Maltofer, Suplemen Zat Besi Rasa Coklat Swiss dari Combiphar

 Maltofer, Suplemen zat besi rasa coklat Swiss dikenalkan Combiphar lewat serangkaian seminar, dua diantaranya di Jakarta tanggal 2 dan  3 Mei 2019. Saya berkesempatan hadir, Jumat 3 Mei 2019 Di Graha Pengayoman, Jakarta. Di selenggarakan oleh  
Dharma Wanita Persatuan dan PERNAKES 
Kementrian Hukum dan Ham RI
Bekerjasama dengan
maltofer
Woman Community

Peran Penting Zat Besi
Dalam 1000 Hari  Kehidupan Pertama
(Golden Age)




Menghadirkan nara Sumber: dr.Herbowo A.F Soetomenggolo, Sp.A (K).



Acara di mulai dengan berbagai sambutan dari
Ketua Dharma Wanita Kementrian Hukum dan HAM RI, Ibu Wiwik Bambang Rantam
Ketua Pernakes, Drg. Diana Ekadesy
Perwakilan kementrian Kesehatan RI: Punto Dewo, SKM, M.Kes
Perwakilan Combhipar: Ibu Ni Ketut Sukartiwi
Dilanjutkan dengan pemberian cinderamata.



Bicara tentang pentingnya  1000 hari kehidupan pertama, bukanlah informasi baru buat saya. Tapi bicara Peran Penting Zat Besi
Dalam 1000 Hari  Kehidupan Pertama, banyak informasi baru yang mencerahkan sekaligus mengagetkan.

Selama ini jika bicara kekuarangan zat besi maka identik dengan anemia. mendengar anemiapun belum semua masyarakat paham, kalau anemia itu berarti kurang darah, ditandai dengan HB kurang dari 12. Karena masih ada yang memahami  anemia sebagai darah rendah. Padahal kurang darah dan darah rendah ada pada situasi dan kondisi yang sangat berbeda.




Jika darah rendah bisa diketahui dengan pengukuran tensi. Sedangkan anemia atau kurang darah harus di cek /di tes darahnya. Anemia sendiri terbagi dua. Anemia karena kekurangan zat besi dan anemia karena kekurangan vitamin. 

"Anemia adalah suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk menyebarkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Dengan kondisi tersebut, penderita biasanya akan merasa letih dan lelah, sehingga tidak dapat melakukan aktivitas secara optimal.
Anemia dapat terjadi dalam jangka waktu pendek maupun panjang, dengan tingkat keparahan ringan sampai berat. Pengobatan kondisi ini bervariasi tergantung pada penyebabnya. Anemia dapat diobati dengan mengonsumsi suplemen secara rutin atau prosedur pengobatan khusus." (Sumber)

Nah saat seminar, Combiphar menyediakan fasilitas cek darah untuk mengetahui anemia atau tidak. Jika kedapatan  HB  di bawah 12 berarti anemia karena yang tidak anemia atau sehat HB berada pada rentang 12-14. Apa sih yang harus dilakukan kalau anemia? ya, harus diatasi, selain memperbaiki gaya hidup dan pola makan,  bisa juga dengan menambah suplemen zat besi seperti maltofer.



Siapa sih yang harus mendapat tambahan suplemen zat besi? Secara keseluruhan, rata-rata masyarakat indonesia kekurangan zat besi karena pola makan yang kurang baik, jika tidak mau dikatakan sebagai pola makan yang salah. Ternyata kebiasaan minum teh, sebuah kebiasaan yang kurang baik. Karena teh menjadi salah satu penghambat serapan zat besi dalam tubuh. Selain teh, susu yang bukan susu formula juga terindikasi menjadi penghambat serapan zat besi. Nah, bagaimana saya nggak terkaget-kaget? selama ini saya mempunyai pemahaman, susu sudah pasti bagus.

Karena anak-anak saya sudah remaja, saya memberikan mereka susu UHT, kadang-kadang suus murni. Ternyata salah. Menurut dokter Herbowo, jauh lebih baik memberi anak-anak nmakanan dengan porsi cukup sesuai usia dengan kandungan gizi lengkap (Mikro dan makro nutrien)

Tapi iya juga sih, kalau anak pola makannya bagus, cukup kelengkapan makro dan mikro nutriennya, nggak perlu ditambah susu. Nah jadi pekerjaan rumah bagi saya dan semua orantua, apakah sudah memberikan asupan makanan yang cukup dan memenuhi makro dan mikro nutrien? 

Nutrisi Makro adalah nutrisi yang menyediakan kalori atau energi bagi tubuh kita. Nutrisi adalah unsur yang dibutuhkan untuk pertumbuhan badan, metabolisme tubuh dan juga fungsi tubuh. Makro nutrisi dibutuhkan dalam jumlah banyak oleh tubuh kita, dan kita dapat mencukupi semuanya dari makanan. Yang tergolong nutrisi makro adalah karbohidrat, protein, dan lemak.

Nutrisi mikro adalah nutrisi yang diperlukan oleh tubuh manusia dalam jumlah yang kecil untuk membantu tubuh dalam mencukupi kebutuhan hariannya. Dalam sehari setiap orang membutuhkan sekitar 100 miligram nutrisi mikro. Yang termasuk dalam nutrisi ini adalah zat besi, magnesium, garam, vitamin, dan masih banyak lagi. (Sumber:)

Kekurangan Nutrisi mikro jangka panjang sangat membahayakan tumbuh kembang termasuk pertumbuhan otak/kecerdasan anak. Saya yakin, setiap orangtua menginginkan anak-anak tumbuh sehat dan cerdas. Dan sebagai orangtua, memang wajib memberikan ak dasar anak selain tempat tinggal dan pakaian, juga makan, kesehatan dan pendidikan. Maka memberikan makanan bergizi lengkap adalah hak anak untuk mendapatkannya.

Bukan cuma kekurangan nurtisi mikro saja yang berbahaya, kekuarangan nutrisi makropun berbahaya. Persoalan kekuarannya nutrisi makro bisa teridentifikasi dengan mata telanjang. salah satunya pertumbuhan fisik yang kurang. Baik kurang tinggi maupun kurang berat badannya. Sedangkan kekurangan nutrisi mikro agak susah teridentifikasi dengan mata telanjang. 

Kekurangan nutrisi mikro lebih terlihat pada gejala, seperti 
- Conjungtiva pucat, 
- Mudah lelah, 
- Mudah marah, 
- Ujung jari jika di tekan terlihat pucat, 
- Sakit kepala,
-  kurang nafsu makan, 
- Pica. 
dari ke 7 gejala di atas, saya baru tahu PICA, yaitu suka ngemil seuatu yang nggak umum. Seperti gigit-gigit ujung kuku, ngunyah es batu bahkan remahan dinding. Nah ngemil remahan dinding bukan remahan rengginang saya kaget banget. Salah satu adik saya, sewaktu balita suka banget bolongin dinding dan remahan pasirnya di makan. Ternyata itu salah satu ciri kurang zat besi.


Zat besi ini dibutuhkan sejak masih janin hingga dewasa. Mulai dari pertumbuhan janin juga untuk pertumbuhan otaknya. Pada anak-anak, baik balita, pra sekolah, usia sekolah hingga remaja, zat besi penting untuk pertumbuhan fisik, otak dan emosional. Pada remaja putri yang sudah mengalami menstruasi, zat besi sangat dibutuhkan untuk menjaga sirkulasi darah dan kebutuhan HB buakn cuma untuk masa sekarang tapi juga untuk persiapan saat menikah, hamil dan melahirkan.

Sebagai orangtua, saya tidak memperhatikan gangguan emosional pada anak bisa jadi karena kekurangan zat besi. saya pikir, hal biasa pada anak remaja kalau bad mood alias ogah-ogahan. Ternyata bukan hal biasa, karena jika dibiarkan akan menjadi gangguan emosioal yang bisa berdampak buruk saat anak bersosialisasi.

Jadi zat besi itu 
mempunyai peranan penting 
sebagai transportasi oksigen ke seluruh tubuh 
untuk menghasilkan energi.

Makanan sumber zat besi terbagi dua. 
Pada hewan: daging sapi, ayam, hewan laut, telur.
Pada tumbuhan: bayam, kacang-kacangan, tomat juga kentang

Makanan Sumber Zat Besi
Sumber:


Namun sumber zat besi dari tumbuhan seringkali penyerapannya terhambat terutama pada orang-orang yang sering mengkonsumsi teh. Untuk mempercepat penyerapan zat besi dibutuhkan vitamin C. karena itu buah-buahan mutlak diperlukan dalam porsi makan.

Karena kebanyakan masyarakat Indonesia kekurangan zat besi, maka perlu penambahan suplemen/vitamin zat besi. Saat saya mengikuti Kunjungan Kerja Mentri Kesehatan RI, ibu Nila Moeloek, Tahun 2018 ke Gorontalo, salah satu program kerjanya adalah melihat proram yang sudah berjalan di salah satu SMAN Gorontalo, yaitu pemberian vitamin zat besi kepada murid-murid perempuan. Ini merupakan program awan tahun belajar yang sudah dilakukan bertahun-tahun. Para murid perempuanpun sudah paham, mengapa mereka perlu mendapat tambahan suplemen/vitamin zat besi ini.

Waktu saya hamil, selain kalk saya juga mendapat tambahan vitamin zat besi. Jujur nih, vitamin ini bikin mual. Cuma demi kehamilan yang sehat dan janin bisa bertumuh dengan baik, maka dengan perjuangan dan doa vitamin zat besi ini yang diminum juga. Enak nih buat masyarakat sekarang karena Combiphar meluncurkan maltofer. Vitamin penambah zat besi yang rasanya enak banget. tahukan coklat swiss yang terkenal itu, yup maltofer meluncurkan vitamin zat besi dalam bentuk chewi (kenyal-kenyal) dengan rasa coklat swiss. Makan maltofer serasa makan coklat.

Menurut Brand Manajer Maltofer, Deloni: Rasa swiss coklat ini untuk mematahkan kesan vitamin zat besi nggak enak dan jadi susah mengkonsumsinya. Dengan rasa swiss coklat, maltofer enak dikonsumsi. Pada saat seminar, Deloni mendemostrasikan bagaimana vitamin zat besi merk lain tidak larut ketika di camur dengan teh. Sebaliknya maltofer mudah larut. Bukti bahwa maltofer tidak akan tergangu serapannya walaupun mengkonsumsi teh.


 Vitamin zat besi merk lain ketika di campur teh, warnanya menjadi lebih gelap, cenderung kehitam-htaman, sedangkan maltofer tetap berwarna coklat.

Kekurangan zat besi dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik, otak dan prilaku. Jadi kalau Ada anak bayi, mudah tantrum,  susah makan, berat badannya kurang, ada baiknya konsultasi ke dokter. Tapi nggak ada salahnya juga diberikan vitamin zat besi. Karena bisa jadi susah makannya disebabakan kekurangan zat besi.

Loh, emangnya sejak usia berapa boleh diberi vitamin zat besi? menurut dokter Herbowo, sejak usia 6 bulan sudah boleh di beri vitamin zat besi. Bahkan para dokter jika menghadapi anak susah makan dan berat badan kurang tidak otomatis menyarankan menambah susu formula tapi memberikan vitamin zat besi.

Susu formula memang sudah ditambahkan sejumlah vitamin termasuk zat besi untuk melengkapi kecukupan gizi. Namun susu formula hanya disarankan pada bayi-bayi yang karena satu dan lain hal, tidak mendapat ASI. jika Ibu sehat dan mempunyai ASI baik, tidak ada alasa tidak memberikan ASI pada bayinya.

Maltofer dengan motto Body- friendly Iron mengeluarkan 4 varian untuk target konsumen yang berbeda-beda.


Maltofer 30 ml drops untuk bayi
Maltofer  150ml Sirup, untuk balita
Maltofer Tablet Kunyah, untuk remaja dan dewasa
Maltofer Fol Tablet Kunyah, untuk remaja dan dewasa

Maltofer adalah suplementasi zat besi oral untuk mencukupi kebutuhan zat besi pada anak-anak, remaja, dan dewasa. Banyak orang mengalami defisiensi zat besi karena tidak mendapatkan zat besi yang cukup dari asupan makanan yang dikonsumsi, sehingga kadar zat besi dalam tubuh menjadi rendah.

Maltofer terbukti secara klinis memperbaiki kadar zat besi 
dengan efek samping yang jarang  dan minimal dibandingkan 
sediaan suplementasi zat besi lain

Mengapa perlu mengkonsumsi maltofer? karena maltofer memiliki banyak kelebihan dibanding vitamin zat besi merk lain. Zat besi yang terkandung dalam Maltofer, yaitu Iron Polymaltosa Complex (IPC) diserap secara aktif dan terkontrol sehingga tubuh hanya menyerap zat besi sesuai kebutuhan masing-masing individu.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi Maltofer mengalami: Efek samping yang minimal seperti konstipasi dan rasa mual.
Koreksi kadar zat besi dalam tubuh yang tepat.
Rasa nyaman dalam mengonsumsi suplemen zat besi bersamaan dengan makanan dan minuman lainnya.

Tidak ada interaksi jika diminum bersamaan dengan obat-obatan (hubungi dokter atau apoteker untuk informasi lebih lengkap dan informasikan obat yang anda gunakan bersamaan dengan Maltofer.

Seminar ditutup dengan sesi Doodle, oleh Tanti Amelia.



Seminar ini bermanfaat banget, dapat ilmu dan informasi yang keren-keren termasuk saat kawan bloger saya, Tanti Amelia, yang kini naik kelas menjadi seorang motivator. Ketrampilannya dalam hal oret-oret alias doodle memberinya kesempatan berbagi yang lebih luas.

Jadi menurut Tanti, doodle ini aslinya dikenalkan tentara Jerman. doodle sendiri berarti oret-oret atau coret-coret. Jaman perang dunia pertama, komunikasikan susah. banyak pembawa pesan, mati sebelum pesannya sampai. Dikisahkan saat perang dunia tersebut ada tentara yang dalam kebosanannya, jadi oret-oret di kertas. Kawannya melihat dan bertanya, apa an tuh. ternyata di balik oret-oret itu si tentara ingin menyampaikan sesuatu. Jadi semacam pesan tersembunyi. maka digunakanlah model doodle ini untuk mengirimkan pesan.

Pada masa sekarang doodle adalah salah satu kegiatan yang banyak disukai. bahkan terkadang lewat doodle, bisa terbaca sifat seseorang. Dan inilah yang dilakukan Tanti. Tanti mengundang salah satu peserta seminar untuk menggambar apa saja dan Tanti bisa membaca karakter orang tersebut., keren ya. 

Menurut Tanti, metode ini sering ia gunakan saat berhadapan dengan anak-anak atau orang-orang yang kesulitan mengungkapan perasaannya. Maka lewat menggambar Tanti ingin anak-anak atau orang-orang yang tak bisa mengungkapkan perasaan lewat kata-kata bisa mengungkapkan lewat gambar. bahkan terkadang anak-anak atau orang-orang yang menggambar tidak sadar kalau mereka sudah mengeluarkan perasaannya.

Mengeluarkan/ mengungkapkan perasaan adalah salah satu upaya mengurangi beban/tekanan/stress. dengan lepas dari tekanan umumnya orang mampu berpoduktifitas dengan optimal.

Sebagai Ibu yang memiliki remaja putri, wawasan saya jadi bertambah. saya akan menjaga putri saya sebaik mungkin, termasuk memperhatikan pertumbuhan, emosionalnya, asupan gizi dan porsi makanan sehari-hari termasuk pola hidup sehat. Memasukkan jadwal olahraga dan penambahan maltofer akan jadi agenda tetap saya.


32 comments:

  1. Iya benar harus makan makanan yang mengandung zat besi. Maltofer sebagai terobosan nih, bisa dikonsumsi untuk bayi, anak2 dan dewasa juga ya

    ReplyDelete
  2. sebagai mantan tukang jualan obat, inget banget kalo yg bentuk kunyah itu pasti enak tapi sayang banyaknya buat anak2 doang. eh skr ada maltofer kunyah buat remaja dan dewasa ya mami? mau coba ahhh

    ReplyDelete
  3. Anemia itu bahaya juga loh. Kadang suka ga ketauan, malah disangka pemalesan. Untung ada maltofer ini ya sekarang . Bisa Jadi solusi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup. Kita suka lengah. Dan mendiamkan.walhasil bisa gawat

      Delete
  4. jadi penasaran pengen coba maltofer, apalagi ini rasa coklat, biasanya penambah zat besi itu rasanya aneh hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu kelebihan maltofer. Rasanya enak, Cobain deh

      Delete
  5. Zat besi emang penting banget ya terutama buat ibu hamil agar terhindar dari anemia. Btw ini juga ada yang buat baby juga ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup. Ternyata bayipun gak boleh kekurangan Zat besi

      Delete
  6. zat besi penting bngt buat ibu hamil dan anak. Kalau rasanya enak dan tinggal dikunyah pasti lebih enak ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, umumnya vit zat besi, gal enak. Bikin mual. Nah maktofer bust terobosan YG rasa coklat, enak gak bikin mual

      Delete
  7. anemia itu berbahaya bangeudh deh, tapi ada maltofer dengan rasa coklat kayaknya bikin nikmat nih.. perlu cicoba dnih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perlu banget. Apalagi Kita perempuan, Ada siklus menstruasi.

      Delete
  8. Doodle memang banyak disukai

    ReplyDelete
  9. Wah sekarang maltofer sudah jadi agendanya mom Icha. Bukti dedikasi ibu ke keluarga

    ReplyDelete
  10. Wah, saya termasuk teh lovers nih, Mbak. Padahal teh bisa menghambat serapan zat besi dalam tubuh.
    Dan kalau kena anemia, gawat juga ya, Mbak. Ini warning bagi saya nih.
    Terima kasih sharingnya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Welcome. Gpp minum tell asal jaraknya cukup jauh dng saat konsumsi Makanan dng kandungan Zat besi. Artinya kalau makan nasi dng daging, ikan atau hati baiknya minum air putih

      Delete
  11. Kekurangan zat besi bisa bikin lemes kayaknya. Menarik juga karena vitaminnya rasa coklat. JAdi gak bikin mual kalau begini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu nilai lebih maltofer. Vit sat besi yg Ada, selain bentuknya kapsul, rasanya kayak obat Dan baunya bikin mual. Pengalaman saat hamil

      Delete
  12. Ternyata ada juga ya untuk bayi. Maltofer drop. Baru tahu. Selama ini istri, cukup mengandalkan mpasi saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. MPASI PENTING dng komposisi lengkap Dan seimbang, Ada daging, atau hati atau ikan atau ayam dan sayur

      Delete
  13. Wah baru tahu mengkonsumsi teh ternyata bisa menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Padahal saya rajin banget minum teh. Sepertinya harus rajin juga minum maltofer. Apalagi rasa coklat, pasti lancar lah minumnya 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Uni. Sangat gak disarankan makan nasi lengkap dng minum Teh. Baiknya air putih

      Delete
  14. Ternyata dampaknya luar biasa ketika kekurangan nutrisi skala mikro sekalipun. Semakin banyak tahu pentingnya zat besi untuk tubuh.

    ReplyDelete
  15. Zat besi sebagai nutrisi yang penting untuk tubuh berfungsi untuk memproduksi energi, perkembangan, fungsi otak, aktivitas kekebalan tubuh. Oleh karenanya kecukupan zat besi harus terpenuhi,di note dulu suplement utk zat besi ini

    ReplyDelete
  16. Jadi kalau 4 L, lelah, letih, lesu Dan kemah ingat Zat besi

    ReplyDelete
  17. Serem juga balita yang kekurangan zat besi ya. Sampe ngebolongin dinding. Kalo saya dulu kekurangan zat besi sewaktu hamil dan memang disuruh minum suplemen.

    ReplyDelete
  18. waaah baru nih suplemen zat besi rasa coklat, zat besi penting banget ya mba buat melancarkan aliran darah juga bukan?

    ReplyDelete