menikah lalu menikah dan tetap bekerja hingga akhirnya alih profesi dari pekerja fulltime menjadi part time lalu menjadi freelancer, saya menjalani bermacam-macam methode pengaturan keuangan.
Ketika memiliki anak, saya meyakini harus memiliki asuransi sebagai jaminan di masa depan.  Sayapun membeli polis asuransi. Saat itu saya dan pasangan sama-sama bekerja, maka kami memiliki polis asuransi masing-masing. Bahkan dari perusahaan asuransi yang berbeda. Ini disebabkan perusahaan tempat kami bekerja berbeda. Saya dan pasangan membeli polis asuransi  jiwa  atas diri/jiwa kami. Mengapa asuransi jiwa? karena, bila salah satu dari kami meninggal, yang ditinggalkan bisa mendapat manfaat.  Selain itu asuransi jiwa bermula dari uang kecil yang bisa menjadi uang besar. Kan tidak ada satupun yang berharap cepat-cepat meninggalkan dunia. Makanya asuransi jiwa preminya kecil untuk waktu yang panjang. Ini sekaligus bukti kasih sayang atau cinta pada pasangan/anak/keluarga.
Oh ya saya mau infokan asuransi yang baru saja saya beli. Jujur nih sejak tahu manfaat asuransi, saya jadi memiliki beberapa polis asuransi dengan beberapa manfaat yang berbeda-beda. Buat saya, asuransi itu investasi.  Saya baru saja membeli asuransi jiwa Astra Life  namanya Flexi Life, yaitu  asuransi jiwa ultra fleksibel pertama di Indonesia yang bisa kamu #AturSendiri sesuai perubahan tahap hidupmu. Flexi Life membuat memiliki asuransi itu simple banget. Cukup satu untuk semua dan preminya bisa disesuaikan kebutuhan.
Flexi Life adalah asuransi jiwa murni yang dimana uang pertanggungan dan preminya bisa ditentukan oleh nasabahnya sendiri  (saya bebas menentukan sesuai kebutuhan saya) dan memiliki kelebihan berupa: Satu polis seumur hidup. Cukup bayar sesuai risiko saat ini atau usia saat mendaftar. Misalnya, orang usia muda biasanya memiliki risiko yang lebih kecil dibanding dengan orang berusia tua. Sehingga premi bisa dibayar lebih murah dan disesuaikan dengan risiko hidup setiap tahunnya. Polis bisa otomatis diperpanjang hingga usia 85 tahun. 

Sumber:

Saya juga dapat mengubah premi secara online sesuai kebutuhan dan kemampuan kita, misalnya bulan ini bayar Rp 500.000/bulan namun karena bulan depan harus renovasi rumah jadi bisa menurunkan premi jadi Rp 200.000,-
Saya bisa memilih nilai perlindungan mulai dari Rp50 juta hingga Rp5 Miliar tanpa perlu repot melakukan cek medis. Selain memilih nilai perlindungan, kita juga bisa memilih frekuensi pembayarannya, mulai dari bulanan hingga tahunan. Ditambah, jika membayar secara tahunan kita akan lebih hemat 2 bulan.
Semua proses itu sangat mudah karena bisa dilakukan secara online melalui ilovelife.co.id, ecommerce milik Astra Life. Bahkan klaim pun bisa dilakukan online tanpa perlu repot datang ke kantor asuransi.·   
Proses pembelian asuransi jiwa ini, nggak sampai 30 menit. Saya sudah membuktikannya. Benar nggak perlu medical check up walau untuk dapat pertanggungan 1 M.  Selain prosesnya cepat dan apa yang harus diisi, sangat mudah. Petunjuknya, jelas.  Bagian yang agak lama untuk saya isi adalah pembagian penerima manfaat. Mau saya berikan kepada siapa? Oh ya, saya bisa membagikan kepada maksimal 5 penerima manfaat.  Saya memberikan kepada 4 orang. 3 yang pasti, pasangan dan dua anak. Besarnya sama, masing-masing 25 %. Jadi 3 x 25 % = 75 %. Sisanya 25 % Mau saya berikan ke saudara kandung, tapi saudara kandung saya ada 10. Maka saya memutuskan memberikan kepada kakak sulung saya.
Oh ya buat yang tertarik untuk membeli asuransi flexi life ini silakan menggunakan kode referral saya, yaitu BLOGELISA61. Jangan ragu untuk memutuskan membeli polis asuransi, tapi nggak ada salahnya mempelajari dari banyak produk asuransi dan putuskan asuransi yang terbaik, yaitu asuransi yang bisa memberikan jaminan kepastian. Buat saya Astra, jaminan berkualitas.



No comments:

Post a Comment